Articles by "Volli"


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat juang para atlet pelajar Kabupaten Indramayu terus menyala menjelang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026. Kontingen Kabupaten Indramayu secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., pada Kamis (2/7/2026) di halaman Kantor Disparra Kabupaten Indramayu.

POPWILDA Jawa Barat 2026 akan berlangsung pada 6–11 Juli 2026 di Kota Cirebon. Kabupaten Indramayu tergabung dalam Wilayah III bersama Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Pangandaran.

Pada ajang tersebut, ada lima cabang olahraga, yakni bola basket, bola voli indoor, pencak silat, sepak bola, dan sepak takraw. Seluruh atlet Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Indramayu di tingkat wilayah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Indramayu yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., menegaskan bahwa pelepasan kontingen merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga pelajar.

Menurutnya, seluruh atlet harus menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk menunjukkan hasil dari latihan yang telah dijalani dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


"Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, serta mengharumkan nama daerah di tingkat wilayah," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Dr. Ahmad Syadali juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh atlet diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam setiap pertandingan.

Sementara itu, Sekretaris Umum PBVSI Kabupaten Indramayu, Jujun Juhanda, menyampaikan bahwa pihaknya tetap memberikan dukungan penuh kepada para atlet, khususnya cabang olahraga bola voli. Menurutnya, keterbatasan anggaran yang dihadapi pada pelaksanaan POPWILDA tahun ini tidak boleh menjadi penghalang bagi semangat para atlet untuk berprestasi.


"Meskipun pada pelaksanaan POPWILDA tahun ini kami menghadapi keterbatasan anggaran, hal itu tidak akan mengurangi semangat kami untuk berjuang. PBVSI Kabupaten Indramayu tetap optimistis para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik. Kami percaya dengan kerja keras, disiplin, dan mental bertanding yang dimiliki para atlet, prestasi tetap bisa diraih. Semoga mereka mampu mengharumkan nama Kabupaten Indramayu," ujar Jujun.

Dengan semangat kebersamaan serta tekad yang kuat dari seluruh atlet, pelatih, dan ofisial, Kontingen Kabupaten Indramayu optimistis mampu bersaing di POPWILDA Jawa Barat 2026 serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Indramayu tersebut diikuti oleh 31 tim bola voli yang merupakan perwakilan PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Dalam pertandingan olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Ono Surono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan dunia olahraga di Indramayu,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, sebanyak 31 tim peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim diperkuat oleh 12 pemain dan mewakili PAC PDI Perjuangan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.


Babak penyisihan yang berlangsung pada hari pertama menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh seluruh peserta. Sementara babak 16 besar hingga partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

DPC PDI Perjuangan Indramayu bersama Pengkab PBVSI Indramayu berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet voli lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, yang akrab disapa Uho, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan optimisme di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Pengkab PBVSI Indramayu yang telah menghadirkan ruang positif bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama baik Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” ujar Uho.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dinantikan masyarakat Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Cakralensa.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat Timnas Voli Putri U-18 Indonesia dalam pemusatan latihan nasional. Para pemain muda terbaik Tanah Air tersebut dipersiapkan untuk menghadapi dua agenda penting di Thailand, yakni Princess Cup dan AVC

Pemanggilan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk membangun kekuatan tim yang kompetitif di level Asia. Sebanyak 12 atlet muda terpilih akan menjalani program pelatnas di bawah arahan pelatih kepala Angga Hasan Mubarok.

Komposisi skuad kali ini dihuni sejumlah pemain yang sebelumnya tampil menjanjikan di berbagai ajang kelompok umur. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bersaing dengan negara-negara kuat Asia yang akan tampil di dua turnamen tersebut.

Berdasarkan daftar yang diumumkan PBVSI melalui akun Instagram resminya pada Sabtu, (30/05/2026), posisi setter dipercayakan kepada Shakira Ayu Tirta Wijaya dan Clarissa Thomas. Keduanya akan menjadi motor serangan tim selama pertandingan. Di sektor libero, Nathania Putri Prasetra mendapat kepercayaan sebagai benteng pertahanan terakhir yang bertugas menjaga stabilitas permainan di area belakang.

Sementara itu, lini tengah akan diperkuat tiga middle blocker, yakni Rowina Ulfiyah Tacita Azmi, Ibovna Anindya Thalita Sahuri, dan Yzuri Aida Najera Katalina. Ketiganya diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam membangun blok sekaligus menambah variasi serangan cepat. Untuk posisi opposite, pelatih menunjuk Khanza Putri Yansi Ganshtri dan Arimbi Syifana Andayani. Keduanya akan menjadi andalan dalam menghasilkan poin dari sisi kanan serangan.

Adapun sektor outside hitter diisi oleh empat pemain, yaitu Venisa Dri Oktaviani, Tina Syifa Sabila Salim, Zebe Hawlyy Almadina Pramesti, serta Vania Nurfatimah Hafani. Posisi ini menjadi salah satu sektor krusial karena berperan besar dalam keseimbangan serangan dan pertahanan tim.

Tak hanya mengumumkan daftar pemain, PBVSI juga memperkenalkan jajaran tim pendukung yang akan mendampingi para atlet selama pelatnas dan kompetisi internasional berlangsung. Tim kepelatihan dipimpin oleh Angga Hasan Mubarok sebagai pelatih kepala. Ia akan didampingi Bobby Ade Setiawan sebagai asisten pelatih, sementara Lintang Putri Pramesti bertugas sebagai fisioterapis.

berikut adalah kerangka tim yang akan segera merapat ke pemusatan latihan:
1. Shakira Ayu Tirta Wijaya - Setter
2. Clarissa Thomas - Setter
3. Khanza Putri Yansi - Opposite 
4. Arimbi Syifana Andayani - Opposite 
5. Nathania Putri Prasetya - Libero
6. Rowina Ulfiah Tacita - Middle Blocker
7. Ibovna Anindya Thalita - Middle Blocker 
8. Yzuri Aida Najera - Middle Blocker 
9. Venisa Dwi Oktaviani - Opposite Hitter
10. Tina Syifa Sabila - Opposite Hitter 
11. Zebe Hawly Almadina - Opposite Hitter 
12. Vania Nurfatimah Hafani - Opposite Hitter

Pelatih:
Angga Hasan Mubarok (Pelatih Kepala)
Bobby Ade Setiawan (Asisten)
Lintang Putri Pramesti (Fisioterapis).

Keikutsertaan Indonesia pada Princess Cup dan AVC U18 Girls Championship menjadi kesempatan penting untuk mengukur perkembangan pembinaan voli putri usia muda. Selain memburu prestasi, turnamen tersebut juga menjadi ajang pembentukan mental bertanding dan pengalaman internasional bagi para pemain yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim nasional di masa depan. (Wira/Red)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget