Articles by "Daerah"
Abrakadabra Konser Adat Air Bersih Aksi Damai Aksi Sosial Alam Analisis Anggaran Daerah Arahan Aset Daerah Aspirasi Asusila Atlet Bali Bandung Bandung Zoo Banjarnegara BANPEM Sekolah Bansos Bantuan Basket Bawaslu Bisnis BMKG BOPO BPK RI BPNT Brimob BSMSS Budaya Budidaya BUMD Bupati Calon Kepala Sekolah CalonKepalaSekolah Cantigi Cirebon Covid 19 CPNS CV DIK CV DIK Bantah Tuduhan Monopoli Daerah Demokrat Depok Desa Dieng Dieng Culture Festival Dieng Culture Festival 2026 Disdik Indramayu DisdikIndramayu Disnaker DPMD DPRD DPRD Indramayu Dugaan Korupsi Dugaan Pungli Edukasi Ekonomi Entertainment FPTI Indramayu Gallery Photo Gallery Video Garda Pemuda Nasdem Garut Gaya Hidup Hak Pekerja Hari Jadi Indramayu Hari Kesaktian Pancasila Hari Santri Nasional Health Hibah Hiburan Hoax Honorer Hukum Hukum & Kriminal HUT Kemerdekaan RI HUT RI HUT TNI Indonesia Indramayu Info Mudik informasi Infrastruktur Inspektorat ITE Jakarta Jambore Basket 2026 Jatibarang Jawa Barat Jawa Tengah JawaBarat Jazz Atas Awan Judi Kajian Religi KAMTIBMAS Kandanghaur Karawang Karnaval SCTV Kejaksaan Kejaksaan Agung Kemerdekaan Kesehatan Kinerja Direksi KNPI KNPI Indramayu KNPI JABAR Kodim 0616 Kodim Indramayu Konflik KONI Konser Ditunda Korupsi APBD KPK KPU Kriminal Kuliner Kunker Lapesdam NU Lebaran Lohbener LPK Kaina Indonesia LSM Gapura LSM Penjara Lucky Hakim Mahasiswa Metro Miras Misteri MLM MTQ Musda Musik Narkoba Nasional Nelayan NKRI NRW Olahraga Olahraga Pelajar Ono Surono Opini Ormas OTO Pameran Pembangunan Pancasila Panjat Tebing Pasar Pasar Jatibarang Patrol PBVSI PC NU PDAM PDI Perjuangan PDIP Pedagang Pelayanan Publik Pelestarian Budaya Pembangunan Pemda Pemerintah Daerah PemkabIndramayu Pemkot Bandung Pemuda Pencurian Pendapatan Pendidikan Pendidikan Indramayu PendidikanIndramayu Pengabdian Pengadaan Buku Pengadaan Sekolah Penonton Kecewa Perbasi Cup Perbasi Indramayu Perda Perdes Peristiwa Perkawinan Anak Perlindungan Anak Perlindungan Konsumen Persatuan Pertamina Pertanahan Pertanian Perumdam TDA Pesantren Pileg Pilkada Pilkades Pilpres PJTKI PJU PKK PNS Politik POLRI Porprov Jabar 2026 Potret PPP Premanisme Prestasi PT BIMJ PTSL Pungutan Liar PUPR Pusaka Pusaka Dalem Ramadan ramadhan Razia Retribusi Pasar Revitalisasi Rutilahu Sampah Sapa Warga SatpolPP SBMI Sejarah Seni Seni Tradisional Sindang Sirojudin Sliyeg Sorotan Sorotan Pendidikan Sosial Sport STPI Sukra Sunatan Masal Tani Teknologi Temuan BPK Tips TKI TKW TNI Tradisi Traffiking Transparansi Transparansi Anggaran Uang Palsu UMKM Universitas Wiralodra Unwir Upacara Voli Volli Wanoja PDI Perjuangan Warisan Budaya Widasari Wiralodra Wisata YSG Kaina Indonesia Zumba


Indramayu, Cakralensa.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Memasuki periode Januari–Juli 2026, berbagai capaian menjadi bagian dari langkah Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin dalam mewujudkan visi Indramayu REANG yang berorientasi pada pemerintahan yang semakin baik, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu capaian yang menonjol di bidang pemerintahan adalah keberhasilan Kabupaten Indramayu meraih peringkat ke-5 tingkat nasional dan peringkat ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Indramayu terus mengalami peningkatan. EPPD sendiri menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat sejauh mana pemerintah daerah mampu menjalankan urusan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara efektif.

Capaian di tingkat nasional dan provinsi tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi Pemkab Indramayu untuk terus melakukan pembenahan. Prestasi bukan hanya menjadi ukuran keberhasilan, tetapi juga tantangan agar kualitas pelayanan publik, transparansi, akuntabilitas, serta kinerja aparatur pemerintahan dapat terus ditingkatkan.

Bagi masyarakat, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai angka atau penghargaan semata. Kinerja pemerintahan pada akhirnya harus dapat dirasakan secara nyata melalui pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan semakin dekat dengan kebutuhan warga.

Salah seorang warga Indramayu, Rina (35), mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi pemerintah daerah akan semakin berarti apabila dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.

“Prestasi di tingkat nasional tentu membanggakan. Harapannya, keberhasilan itu terus dipertahankan dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Senada, Dedi (42), warga lainnya, berharap capaian EPPD dapat menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah dan menjaga konsistensi kinerja.

“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan peringkat, tetapi bagaimana pemerintah terus bekerja dengan baik dan masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan. Kalau itu terwujud, tentu masyarakat akan semakin percaya kepada pemerintah,” katanya.

Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, capaian EPPD tersebut menjadi salah satu pijakan dalam perjalanan menuju Indramayu REANG. Pemerintahan yang berprestasi diharapkan bukan sekadar mampu memenuhi indikator penilaian, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata dan pelayanan yang berkualitas.

Dengan semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, Pemkab Indramayu dituntut untuk mempertahankan capaian sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan pada tahun-tahun berikutnya.

Indramayu REANG pada akhirnya bukan hanya tentang slogan, melainkan tentang bagaimana pemerintahan hadir, bekerja, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indramayu. (Wira)


Indramayu, CakraLensa — DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu meresmikan kantor sekretariat baru yang berlokasi strategis di Indramayu. Peresmian gedung ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda Pendidikan Politik, Konsolidasi Partai, serta rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke-25, Sabtu, 22 Agustus 2026.
 
Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Indramayu H. Nico Antonio, S.T. menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh kader, pengurus, serta jajaran kepengurusan yang hadir. Ia menegaskan bahwa kantor baru ini akan menjadi pusat komando dan "gedung perjuangan" yang permanen bagi seluruh elemen partai di Kabupaten Indramayu.
 
"Mulai hari ini dan seterusnya, inilah gedung perjuangan kita ke depan. Saya pastikan, kantor ini tidak akan berpindah-pindah tempat lagi. Dari tempat inilah kita akan membenahi partai dan menyusun strategi perjuangan," tegasnya di hadapan para kader, disambut riuh tepuk tangan.
 

Selain peresmian kantor dan agenda konsolidasi, momen ini juga diisi dengan penyampaian laporan kegiatan peringatan HUT Partai Demokrat ke-25. Sebelumnya, DPC Demokrat Indramayu telah sukses menggelar aksi sosial seperti santunan untuk purna tugas RT/RW dan masyarakat umum, dialog daerah, hingga aksi donor darah.
 
Puncak kemeriahan HUT akan dilanjutkan dengan menggelar Pesta Rakyat pada tanggal 23 Agustus 2026. Kegiatan hiburan masyarakat ini dibagi ke dalam dua titik wilayah, yakni di Desa Karanganyar dan Desa Karangampel, yang diisi dengan berbagai perlombaan tradisional seperti panjat pinang dan santap bersama warga.
 

Mengakhiri orasinya, Ketua DPC Partai Demokrat Indramayu memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengurus tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan para kader di tingkat akar rumput untuk segera melakukan rekrutmen politik secara masif.
 
"Kami minta kepada seluruh pengurus PAC dan kader untuk turun ke bawah, cari kader, simpatisan, dan tokoh-tokoh masyarakat terbaik di wilayah masing-masing. Laporkan kepada kami di DPC, akan segera kita tindak lanjuti. Kita persiapkan kekuatan penuh untuk siap bertarung dan meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang," pungkasnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Pemerintah Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Pangan Beras dari pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya. Bantuan ini disambut positif oleh warga yang merasakan langsung manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan pokok bulanan. Jumat, 21/8/2026.

​Dalam keterangannya, PJ Kuwu Desa Bulak Meidin, S.IP menjelaskan bahwa total kuota bantuan pangan yang dialokasikan mencapai sekitar 800-an penerima. Namun, setelah dilakukan verifikasi dan penyesuaian data akibat adanya beberapa kesalahan teknis formatting data, jumlah KPM yang terdata dan siap menyalurkan bantuan secara pasti berkisar sekitar 600-an penerima.

"​Setiap KPM menerima alokasi bantuan beras untuk alokasi 3 bulan sekaligus, di mana masing-masing penerima mendapatkan 3 karung beras ukuran 10 kilogram (total 30 kg). Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga selama kurun waktu tiga bulan ke depan," Ujarnya.

​Menanggapi isu dan dugaan adanya pungutan liar (pungli) atau pemotongan dalam proses pembagian bantuan, Meidin memberikan klarifikasi tegas. Ia menyatakan bahwa pungutan liar yang beredar tersebut tidak adah, pihaknya juga menjelaskan bahwa telah berkoordinasi langsung dengan para ketua RT dan RW serta jajaran kelembagaan desa untuk memastikan tidak ada praktik pungutan tidak resmi di lapangan.

"​Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, Pemerintah Desa Bulak berkomitmen memperketat pengawasan pada setiap proses penyaluran bantuan sosial," Tuturnya.


Selain itu, pemerintah desa juga berencana mengalokasikan anggaran operasional resmi guna mendukung kelancaran kegiatan distribusi bantuan oleh para petugas di lapangan.

"​Dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan operasional yang jelas, diharapkan penyaluran bantuan sosial di Desa Bulak ke depannya dapat terus berjalan transparan, tepat sasaran, dan membawa manfaat maksimal bagi seluruh warga penerima," Pungkasnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Upaya mewujudkan pesantren sebagai ruang pendidikan yang aman bagi santri terus dilakukan Lakpesdam PCNU Indramayu. Melalui Program Inklusi, lembaga tersebut menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.

Kegiatan bertajuk “Menuju Transformasi Pesantren; Santri Aman, Orang Tua Tenang, Prestasi Gemilang” itu berlangsung di Pondok Pesantren Bolon, Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (19/8/2026).

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan pesantren, dewan guru, Satgas PPA, Forum Anak, serta para santri. Selain memberikan pemahaman tentang berbagai bentuk kekerasan, kegiatan ini juga membahas pentingnya sistem pencegahan dan penanganan apabila terjadi kasus di lingkungan pesantren.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi alias Almak, menilai pesantren mempunyai peran besar dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, menurutnya, aspek keamanan dan perlindungan santri harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

“Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi bengkel moral masa depan generasi bangsa. Karena itu, pesantren harus menjadi ruang yang aman bagi santri untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi,” ujar Almak.

Ia menegaskan, menciptakan pesantren yang aman tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pengasuh, guru, santri, orang tua, hingga lembaga yang bergerak di bidang perlindungan anak perlu mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Menurut Almak, keterlibatan berbagai pihak tersebut penting agar orang tua memiliki rasa percaya saat menitipkan anaknya untuk menempuh pendidikan di pesantren.

“ Membangun pesantren yang bebas dari kekerasan membutuhkan komitmen bersama. Kita ingin orang tua merasa tenang ketika menitipkan anaknya di pesantren, sementara para santri dapat menjalani proses pendidikan dengan aman dan nyaman,” katanya.


Dalam forum tersebut, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber. Ibnu Hamzah membawakan topik “Mengenal Citra Diri Pesantren: Antara Idealitas dan Realitas”. Pembahasan tersebut mengajak peserta merefleksikan nilai dan citra pesantren sekaligus melihat tantangan yang muncul dalam upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman bagi santri.

Materi lainnya disampaikan Muhammad Hamam melalui tema “Mekanisme Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pondok Pesantren”. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah pencegahan, pengenalan terhadap bentuk-bentuk kekerasan, serta pentingnya mekanisme penanganan dan rujukan yang jelas bagi korban.

Peran santri turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Mereka didorong untuk tidak sekadar menjadi pihak yang menerima perlindungan, tetapi juga ikut membangun budaya pesantren yang saling menghormati dan menolak segala bentuk kekerasan.


Sebagai penegasan atas komitmen tersebut, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama anti kekerasan di pesantren. Kesepakatan itu menjadi bentuk tekad para pihak untuk mencegah sekaligus merespons kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan dan tumbuh kembang santri.

Lakpesdam PCNU Indramayu berharap upaya transformasi pesantren ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Lebih dari itu, pesantren diharapkan mampu memberikan lingkungan belajar yang aman, bermartabat, serta mendukung setiap santri untuk berkembang dan berprestasi tanpa kekerasan.


Indramayu, Cakralensa.com — Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 terasa semakin istimewa bagi Aisyah Maulidah, penari cilik asal Desa Jatibarang Baru, Kabupaten Indramayu. Di usianya yang masih belia, Aisyah telah mampu mengukir prestasi hingga ke tingkat internasional melalui seni tari tradisional, sekaligus membawa nama Kabupaten Indramayu ke panggung dunia.

Atas prestasi tersebut, Aisyah mendapat penghargaan langsung dari Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam Apel Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Alun-Alun Pendopo Indramayu, Senin (17/8/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada generasi muda yang dinilai mampu mengharumkan nama daerah melalui bakat, kreativitas, dan prestasi di bidang masing-masing.

Aisyah Maulidah sebelumnya sukses mencuri perhatian dalam ajang Asian Got Talent. Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari tujuh negara tersebut, Aisyah berhasil meraih juara melalui penampilannya membawakan Tari Jaipong Kreasi.

Keberhasilan itu bukan sekadar pencapaian pribadi. Bagi masyarakat Indramayu, prestasi Aisyah menjadi kebanggaan tersendiri karena seni tradisional daerah mampu tampil dan mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.

Di atas panggung kompetisi, Aisyah menunjukkan bahwa budaya lokal, khususnya seni tari tradisional Jawa Barat, dapat dikemas secara kreatif dan diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk berprestasi dan membawa nama daerah ke kancah dunia.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aisyah dan anak-anak berprestasi lainnya yang telah mengharumkan nama Kabupaten Indramayu.

"Anak-anak yang kami undang di momen Apel HUT RI ini adalah generasi penerus bangsa yang telah berhasil membawa nama baik Pemerintah Kabupaten Indramayu di mata dunia. Khususnya bagi Aisyah Maulidah yang telah menjuarai Tari Jaipong Kreasi di tingkat internasional, kami bangga dan memberikan apresiasi yang setimpal," ujar Lucky Hakim usai memimpin Apel HUT RI.

Menurut Lucky, keberhasilan anak-anak Indramayu di berbagai bidang harus mendapatkan perhatian dan dukungan. Prestasi yang mereka raih diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga mampu menginspirasi anak-anak lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berkarya. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan yang telah dilakukan para pahlawan pada masa lalu, tetapi juga sebagai kesempatan bagi generasi sekarang untuk mengisi pembangunan melalui prestasi.

"Di momen hari jadi Kemerdekaan RI tahun ini, saya berharap akan terus bertambah prestasi-prestasi yang diraih anak-anak bangsa. Semoga semangat kemerdekaan ini menjadi dorongan bagi seluruh generasi muda Indramayu untuk terus berkreasi, berprestasi, dan melestarikan budaya bangsa hingga dikenal di kancah dunia," tambahnya.


Prestasi Aisyah juga menjadi pesan penting bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan sejak usia dini. Tari Jaipong yang merupakan bagian dari kekayaan seni dan budaya Jawa Barat tidak hanya perlu dipertahankan sebagai warisan leluhur, tetapi juga harus terus dikembangkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Dengan kreativitas anak-anak seperti Aisyah, seni tradisional memiliki peluang semakin besar untuk dikenal oleh generasi muda dan masyarakat internasional.

Pemberian penghargaan pada peringatan HUT RI ke-81 tersebut pun diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi Aisyah untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan. Pada saat yang sama, kisah prestasinya diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indramayu lainnya agar tidak takut bermimpi dan berusaha mewujudkan cita-cita.

Dari panggung seni hingga podium penghargaan di hari kemerdekaan, Aisyah Maulidah telah menunjukkan bahwa anak daerah pun mampu bersinar di tingkat dunia. Prestasinya menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat Jatibarang Baru, dan Kabupaten Indramayu, sekaligus menjadi harapan bahwa akan lahir semakin banyak generasi muda yang berprestasi tanpa melupakan akar budaya bangsanya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan makna kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“81 tahun Republik Indonesia sudah merdeka, tetapi dalam kehidupan masyarakat masih banyak kekurangan. Masih ada masyarakat yang miskin dan masih banyak tetangga kita yang membutuhkan,” kata Sirojudin dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).

Ia menjelaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI juga menjadi bagian dari agenda organisasi PDI Perjuangan, mulai dari tingkat pusat hingga struktur partai di daerah.

Mengikuti arahan DPP dan DPD PDI Perjuangan, DPC PDI Perjuangan Indramayu melaksanakan upacara bendera di kantor DPC. Sementara berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI digelar secara serentak oleh 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) di wilayah Kabupaten Indramayu.


Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung pada 17 hingga 18 Agustus 2026. Selain berbagai perlombaan, kegiatan juga diisi dengan kaulinan barudak yang merupakan bagian dari gagasan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik, jajaran pembina wilayah (binwil) DPC PDI Perjuangan Indramayu turun langsung ke sejumlah PAC. Kehadiran binwil tidak hanya untuk memantau kegiatan, tetapi juga memberikan motivasi kepada kader di tingkat kecamatan.

“Sebanyak 31 PAC menyelenggarakan berbagai kegiatan. Para binwil dari DPC turun ke lapangan untuk memantau sekaligus memberikan motivasi kepada PAC-PAC,” ujarnya.

Menurut Sirojudin, pola kegiatan yang dipusatkan di masing-masing PAC merupakan agenda yang secara rutin dilakukan PDI Perjuangan dalam menyambut momentum kemerdekaan. Karena itu, DPC tidak membuat kegiatan hiburan yang terpusat, melainkan mendorong seluruh PAC untuk menghidupkan perayaan kemerdekaan di wilayahnya masing-masing.

Selain kegiatan di tingkat PAC, Sirojudin memberikan apresiasi terhadap peran Wanoja Perjuangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu yang turut mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan sosial.

Wanoja Perjuangan dijadwalkan melakukan santunan dan kunjungan sosial kepada masyarakat di kawasan Pantai Bredatama, Blok Pesisir, Desa Balongan, Kecamatan Balongan.

Sirojudin menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan Wanoja Perjuangan sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan.

“Saya berharap Wanoja PDI Perjuangan terus menggalakkan kegiatan-kegiatan sosial. Saudara-saudara adalah bagian daripada PDI Perjuangan, terutama ibu-ibu, baik istri anggota dewan, anggota dewan, maupun istri pengurus DPC dan PAC,” tuturnya.

Ia menambahkan, Wanoja Perjuangan merupakan organisasi yang relatif baru berkembang di Jawa Barat. Di Kabupaten Indramayu, organisasi tersebut telah terbentuk dan selanjutnya akan dilantik bersama badan serta sayap partai lainnya.

Sirojudin juga mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan agar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat.


Ia meminta kader tidak hanya hadir ketika kegiatan partai berlangsung, tetapi juga bersedia turun tangan apabila masyarakat membutuhkan bantuan.

“Kalau kita diminta turun ke lapangan untuk berbagi sosial kepada masyarakat, saya mohon keikhlasan tenaga, pikiran maupun materi. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan gotong royong,” tegasnya.

Semangat kepedulian tersebut, lanjut Sirojudin, juga ditunjukkan jajaran PDI Perjuangan melalui perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, khususnya wilayah Flores.

Ia menyampaikan apresiasi kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan yang turut menggalang bantuan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Sirojudin juga menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama jajaran DPP PDI Perjuangan telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat NTT dengan turun langsung ke wilayah terdampak.

Ia mengajak para anggota fraksi yang memiliki kemampuan dan keikhlasan untuk ikut membantu melalui mekanisme penggalangan bantuan yang telah disampaikan oleh DPP.

“Saya mengimbau sesuai surat DPP PDI Perjuangan, terutama kepada anggota fraksi, apabila ada rezeki dan keikhlasan, untuk dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana gempa bumi di NTT, khususnya Flores,” katanya.

Bagi Sirojudin, kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar perayaan tahunan. Kemerdekaan harus diisi dengan tindakan yang memperkuat persatuan, membantu sesama, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Ia pun mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

“Sekali lagi, mari kita ramaikan seluruh kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan kegiatan positif, gotong royong dan kepedulian kepada sesama,” pungkasnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wanoja PDI Perjuangan Indramayu menggelar aksi sosial dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada para lanjut usia (lansia) di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Wanoja PDI Perjuangan Indramayu, Hj. Sri Yudawati, didampingi Wakil Ketua Bidang Kebencanaan DPC PDI Perjuangan Indramayu, Asmarnelli, beserta jajaran pengurus Wanoja.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Wanoja PDI Perjuangan terhadap para penghuni panti, khususnya para oma dan opa yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.

Dalam kegiatan itu, Wanoja PDI Perjuangan menyerahkan sejumlah bantuan yang sebelumnya telah disesuaikan dengan kebutuhan panti. Bantuan tersebut di antaranya popok atau pampers, sembako, perlengkapan kebersihan, sabun, pewangi ruangan, serta makanan ringan dan biskuit.


Ketua Wanoja PDI Perjuangan Indramayu, Hj. Sri Yudawati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kaum perempuan PDI Perjuangan terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang berada di panti.

“Kami hadir di sini sekadar berbagi dengan saudara-saudara kita, oma dan opa yang ada di panti. Buah tangan yang kami bawa ini merupakan bentuk perhatian dari PDI Perjuangan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan digunakan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Sri Yudawati.

Menurut Sri, bantuan yang diberikan tidak dilakukan secara spontan. Sebelumnya, pihak Wanoja telah melakukan survei dan berkomunikasi dengan pengurus panti untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.


Dari hasil survei tersebut, diketahui terdapat lima penghuni panti yang sudah tidak mampu duduk maupun berdiri sehingga membutuhkan pampers sebagai salah satu kebutuhan utama.

“Jadi sebelum datang kami sudah survei terlebih dahulu, kami tanyakan kepada pengurus apa yang paling urgent dibutuhkan. Ternyata ada lima penghuni yang kondisinya sudah tidak bisa duduk dan berdiri, sehingga pampers menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendesak. Karena itu kami membawakan pampers,” jelasnya.

Selain pampers, Wanoja juga memberikan perlengkapan kebersihan. Hal tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat kondisi fasilitas panti yang masih membutuhkan dukungan sarana kebersihan.

“Kami juga membawa alat-alat kebersihan, sabun, pewangi ruangan, serta makanan ringan dan biskuit. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan panti dan para penghuni,” katanya.

Sri berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada kunjungan Wanoja PDI Perjuangan saja. Ia berharap kepedulian terhadap Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu dapat mendorong pihak lain, termasuk para donatur dan masyarakat luas, untuk ikut memberikan perhatian.

“Kami berharap bukan hanya dari PDI Perjuangan. Mudah-mudahan dengan kehadiran kami di sini bisa membuka jalan bagi bagian-bagian sosial lainnya, termasuk para donatur dan saudara-saudara kita di luar PDI Perjuangan, untuk ikut membantu,” ungkapnya.

Ia menilai kepedulian terhadap para lansia merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih, Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu menjadi tempat yang memberikan pelayanan kepada para lanjut usia di Kabupaten Indramayu.

“Perhatian kepada oma dan opa ini siapa lagi kalau bukan kita? Kita sebagai anak dan sebagai kaum perempuan tentu harus memiliki kepedulian. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu, Satir, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Wanoja PDI Perjuangan Indramayu.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami kedatangan dari Wanoja PDI Perjuangan Indramayu. Kami sangat bersyukur karena bantuan ini dapat meringankan beban panti kami,” kata Satir.

Satir menjelaskan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wanoja sebelumnya. Saat itu, pengurus Wanoja telah menanyakan kebutuhan yang diperlukan oleh pihak panti.


“Memang sebelumnya Ibu sudah datang ke sini dan menanyakan apa yang dibutuhkan. Alhamdulillah, sekarang direalisasikan. Ada sembako, alat-alat dan kebutuhan lainnya. Kami selaku pimpinan panti mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Wanoja dan seluruh pengurusnya,” ujarnya.

Ia berharap perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak terhadap panti dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan para penghuni panti dapat terpenuhi dan pelayanan kepada para lansia semakin baik.

“Semoga Ketua Wanoja dan pengurusnya selalu diberikan kesehatan. Mudah-mudahan PDI Perjuangan tetap maju dan eksis terus,” pungkas Satir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Wanoja PDI Perjuangan Indramayu untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian bersama. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Pelatihan Kader PPP Menuju Kemandirian Ekonomi PAC dan Ranting di Kantor DPC PPP Indramayu, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Indramayu. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya DPC PPP Indramayu dalam memperkuat kemandirian ekonomi kader hingga ke tingkat ranting dan anak ranting.

Ketua DPC PPP Indramayu, Abdullah, didampingi Bendahara DPC PPP Indramayu Ahmad Soebardjo dan Sekretaris DPC PPP Indramayu Fadili, mengatakan bahwa penguatan ekonomi kader menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan DPC PPP Indramayu.


Menurut Abdullah, kondisi ekonomi kader perlu mendapatkan perhatian serius. Ia menilai, kader yang memiliki ketahanan ekonomi akan lebih kuat dalam menjalankan aktivitas politik sekaligus tetap mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Bagi saya, ekonomi itu penting. PAC, ranting, hingga anak ranting harus memiliki ekonomi yang kuat terlebih dahulu. Berpolitik itu sunnah kifayah, sedangkan menjadi kepala keluarga yang mampu menghidupi dan membahagiakan keluarga adalah fardu ain,” ujar Abdullah.

Ia menjelaskan, sejak dirinya dilantik sebagai Ketua DPC PPP Indramayu, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi finansial sebagian kader yang masih lemah. Karena itu, bersama jajaran pengurus DPC, pihaknya memilih memprioritaskan pemberdayaan ekonomi kader sebagai fondasi untuk memperkuat organisasi.

“Ketika saya dilantik menjadi Ketua DPC, saya berkumpul dengan para PAC. Saya melihat masih ada kader yang lemah secara finansial. Kalau kita berpolitik sementara anak dan istri di rumah dalam keadaan kekurangan, saya sebagai ketua merasa tidak adil. Karena itu, fokus saya bersama sekretaris dan bendahara adalah bagaimana membangkitkan ekonomi kader terlebih dahulu,” jelasnya.


Sebagai langkah konkret, DPC PPP Indramayu mulai memberikan dukungan modal usaha kepada ranting untuk menjalankan kegiatan ekonomi produktif. Abdullah menyebut, program tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru bagi kader.

“Sekarang kami mulai memodali setiap ranting untuk berjualan. Berdasarkan riset dan perhitungan yang kami lakukan, kami berharap usaha tersebut nantinya bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp8 juta per bulan. Sementara untuk PAC ditargetkan sekitar Rp6 juta sampai Rp7 juta per bulan,” katanya.

Selain pemberian modal, DPC PPP Indramayu juga menyiapkan pengembangan usaha berbasis klaster. Sejumlah PAC yang telah siap bersama rantingnya akan dikembangkan menjadi klaster usaha dan mendapatkan dukungan kendaraan operasional berupa mobil pick up serta modal usaha.

Abdullah berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan kader, tetapi juga memperkuat solidaritas dan konsolidasi organisasi PPP dari tingkat PAC hingga akar rumput.

“Kalau ekonomi kader kuat, insyaallah mereka juga bisa bersedekah, membahagiakan keluarga, dan menjadikan aktivitas ekonominya sebagai amal ibadah. Dari ekonomi yang kuat, kita berharap lahir kader yang semakin solid dan sehat dalam berpolitik,” tuturnya.


Ia menegaskan, pembangunan ekonomi kader merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghidupkan kembali kekuatan PPP dari tingkat paling bawah.

“Harapan saya ke depan, seluruh kader PPP kuat secara finansial, sehat dalam berpolitik, dan bersama-sama kita bisa memenangkan 12 kursi DPRD di Kabupaten Indramayu,” tegas Abdullah.

Menurutnya, penguatan ekonomi di tingkat akar rumput menjadi langkah awal untuk membangun PPP yang lebih mandiri dan bermartabat.

“Pesan saya kepada seluruh kader PPP, berpolitik itu sunnah kifayah, sedangkan menjadi kepala keluarga yang kuat secara finansial dan mampu membahagiakan keluarga adalah fardu ain. Itu pesan pertama saya dalam kepemimpinan di DPC PPP Indramayu dan itulah yang kami prioritaskan,” pungkasnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com — Upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan rehabilitasi jalan di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, yang sedang dikerjakan pada Kamis (13/08/2026) malam.

Pekerjaan rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan oleh CV. Eka Pratama Jaya dengan menggunakan sumber dana APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp672.789.000.

Sebelum dilakukan rehabilitasi, kondisi jalan di wilayah tersebut cukup memprihatinkan. Permukaan jalan mengalami kerusakan dan berlubang sehingga mengganggu kenyamanan serta keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari.


Setelah mendapatkan penanganan, kondisi jalan kini jauh lebih baik. Jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang telah diperbaiki dengan cor beton dan dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix, sehingga permukaannya menjadi lebih rata, mulus, dan nyaman untuk dilalui masyarakat.

Salah seorang warga sekitar, Yanto, menyambut baik selesainya pekerjaan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan sangat membantu masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

“Kami sebagai warga tentu sangat senang dengan adanya perbaikan jalan ini. Dulu banyak bagian jalan yang rusak dan berlubang, sehingga kalau melintas harus hati-hati. Sekarang sudah bagus, sudah dicor dan di-hotmix, jadi lebih nyaman dan aman untuk dilalui,” ujar Yanto.

Yanto juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu yang telah merealisasikan pembangunan tersebut. Ia berharap infrastruktur yang sudah diperbaiki dapat dijaga bersama oleh masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim, karena perhatian terhadap infrastruktur jalan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga ke depan pembangunan seperti ini terus berlanjut dan jalan-jalan lain yang masih membutuhkan perbaikan juga bisa segera ditangani,” tambahnya.


Sementara itu, Yuda, selaku pelaksana dari pihak CV. Eka Pratama Jaya, mengatakan pihaknya berupaya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam pekerjaan tersebut.

“Kami dari CV. Eka Pratama Jaya berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya sesuai spesifikasi dan ketentuan yang ada. Harapannya, hasil rehabilitasi jalan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Wanantara dan pengguna jalan pada umumnya,” kata Yuda.


Dengan selesainya rehabilitasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa akses jalan yang lebih nyaman dan aman. Selain mendukung mobilitas warga, kondisi jalan yang semakin baik juga diharapkan dapat menunjang kegiatan ekonomi serta aktivitas sosial masyarakat Desa Wanantara.

Warga pun berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu terus ditingkatkan, sehingga semakin banyak ruas jalan yang kondisinya kurang baik dapat segera diperbaiki dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Indramayu, Cakralensa.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama jajaran Kodim 0616/Indramayu dan unsur Forkopimda mengikuti agenda launching nasional pembangunan 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih bertajuk "Negara Hadir untuk Rakyat" yang dipimpin langsung secara video conference (vicon) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (13/8/2026).

​Kegiatan terpusat tingkat daerah tersebut dipusatkan di Blok Desa RT 10 RW 02, Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. Berlangsung mulai pukul 09.40 WIB hingga 11.18 WIB, acara berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif, serta dihadiri sekitar 70 undangan yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

​Tampak hadir secara langsung di lokasi acara, Bupati Indramayu Lucky Hakim, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto, S.H., M.H. mewakili Kapolres Indramayu, serta Kasi Intel Kejari Indramayu Tomi Nopen mewakili Kepala Kejaksaan Negeri. Turut mendampingi pula jajaran kepala dinas daerah, seperti Kadis DKPP Sugeng Haryanto, Kepala Disperkim Erpin Marpinda, S.Sos., S.H., M.H., Plt Kadis PUPR Arya Tenggara, Sekdis DPMD Kadmidi, Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu Arief Nurhidayanto, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., Danramil 0616-05/Sukagumiwang Kapten Czi Ashari, serta para Kuwu se-Kecamatan Sukagumiwang dan tokoh masyarakat Desa Cibeber.

​Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari unsur pimpinan daerah, peresmian fasilitas sumur bor secara langsung, hingga partisipasi aktif dalam vicon bersama Presiden RI Prabowo Subianto, yang kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada masyarakat setempat.


​Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Garuda dan jaringan sumur bor merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap kebutuhan paling mendasar dari masyarakat. Menurutnya, jembatan yang dibangun akan menjadi sarana krusial untuk meningkatkan mobilitas warga dan membuka keterisolasian, yang pada akhirnya berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal.

​"Air bersih adalah kebutuhan vital harian masyarakat. Melalui pembuatan sumur bor di lokasi-lokasi yang selama ini mengalami keterbatasan akses air, kita ingin memastikan kualitas kesehatan masyarakat meningkat. TNI, khususnya Kodim 0616/Indramayu, siap terus berdiri di garis depan untuk bersinergi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat demi mensukseskan percepatan pembangunan ini," tegas Letkol Arm Tulus Widodo.

Ia juga menitipkan pesan khusus agar seluruh warga Desa Cibeber dan sekitarnya merawat serta memelihara aset infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

​Senada dengan Dandim, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat, jajaran TNI, Polri, pemerintah provinsi, hingga jajaran pemerintah tingkat desa atas terwujudnya program terintegrasi ini di wilayah Kabupaten Indramayu.

​"Pembangunan Jembatan Garuda dan penyediaan titik air bersih ini membawa dampak nyata bagi akselerasi aktivitas masyarakat, baik dari sektor ekonomi, transportasi, hingga sanitasi dasar. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen penuh untuk terus memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Kami berharap sinergi yang kokoh antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat ini menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga Indramayu secara menyeluruh," ujar Bupati Lucky Hakim.


​Peluncuran program nasional ini tidak sekadar menjadi ajang peresmian fisik, melainkan menjadi momentum strategis untuk menegaskan kehadiran negara di tengah-tengah warga. Melalui penyediaan akses transportasi berupa Jembatan Garuda dan akses air bersih yang layak, pemerintah berupaya secara sistematis mendukung pemerataan pembangunan nasional, memperlancar akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat kualitas hidup masyarakat hingga ke tingkat pedesaan. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu, termasuk para pedagang yang beraktivitas di kawasan Sport Center.

Hal itu disampaikan Hilal saat menerima puluhan pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB) dalam pertemuan silaturahmi di Rumah Aspirasi Hilal Hilmawan, Singaraja, Indramayu.

Para pedagang menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari drainase, banjir, keamanan, kondisi gerobak, fasilitas publik hingga gagasan menjadikan Sport Center sebagai kawasan yang lebih tertata dan memiliki daya tarik ekonomi.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Hilal memastikan persoalan yang disampaikan pedagang tidak berhenti sebagai pembicaraan dalam forum.

“Aspirasi para pedagang ini akan kami perjuangkan,” ujar Hilal. Senin, (10/08).


Dalam pertemuan itu, Hilal juga menyinggung persoalan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan di Indramayu.

Namun, ia melihat persoalan tersebut tidak harus berhenti sebagai masalah lingkungan. Eceng gondok dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya kerajinan anyaman.

“Eceng gondok ini bisa dikembangkan menjadi produk kerajinan seperti anyaman. Masyarakat bisa diberikan pelatihan dan penguatan sumber daya manusia,” ujarnya.


Menurut Hilal, pendekatan tersebut penting agar persoalan lingkungan dapat sekaligus menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menguji sejauh mana aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi Intake 200 yang berada di Jalan Pancoran Mas, Desa Lohbener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (10/08/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur penyediaan air baku sekaligus memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat berjalan dengan baik di musim kemarau. 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu H. Nurpan, Direktur Umum Sunaryo, Direktur Teknik Jojo Sutarjo, Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Arya Tenggara, serta Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Maulana Malik.

Kunjungan ke Intake 200 juga menjadi momentum untuk melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan penyediaan air, mulai dari kondisi sumber air baku, kapasitas produksi hingga sistem distribusi kepada pelanggan.

Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Bupati Indramayu terhadap sektor pelayanan air bersih.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah dan jajaran Perumdam untuk melihat kondisi lapangan secara langsung serta membangun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Bupati. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersama-sama melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi terbaik terhadap berbagai persoalan pelayanan air bersih,” ujar Nurpan.

Nurpan menegaskan, Perumdam Tirta Darma Ayu terus melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan, baik dari sisi sumber air baku, proses produksi maupun jaringan distribusi.

Ia juga mengatakan, setiap keluhan yang disampaikan pelanggan menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk melakukan perbaikan.

“Setiap keluhan pelanggan tentu menjadi perhatian kami. Kami akan terus melakukan evaluasi, baik dari sisi sumber air baku, produksi, jaringan maupun distribusi. Tujuan kami satu, bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan air bersih yang semakin baik,” katanya.

Menurut Nurpan, peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan hanya oleh Perumdam. Dibutuhkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu serta perangkat daerah terkait agar berbagai persoalan teknis maupun infrastruktur dapat ditangani secara efektif.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Jika ada kendala teknis, kami akan berupaya melakukan penanganan secepat mungkin. Kami juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Perumdam akan terus berupaya memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Masyarakat juga diharapkan dapat menyampaikan berbagai keluhan melalui kanal resmi Perumdam sehingga setiap persoalan yang terjadi di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Kami ingin membangun pelayanan yang semakin responsif, transparan dan berorientasi kepada kebutuhan pelanggan. Mudah-mudahan dengan sinergi semua pihak, pelayanan air bersih di Kabupaten Indramayu semakin baik dan merata,” pungkas Nurpan.

Sementara itu, kunjungan Bupati Lucky Hakim ke Intake 200 diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Perumdam Tirta Darma Ayu dan Dinas PUPR dalam memastikan ketersediaan serta kontinuitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Dengan adanya sinergi tersebut, peningkatan kualitas pelayanan air bersih diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa semakin meriah di Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu. Pemerintah Desa Pabean Udik menggelar lomba karaoke antar-RW se-Desa Pabean Udik pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026.

Bertempat di Balai Desa Pabean Udik, kegiatan tersebut berlangsung meriah. Warga dari berbagai RW turut hadir memberikan dukungan kepada para peserta yang tampil menunjukkan kemampuan olah vokal terbaiknya.

Lomba karaoke dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori putri dan kategori putra. Para peserta tampil penuh percaya diri, membawakan lagu-lagu pilihan dengan gaya dan karakter vokal masing-masing. Suasana semakin semarak ketika para pendukung memberikan tepuk tangan dan sorakan untuk peserta yang mereka jagokan.


Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan para pemenang lomba karaoke antar-RW Desa Pabean Udik.

Kategori Putri
Juara 1: Nining – RW 003
Juara 2: Ayu – RW 011
Juara 3: Komalasari – RW 001

Kategori Putra
Juara 1: Slamet Santoso – RW 009
Juara 2: Kardono – RW 010
Juara 3: Karmo – RW 001

Para pemenang berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan. Juara pertama mendapatkan Rp1 juta, juara kedua Rp500 ribu, dan juara ketiga Rp300 ribu untuk masing-masing kategori.

Kepala Desa Pabean Udik, Samsul Ma'arip, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut menyukseskan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta dan masyarakat yang sudah ikut memeriahkan kegiatan ini. Lomba karaoke bukan hanya sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memberikan ruang bagi warga untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya,” ujar Samsul Ma'arip.


Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti lomba karaoke diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai RW di Desa Pabean Udik.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Menang atau kalah itu bagian dari perlombaan. Kita ingin seluruh warga bisa bergembira, guyub, dan bersama-sama menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI,” tambahnya.

Samsul juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah berani tampil.

“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Semua peserta sudah memberikan penampilan terbaiknya dan ikut berkontribusi membuat acara ini menjadi meriah,” katanya.

Sementara itu, pembagian hadiah bagi para pemenang akan dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Pabean Udik.


Kegiatan lomba karaoke tersebut menjadi salah satu bentuk kemeriahan menyambut HUT RI ke-81 sekaligus memperlihatkan antusiasme masyarakat Desa Pabean Udik dalam mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan positif, kreatif, dan penuh kebersamaan.

Dengan semangat “Merah Putih, Guyub Warga, Semarak Kemerdekaan”, masyarakat Desa Pabean Udik diharapkan terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam membangun desa. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Insiden terbakarnya perahu nelayan di Pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membuat heboh masyarakat dan dunia maya. Peristiwa menegangkan tersebut terjadi pada Kamis (06/08/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Beredar di platform tiktok, sebuah mobil tangki BBM solar bernomor polisi B 9876 BFU keluar dari lokasi kejadian. Diduga, armada ini merupakan yang mendistribusikan BBM solar ke salah satu kapal nelayan hingga akhirnya terjadi insiden kebakaran.

Vidio mobil tangki BBM bertuliskan PT. PBP Trans Group yang diduga saat awal terjadinya kebakaran tersebut viral setelah diunggah akun Bang Kumis di platform tiktok baru-baru ini.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ludes terbakar. Kepulan asap berwarna hitam membumbung tinggi di kawasan pesisir tersebut.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, insiden yang bikin panik warga tersebut terjadi pada Kamis (06/08/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Salah satu pemilik kapal nelayan yang terbakar, Hj.Yuni, menuturkan bahwa kejadian bermula saat kapal miliknya tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) solar ke tempat penampungan dari mobil tangki PT. PBP Trans Group.

Dengan kondisi syok, Hj Yuni mengatakan bahwa api tiba-tiba menyala di kapal nelayan miliknya hingga kebakaran tersebut meluas ke warung sekitar dan kapal disebelahnya. Mobil pajero yang terparkir disekitar tempat kejadian miliknya juga ludes dilalap si jago merah.

"Yang satunya kapal saya, lagi ngisi solar dari mobil tangki PT. PBP ke tempat penampungan, katanya api muncul dari kapal saya,"Tutur Hj.Yuni dengan nada sedih karena syok.

Menurut Hj.Yuni, kapal nelayan lainnya yang turut terbakar diduga merupakan milik Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra. Namun, informasi ini belum dipastikan secara independent.

Sebelum di lokasi kejadian, tampak sejumlah mobil tangki transportir BBM solar PT. PBP Trans Group berhenti di tepi jalan. Diduga, mobil tersebut hendak bahkan sudah mendistribusikan muatannya ke kepal nelayan.

Koordinator Umum Forum Peduli Indramayu (Koordum FPI), Masdi, merasa prihatin atas insiden tersebut. Kendati demikian, ia bersama organisasinya menyoroti mengenai saffety, pengawasan pihak berwenang, serta keaslian BBM solar industri yang didistribusikan dari PT. PBP Trans Group.

Menurutnya, insiden dapat diminimalisir jika pihak-pihak yang terlibat betul-betul memperhatikan saffety first. Pengawasan dari pihak berwenang juga mencegah kelalaian oknum di lokasi apa bila berjalan sebagaimana mestinya.


Bersama organisasinya, Masdi mendesak kepada pihak kepolisian khususnya Polres Indramayu agar menyelidiki kejadian tersebut. Kesesuaian saffety, pengawasan pihak berwenang, serta keaslian BBM solar industri harus diselidiki.

"Kepolisian Polres Indramayu harus menyelidiki dan mengusut tuntas kejadian tersebut karena tidak menutup kemungkinan ada suatu kelalaian pihak-pihak di lokasi,"Tandasnya.

Sementara belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak-pihak relevan termasuk Polres Indramayu. Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi serta pendalaman informasi masih terus dilakukan. (Wira/Tim)


Indramayu, Cakralensa.com – Kapolres Indramayu AKBP Prianggo. P.M., S.I.K., M.Si. menggelar kegiatan silaturahmi bersama puluhan insan media yang bertugas di wilayah Kabupaten Indramayu. 

Acara silaturahmi ini bertempat di Birubhi Caffe and Resto, Karanganyar, Kabupaten Indramayu, Sabtu malam (1/8/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 88 insan media yang tergabung diantaranya dari Kelompok Kerja (Pokja) Polres Indramayu serta berbagai organisasi kewartawanan lainnya di Bumi Wiralodra.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut didampingi oleh Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR., sejumlah Kasat, serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.

Mengawali acara, Kasi Humas AKP Tarno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wartawan yang telah memenuhi undangan. 

Ia menyampaikan agenda silaturahmi ini merupakan inisiatif langsung dari bapak Kapolres Indramayu yang ingin segera merangkul dan mempererat hubungan dengan rekan-rekan pers sejak awal masa jabatannya.

“Atas nama Polres Indramayu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media yang telah hadir. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin,” ujar AKP Tarno.

Pada kesempatan yang sama, AKP Tarno turut memperkenalkan perwakilan dari berbagai organisasi profesi jurnalis yang hadir, di antaranya Pokja Polres Indramayu dan sejumlah organisasi media lainnya.

Sementara di hadapan puluhan jurnalis, AKBP Prianggo kemudian menceritakan sekilas perjalanan kariernya di Kepolisian. 

Beliau mengawali masa dinasnya di wilayah Jawa Tengah, lalu berpindah tugas ke Polda Papua, hingga bergeser ke Polda Jawa Timur dengan penugasan di berbagai daerah seperti Surabaya, Bojonegoro, Jember, dan Banyuwangi.

Usai merampungkan pendidikan Sespimmen di Lembang, Jawa Barat, perwira melati dua ini sempat kembali bertugas di Polda Jawa Tengah selama empat tahun sebelum akhirnya resmi menerima amanah sebagai Kapolres Indramayu sejak 26 Juni 2026 lalu.

Dalam kesempatan itu, AKBP Prianggo mengajak seluruh insan media untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian khusunya Polres Indramayu.

“Saya mohon dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan media. Saya yakin kita bisa bersinergi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan Polres Indramayu kepada masyarakat,” ungkap AKBP Prianggo.


“Pesan saya kepada seluruh anggota sederhana, yaitu layani masyarakat dengan respon cepat. Itu menjadi komitmen saya dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan semakin baik ke depan,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog santai, di mana para wartawan berkesempatan menyampaikan berbagai masukan, harapan, serta diskusi konstruktif seputar dinamika di lapangan. 

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sebagai simbol kuatnya kemitraan antara Polri dan insan pers demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Proyek rehabilitasi Jalan Olahraga di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, dengan nilai kontrak mencapai Rp2.396.232.000 dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026, mendadak ramai diperbincangkan masyarakat. Hal ini bukan semata karena besarnya nilai proyek, melainkan karena pemilik nama perusahaan pelaksana disebut-sebut identik dengan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, H. Warli, dari Fraksi Partai Golkar.

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, pekerjaan rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan oleh CV. Andaralu Cakra Alam dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Proyek berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu.

Ramainya pembicaraan muncul karena nama pemilik perusahaan yang dikaitkan dengan proyek tersebut sama dengan nama anggota DPRD, H. Warli. Kondisi ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat, bahkan menimbulkan dugaan adanya keterkaitan langsung antara pejabat legislatif dengan proyek pemerintah.


Menanggapi isu tersebut, H. Warli memberikan penjelasan tegas. Ia menolak anggapan bahwa dirinya terlibat dalam proyek rehabilitasi Jalan Olahraga.

“Itu bukan pekerjaan saya. Hanya kebetulan saja ada kesamaan nama dengan yang disebut-sebut sebagai pemenang proyek. Saya tidak ada kaitannya dengan proyek tersebut,” ujar H. Warli.

Menurutnya, kesalahpahaman ini perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Ia mengingatkan publik untuk tidak langsung mengaitkan proyek pemerintah dengan dirinya hanya karena adanya kesamaan nama.

H. Warli juga mengajak masyarakat untuk melihat informasi berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan bahwa setiap proyek pemerintah memiliki mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga proses pengadaan yang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di kawasan Kelurahan Karanganyar, sehingga mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di Kecamatan Indramayu.

Meski namanya sempat dikaitkan, H. Warli kembali menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek tersebut. Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, serta mendukung agar seluruh proyek pemerintah dilaksanakan secara transparan, tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (Wira/Tim)


Indramayu, Cakralensa.com – Proyek rehabilitasi Jalan Olahraga senilai Rp2.396.232.000 yang dibiayai APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 kini menjadi perhatian publik. Di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan, sejumlah temuan di lapangan memunculkan dugaan adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Hasil investigasi tim media pada Senin (27/7/2026) malam menemukan dugaan pengurangan ruang efektif untuk pengecoran beton. Pada bagian tengah badan jalan terlihat hamparan urugan batu (leveling) dengan ketebalan yang dinilai tidak lazim, sementara sisi kanan dan kiri jalan tampak tanpa urugan.

Pengukuran di lapangan menunjukkan ruang untuk beton pada bagian tertentu diduga hanya berkisar 12–13 sentimeter, sedangkan tinggi bekisting mencapai 20 sentimeter. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pekerjaan dengan dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis.


Selain itu, tim media juga menemukan minimnya penggunaan plastik cor sebagai lapisan dasar sebelum pengecoran. Material tersebut merupakan bagian penting dalam pekerjaan beton karena berfungsi menjaga kualitas campuran dan mengurangi risiko penyerapan air semen ke tanah.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Andaru Cakra Alam dengan pengawasan PT Lima Benua Consultant.


Ketua WN 88 Sub Unit 002 Indramayu, Ahmad Nur Irsyad, menilai temuan tersebut perlu segera diperiksa oleh instansi berwenang. Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti, maka bukan hanya kualitas jalan yang dipertaruhkan, tetapi juga penggunaan uang rakyat.

"Kami akan mengawal persoalan ini hingga ada pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Setiap rupiah APBD harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," ujarnya.

Temuan ini sekaligus menjadi ujian bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memastikan sistem pengawasan proyek berjalan efektif. Publik menanti langkah konkret Dinas PUPR dan jajaran pemerintah daerah untuk melakukan pemeriksaan secara terbuka apabila terdapat indikasi penyimpangan.


Sebagai kepala daerah, Bupati Lucky Hakim diharapkan memastikan seluruh proyek pembangunan yang menggunakan APBD diawasi secara ketat dan ditangani secara transparan apabila muncul laporan dari masyarakat. Komitmen terhadap tata kelola yang baik akan tercermin dari respons pemerintah terhadap setiap dugaan penyimpangan, tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun konsultan pengawas belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan. (Red)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget