Articles by "Sport"


Indramayu, Cakralensa.com – Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Jatibarang keluar sebagai juara Piala Bupati Indramayu 2026 setelah menaklukkan Kecamatan Kandanghaur dengan skor 3-0 pada laga final yang digelar di Stadion Tridaya, Selasa (23/6/2026).

Pertandingan berlangsung di hadapan ratusan suporter yang memadati tribun stadion. Sejak menit awal, kedua tim berupaya menampilkan permainan terbaiknya. Namun, Jatibarang mampu mendominasi jalannya pertandingan melalui permainan yang lebih agresif dan organisasi pertahanan yang solid sehingga berhasil meredam serangan lawan.

Dominasi tersebut berbuah hasil manis. Jatibarang menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 dan memastikan diri sebagai kampiun kategori U-19 Piala Bupati Indramayu Tahun 2026.

Setelah pertandingan usai, panitia melanjutkan rangkaian acara penutupan turnamen dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara. Suasana stadion tetap meriah karena para pemain dan pendukung merayakan berakhirnya kompetisi yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung dalam acara penutupan sekaligus menyerahkan trofi kepada para pemenang. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen serta mengungkapkan kebanggaannya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Untuk kategori U-19, juara pertama diraih Kecamatan Jatibarang, juara kedua Kecamatan Kandanghaur, juara ketiga Kecamatan Indramayu, dan juara keempat Kecamatan Gantar," kata Lucky Hakim.

Menurutnya, turnamen tersebut memiliki manfaat lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini dinilai menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai kecamatan.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mempertahankan penyelenggaraan Piala Bupati sebagai agenda tahunan dengan melakukan evaluasi agar kualitas pelaksanaan semakin meningkat.

"Insyaallah kegiatan ini akan terus ada setiap tahun. Tentu akan terus kita evaluasi agar pelaksanaannya semakin baik," ujarnya.


Selain penyerahan hadiah untuk kategori U-19, panitia juga memberikan penghargaan kepada para juara kompetisi sepak bola antar-SSB atau akademi kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun. Penghargaan individu berupa best player juga diberikan kepada pemain yang tampil paling menonjol selama turnamen berlangsung.

Berakhirnya Piala Bupati Indramayu 2026 diharapkan semakin memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan usia muda di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola. (Deny)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) 2026 akan segera digelar di Kota Cirebon pada 6–10 Juli 2026. Kompetisi bergengsi tingkat pelajar ini akan mempertemukan para atlet terbaik cabang olahraga voli indoor dari enam daerah di Wilayah III Jawa Barat, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Pangandaran.

Menghadapi ajang tersebut, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu datang dengan semangat tinggi dan optimisme besar untuk bersaing dengan daerah-daerah lain. Tim ini akan dipimpin oleh Anfiqu Rizmala, atau yang akrab disapa Lala, yang dipercaya menjadi kapten sekaligus motor penggerak skuad putri Indramayu selama perhelatan POPWIL 2026.

Sebagai kapten, Lala diharapkan mampu menjadi komando di lapangan serta membangun semangat juang rekan-rekannya dalam setiap pertandingan. Kehadirannya menjadi salah satu kekuatan penting bagi tim yang dihuni sejumlah pemain muda berbakat.

Di sektor pengatur serangan, tim putri Indramayu memiliki dua setter andalan, yakni Putri Dinda Maharani dan Rindu Adeliani. Keduanya diharapkan mampu mengatur ritme permainan serta menjadi jembatan bagi para penyerang untuk menciptakan poin demi poin.

Selain itu, skuad putri Indramayu juga diperkuat oleh Aura Oktaviani, Sifatun Arofah, Deira Andrika Syahrani, Alya Rahman, Dinda Ayudya Ramadhani, Nafisya Zahrotusyita, Cahya Ramadhani, dan Halenna Lailatussaniyah. Kombinasi pemain yang dimiliki diyakini mampu memberikan perlawanan sengit kepada para pesaing di Wilayah III Jawa Barat.

Tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu berada di bawah arahan dua pelatih handal, Apendi dan Iis Taryanto. Keduanya memiliki tugas penting untuk menyatukan kemampuan individu para pemain menjadi kekuatan kolektif yang solid.

Meski secara individu para atlet telah menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan, tantangan terbesar yang dihadapi tim pelatih adalah membangun kekompakan dan kerja sama antar pemain. Dengan waktu persiapan yang ada, Apendi dan Iis terus mematangkan strategi, meningkatkan komunikasi tim, serta memperkuat chemistry antarpemain agar mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.


POPWIL 2026 menjadi kesempatan emas bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus mengharumkan nama Kabuten Indramayu. Dengan materi pemain yang dimiliki serta semangat juang yang tinggi, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu optimistis dapat meraih hasil terbaik dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indramayu.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada perjuangan Lala dan kawan-kawan di Kota Cirebon. Mampukah tim putri Kabupaten Indramayu tampil gemilang dan membawa pulang prestasi dari ajang POPWIL 2026? Jawabannya akan tersaji di lapangan pada 6 hingga 10 Juli mendatang. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Komitmen Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan prestasi olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 mendapat dorongan dari DPRD Kabupaten Indramayu. Lembaga legislatif tersebut menyatakan kesiapan mengawal usulan tambahan anggaran yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu.

Dukungan itu disampaikan dalam audiensi antara DPRD dan KONI yang turut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara). Pada Kamis, (18/06/02026) di ruang rapat DPRD Kabupaten Indramayu.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan bahwa kebutuhan anggaran yang diajukan KONI perlu mendapat perhatian serius mengingat ajang Porprov menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, tambahan anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp4 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk memperkuat program pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sarana olahraga, hingga memenuhi kebutuhan peralatan pertandingan yang saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai.

"Kebutuhan ini akan dibahas dalam mekanisme Perubahan APBD 2026 bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan KONI bisa mendapatkan solusi terbaik," ujarnya.

H. Sirojudin menilai investasi pada sektor olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga menjadi upaya mencetak generasi muda yang berdaya saing dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini atlet-atlet Indramayu telah menunjukkan kemampuan yang membanggakan dalam berbagai kejuaraan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar proses pembinaan dapat berjalan berkelanjutan.

"Kita memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka perlu mendapatkan dukungan yang cukup agar dapat berkembang dan terus berprestasi," katanya.


Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menyambut baik perhatian yang diberikan DPRD terhadap kebutuhan olahraga daerah. Ia menyebut komunikasi mengenai tambahan anggaran sebelumnya telah dilakukan bersama pemerintah daerah dan kini memasuki tahap pengawalan agar dapat direalisasikan.

Yogi menjelaskan, Porprov Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang menjadi momentum penting bagi Indramayu untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kabupaten Indramayu berhasil menempati peringkat ke-14. Hasil tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi seluruh cabang olahraga untuk tampil lebih kompetitif pada Porprov mendatang.

"Kami ingin minimal mempertahankan posisi yang sudah diraih, namun tentu target kami adalah mendapatkan hasil yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, dukungan fasilitas, pembinaan, dan anggaran menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan," ujar Yogi.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat persiapan kontingen Indramayu sehingga mampu tampil maksimal dan meraih prestasi yang membanggakan pada Porprov Jawa Barat 2026. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sukses digelar selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026 di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan PBVSI Indramayu ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai kecamatan dan komunitas di Kabupaten Indramayu.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final, tim PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu berhasil keluar sebagai juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Posisi juara kedua diraih oleh Tunas dari PAC Lohbener mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat, juara ketiga diraih PAC Anjatan memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sementara tim Damkar menempati posisi juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari semifinal hingga final berjalan dengan mulus dan sempurna. Total ada 31 tim yang berpartisipasi selama dua hari pelaksanaan turnamen bola voli ini. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini terus berjalan dan bisa diselenggarakan secara berkelanjutan dengan format yang lebih luas,” ujar H. Sirojudin.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBVSI Indramayu yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang hadir langsung pada pembukaan maupun penutupan turnamen.

“Terima kasih kepada PBVSI Indramayu atas kerja samanya dengan PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Terima kasih juga kepada Pak Ono Surono yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh sejak pembukaan hingga penutupan kegiatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, berharap Turnamen Voli SOEKARNO CUP dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan saya sudah berpesan kepada Pak H. Sirojudin agar tahun depan turnamen dimulai dari tingkat kecamatan. Nantinya para juara dari masing-masing kecamatan dapat dipertandingkan kembali di tingkat kabupaten, sehingga pelaksanaannya bisa berlangsung lebih panjang dan lebih meriah,” kata Ono Surono.

Menurutnya, turnamen olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas di tengah masyarakat.

“Kita telah melihat bagaimana pertandingan berjalan dengan baik. Persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas menjadi nilai utama yang ditunjukkan seluruh peserta. Inilah semangat yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang ingin terus kita hidupkan melalui kegiatan positif seperti olahraga,” ujarnya.


Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial di cabang olahraga bola voli, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi olahraga bergengsi yang mampu melahirkan atlet-atlet voli berprestasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Indramayu tersebut diikuti oleh 31 tim bola voli yang merupakan perwakilan PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Dalam pertandingan olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Ono Surono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan dunia olahraga di Indramayu,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, sebanyak 31 tim peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim diperkuat oleh 12 pemain dan mewakili PAC PDI Perjuangan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.


Babak penyisihan yang berlangsung pada hari pertama menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh seluruh peserta. Sementara babak 16 besar hingga partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

DPC PDI Perjuangan Indramayu bersama Pengkab PBVSI Indramayu berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet voli lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, yang akrab disapa Uho, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan optimisme di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Pengkab PBVSI Indramayu yang telah menghadirkan ruang positif bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama baik Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” ujar Uho.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dinantikan masyarakat Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com - Panitia Aspirasi Premio Drag Series (ADS) putaran 3 di Kabupaten Indramayu benar-benar diminta para starter untuk ikut ambil bagian. Untuk merespon animo tersebut panitia masih membuka pendaftaran bagi sebelas kelas yang akan dipertandingkan Minggu, 14 Juni 2026. 

Hal tersebut dikatakan Andry Dry, Ketua Panitia yang juga Ketua Pengcab IMI Kabupaten Indramayu, Sabtu, 13 Juni 2026. Ia mengatakan pada Sabtu ini saja telah ratusan starter ikut babak penyisihan untuk 9 kelas lain. 

"Kami memberikan kesempatan untuk pembalap dari luar daerah untuk mengumpulkan point setigg+tingginya. Makanya kami masih membuka pendaftaran sampai Minggu pagi besok," tukas Dry.

Adapun kelas yang masih dibuka pendaftarannya hingga Minggu, 14 Juni 2026 pagi yakni ;

ADS 1. BRACKET 8 DETIK
ADS 2. BRACKET 9 DETIK
ADS 3. BRACKET 9,5 DETIK
00:30 ADS 4. BRACKET 10 DETIK
00:30 ADS 5. BRACKET 10,5 DETIK
ADS 6. SPORT 2T 155CC FRAME STD
ADS 7. BEBEK 4T TU 200CC
ADS 8. SPORT 2T TU 155CC
ADS 9. NINJA STD 155CC
ADS 10. MATIC TU 155CC
ADS Matic TU 200CC.

(Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Event olahraga dan hiburan bertajuk Colorin Fun Run 2026 yang digelar Swiss-Belinn Indramayu pada Minggu (7/6/2026) berhasil mencuri perhatian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer yang dipadukan dengan konsep penuh warna, hiburan, dan semangat kebersamaan.

Tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki minat besar terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif dan menghibur. Kesuksesan tersebut bahkan melampaui ekspektasi panitia dan mendorong Swiss-Belinn Indramayu untuk menjadikan Colorin Fun Run sebagai agenda tahunan.

General Manager Swiss-Belinn Indramayu sekaligus Ketua Pelaksana Colorin Fun Run 2026, Gifta Oktavia Rapee, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang telah berpartisipasi. Dukungan dari sponsor, komunitas, mitra kerja, stakeholder, serta rekan media menjadi faktor penting sehingga acara ini dapat berlangsung lancar dan meriah,” ujarnya.

Menurut Gifta, jumlah peserta yang mencapai 1.368 orang merupakan pencapaian luar biasa. Tidak hanya diikuti warga Indramayu, kegiatan ini juga menarik minat peserta dari berbagai daerah di sekitarnya.

“Kami sangat bangga melihat semangat masyarakat. Antusiasme yang ditunjukkan peserta menunjukkan bahwa kegiatan olahraga yang dikemas secara menarik memiliki daya tarik yang sangat besar,” katanya.

Mengusung konsep fun run, acara ini tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan. Berbagai hiburan seperti penampilan musik, permainan interaktif, hingga pembagian hadiah turut memeriahkan suasana.

Tema “Colorin Fun Run 2026” dipilih untuk menggambarkan semangat keceriaan, keberagaman, dan kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan tersebut.

“Kami ingin menghadirkan ruang positif yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari anak muda, komunitas, keluarga, hingga peserta senior. Semua dapat berkumpul dalam suasana yang sehat, penuh warna, dan menyenangkan,” tambah Gifta.

Sementara itu, Project Manager Colorin Fun Run 2026, Syarif, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan peserta.

Menurutnya, Colorin Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Indramayu melalui event berkualitas.

“Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari penentuan rute, sistem pengamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya agar seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Syarif yang juga memiliki latar belakang di komunitas lari mengaku kegiatan tersebut digelar dengan semangat untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semakin berkembangnya budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta,” tuturnya.

Di sisi lain, Owner Swiss-Belinn Indramayu, Polly Sukarsa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event perdana tersebut. Ia menilai keberhasilan tahun pertama menjadi modal besar untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Polly optimistis Colorin Fun Run memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu event olahraga dan hiburan unggulan di Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan respons positif dari masyarakat, komunitas, dan para mitra, Swiss-Belinn Indramayu berkomitmen menghadirkan Colorin Fun Run dengan konsep yang lebih meriah pada tahun-tahun mendatang. Event ini diharapkan dapat menjadi ikon olahraga dan hiburan yang mampu menarik partisipasi masyarakat dalam jumlah yang lebih besar setiap tahunnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 yang digelar pada Minggu (7/6/2026) berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Sebagai penyelenggaraan perdana, kegiatan ini berhasil menarik sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah untuk ikut merasakan sensasi olahraga rekreasi yang dipadukan dengan hiburan dan pesta warna.

Mengusung konsep lari santai sejauh 5 kilometer, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif dan penuh semangat.

Menariknya, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Kabupaten Indramayu. Sejumlah peserta dari berbagai kota seperti Cirebon, Bandung, dan Jakarta turut meramaikan event tersebut. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti bahwa Color Run Swiss-Belinn Indramayu mendapat sambutan positif dan memiliki daya tarik tersendiri.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan yang disuguhkan panitia. Penampilan musik dari DJ yang energik berhasil membakar semangat peserta, sementara sesi color party menjadi puncak kemeriahan yang mengundang seluruh peserta untuk bergembira bersama dalam balutan warna-warni yang spektakuler.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik melalui pembagian doorprize bernilai jutaan rupiah. Beragam hadiah diberikan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan mereka terhadap acara tersebut.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif, sehat, dan menghibur. Selain mendorong gaya hidup aktif, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Melihat tingginya antusiasme yang ditunjukkan peserta dengan jumlah mencapai 1.368 orang, pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif, menarik, dan mampu menjangkau peserta yang lebih luas.

Dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan, Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 berhasil menciptakan momen berkesan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (Wira)


Cakralensa.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat Timnas Voli Putri U-18 Indonesia dalam pemusatan latihan nasional. Para pemain muda terbaik Tanah Air tersebut dipersiapkan untuk menghadapi dua agenda penting di Thailand, yakni Princess Cup dan AVC

Pemanggilan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk membangun kekuatan tim yang kompetitif di level Asia. Sebanyak 12 atlet muda terpilih akan menjalani program pelatnas di bawah arahan pelatih kepala Angga Hasan Mubarok.

Komposisi skuad kali ini dihuni sejumlah pemain yang sebelumnya tampil menjanjikan di berbagai ajang kelompok umur. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bersaing dengan negara-negara kuat Asia yang akan tampil di dua turnamen tersebut.

Berdasarkan daftar yang diumumkan PBVSI melalui akun Instagram resminya pada Sabtu, (30/05/2026), posisi setter dipercayakan kepada Shakira Ayu Tirta Wijaya dan Clarissa Thomas. Keduanya akan menjadi motor serangan tim selama pertandingan. Di sektor libero, Nathania Putri Prasetra mendapat kepercayaan sebagai benteng pertahanan terakhir yang bertugas menjaga stabilitas permainan di area belakang.

Sementara itu, lini tengah akan diperkuat tiga middle blocker, yakni Rowina Ulfiyah Tacita Azmi, Ibovna Anindya Thalita Sahuri, dan Yzuri Aida Najera Katalina. Ketiganya diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam membangun blok sekaligus menambah variasi serangan cepat. Untuk posisi opposite, pelatih menunjuk Khanza Putri Yansi Ganshtri dan Arimbi Syifana Andayani. Keduanya akan menjadi andalan dalam menghasilkan poin dari sisi kanan serangan.

Adapun sektor outside hitter diisi oleh empat pemain, yaitu Venisa Dri Oktaviani, Tina Syifa Sabila Salim, Zebe Hawlyy Almadina Pramesti, serta Vania Nurfatimah Hafani. Posisi ini menjadi salah satu sektor krusial karena berperan besar dalam keseimbangan serangan dan pertahanan tim.

Tak hanya mengumumkan daftar pemain, PBVSI juga memperkenalkan jajaran tim pendukung yang akan mendampingi para atlet selama pelatnas dan kompetisi internasional berlangsung. Tim kepelatihan dipimpin oleh Angga Hasan Mubarok sebagai pelatih kepala. Ia akan didampingi Bobby Ade Setiawan sebagai asisten pelatih, sementara Lintang Putri Pramesti bertugas sebagai fisioterapis.

berikut adalah kerangka tim yang akan segera merapat ke pemusatan latihan:
1. Shakira Ayu Tirta Wijaya - Setter
2. Clarissa Thomas - Setter
3. Khanza Putri Yansi - Opposite 
4. Arimbi Syifana Andayani - Opposite 
5. Nathania Putri Prasetya - Libero
6. Rowina Ulfiah Tacita - Middle Blocker
7. Ibovna Anindya Thalita - Middle Blocker 
8. Yzuri Aida Najera - Middle Blocker 
9. Venisa Dwi Oktaviani - Opposite Hitter
10. Tina Syifa Sabila - Opposite Hitter 
11. Zebe Hawly Almadina - Opposite Hitter 
12. Vania Nurfatimah Hafani - Opposite Hitter

Pelatih:
Angga Hasan Mubarok (Pelatih Kepala)
Bobby Ade Setiawan (Asisten)
Lintang Putri Pramesti (Fisioterapis).

Keikutsertaan Indonesia pada Princess Cup dan AVC U18 Girls Championship menjadi kesempatan penting untuk mengukur perkembangan pembinaan voli putri usia muda. Selain memburu prestasi, turnamen tersebut juga menjadi ajang pembentukan mental bertanding dan pengalaman internasional bagi para pemain yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim nasional di masa depan. (Wira/Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 tingkat kecamatan se-Kabupaten Indramayu. Kegiatan olahraga bergengsi tersebut akan berlangsung di GOR Singalodra pada 13–14 Juni 2026 dan diikuti oleh puluhan klub voli dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC PDIP Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan masyarakat melalui olahraga.

“Turnamen SOEKARNO CUP 2026 ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan jiwa sportif di tengah masyarakat,” ujar Sirojudin, Kamis (28/05/2026).

Ia menjelaskan, total peserta yang akan mengikuti turnamen tersebut berjumlah 31 tim. Sebanyak 31 tim merupakan perwakilan PAC PDIP dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Jumlah klub ada 31 tim. Setiap PAC PDIP di tiap kecamatan mengirimkan satu klub voli. Setiap klub akan diperkuat oleh 12 pemain,” jelasnya.

Pertandingan pada 13 Juni 2026 akan dimulai dengan babak penyisihan menggunakan sistem gugur yang diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, pertandingan babak 16 besar hingga final akan digelar pada 14 Juni 2026.

Menariknya, turnamen ini terbuka gratis bagi masyarakat. Penonton yang ingin menyaksikan pertandingan di GOR Singalodra tidak akan dipungut biaya masuk. Selain itu, seluruh klub peserta juga dapat mendaftarkan timnya secara gratis.

Menurut Sirojudin, langkah tersebut dilakukan agar turnamen benar-benar menjadi ajang hiburan rakyat Inddamayu sekaligus ruang positif bagi para atlet voli lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kami ingin memberikan ruang bagi atlet voli daerah agar bisa berkembang dan tampil percaya diri. Semoga kegiatan ini mampu melahirkan atlet potensial dari Kabupaten Indramayu,” tambahnya.

Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi antar Kecamatan, panitia juga telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang turnamen. Juara 1 akan memperoleh hadiah sebesar Rp5.000.000 beserta trophy dan sertifikat. Sementara Juara 2 mendapatkan Rp3.000.000 beserta trophy dan sertifikat, Juara 3 memperoleh Rp2.000.000 beserta trophy dan sertifikat, serta Juara 4 mendapatkan Rp1.000.000 lengkap dengan trophy dan sertifikat penghargaan.

Dengan adanya hadiah tersebut, diharapkan para peserta dapat tampil maksimal dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

DPC PDIP Indramayu berharap gelaran Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dapat berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang dinantikan masyarakat Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu akan mengirimkan sebanyak 10 pemain sepak bola usia di bawah 17 tahun (U-17) untuk mengikuti seleksi Tim Sukarno Cup tingkat Jawa Barat yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.
‎Seleksi yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang. Para pemain yang lolos dalam tahapan seleksi nantinya akan memperkuat tim sepak bola DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pada ajang Sukarno Cup.
‎Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan, keikutsertaan para pemain muda asal Indramayu tersebut merupakan bentuk komitmen partai dalam mendukung pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
‎Menurutnya, Sukarno Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pencarian dan pembinaan talenta muda potensial dari berbagai daerah di Jawa Barat.
‎“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu mendukung penuh kegiatan ini. Kami ingin anak-anak muda Indramayu memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat Jawa Barat. Harapannya, dari seleksi ini lahir bibit-bibit pesepak bola handal yang nantinya bisa berkembang menjadi pemain profesional,” ujar Sirojudin.
‎Ia menjelaskan, pelaksanaan Sukarno Cup sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2025 lalu. Namun pada penyelenggaraan perdana tersebut, proses seleksi belum dilakukan hingga tingkat kabupaten dan kota.
‎“Untuk tahun 2026 ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan seleksi lebih terbuka dengan melibatkan masing-masing kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Ini langkah positif untuk menjaring pemain muda berbakat secara lebih merata,” katanya.
‎Sirojudin menambahkan, seluruh kebutuhan akomodasi peserta asal Indramayu selama mengikuti proses seleksi akan difasilitasi oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga usia muda.
‎“Kami berharap para pemain dapat menjaga semangat, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti seleksi. Mudah-mudahan ada putra daerah Indramayu yang berhasil lolos dan membawa nama baik daerah di tingkat Jawa Barat,” pungkasnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu kini memasuki tahap krusial dalam mempersiapkan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung 7 hingga 20 November 2026 dengan Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah bersama.  

Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) dipastikan lolos Babak Kualifikasi (BK) dan siap mengibarkan bendera Indramayu di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Indramayu, Herman Indra Susanto kepada Cakralensa.com menegaskan bahwa di tahap awal usai dirinya dilantik tengah melakukan sinkronisasi data atlet melalui portal pendaftaran terbaru. Seluruh pengurus cabor akan dipanggil untuk memastikan keakuratan data sebelum keberangkatan ke Porprov. 

Selain itu, kata Herman, tes kemampuan fisik akan segera digelar sebagai tolok ukur kebugaran atlet. Ia menekankan bahwa setiap cabang olahraga memiliki standar fisik berbeda, sehingga tes akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing.

 “Kami sudah memiliki benchmark, tes ini penting untuk memastikan kesiapan atlet sebelum bertanding,” ujar Herman, Jumat 1 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu Herman juga menuturkan bahwa KONI Indramayu menetapkan target 17 medali emas, meningkat satu medali dari capaian Porprov sebelumnya. Target ini dianggap realistis setelah melalui diskusi dengan pengurus cabor. 

Beberapa cabang unggulan yang diharapkan menyumbang emas antara lain voli pantai,  pencak silat, renang, perbakin, terjun payung, kempo, tarung derajat, taekwondo, dan basket.

“Target ini bukan sekadar angka, melainkan hasil analisis potensi dari cabor unggulan yang selama ini konsisten berprestasi,” jelas Herman.

Dikatakannya juga, persoalan anggaran menjadi tantangan tersendiri. KONI Indramayu telah mengusulkan dana sebesar Rp4 miliar untuk kebutuhan dasar atlet, mulai dari makan, penginapan, hingga persiapan teknis. Selain itu, insentif bulanan sebesar Rp200 ribu bagi atlet lolos Porprov juga diusulkan sejak Januari hingga Oktober 2026.

Tambahan dana pembinaan sekitar Rp1 miliar akan direalisasikan pada Mei, dengan pembagian berdasarkan target medali tiap cabor. Skema ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi terhadap potensi prestasi. 

“Semakin besar peluang medali, semakin besar pula dukungan pembinaan,” tambah Herman.

Sebagai motivasi tambahan, "ujar Herman, KONI Indramayu mengusulkan kenaikan bonus bagi atlet peraih medali emas. Jika sebelumnya bonus berada di kisaran Rp50 juta, kini diusulkan naik menjadi Rp75 juta untuk emas perorangan. Formulasi final masih menunggu persetujuan, namun langkah ini diyakini akan meningkatkan semangat juang atlet.

Dengan persiapan matang, dukungan anggaran, serta target yang realistis, KONI Indramayu optimistis mampu meningkatkan prestasi di Porprov Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Bogor, Depok, dan Bekasi.

“Indramayu siap bersaing, bukan hanya berpartisipasi. Kami ingin menunjukkan bahwa atlet-atlet daerah mampu berprestasi dan mengharumkan nama kabupaten di tingkat provinsi,” pungkas Herman. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Pelantikan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 di Pendopo Indramayu, Rabu (22/4/2026), yang semestinya menjadi momentum penguatan organisasi olahraga, justru meninggalkan tanda tanya besar terkait legitimasi dan soliditas internal.

Acara yang digadang sebagai tonggak awal kepemimpinan baru itu berlangsung tanpa kehadiran Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Absennya kepala daerah dalam momen strategis ini dinilai sebagai sinyal lemahnya daya dorong KONI di tingkat kabupaten. Kritik pun bermunculan, bukan hanya soal dukungan eksternal, tetapi juga mengenai kemampuan KONI Indramayu membangun komunikasi politik dan memastikan dukungan penuh dari pemangku kebijakan.

Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Indramayu Ahmad Syadali, Ketua Umum KONI Jawa Barat Muhammad Budiana, serta Ketua KONI Indramayu Yogi Kurniawan. Namun kehadiran mereka belum cukup menutup kesan bahwa pelantikan berlangsung tanpa dukungan simbolik yang semestinya bisa diamankan oleh organisasi olahraga terbesar di daerah.

Ketiadaan bupati dalam acara ini memperlihatkan potensi persoalan lebih dalam: lemahnya lobi, komunikasi politik, dan strategi pendekatan yang seharusnya menjadi fondasi awal kepengurusan. Jika sejak pelantikan saja KONI gagal menghadirkan dukungan simbolik dari pucuk pimpinan daerah, maka wajar jika muncul keraguan terhadap kemampuan mereka memperjuangkan hal-hal lebih besar seperti anggaran, fasilitas, dan kebijakan olahraga.

Pelantikan yang mestinya menjadi panggung menunjukkan kekuatan organisasi justru berbalik menjadi indikator rapuhnya konsolidasi. Tanpa legitimasi kuat dan dukungan solid, KONI Indramayu berpotensi menghadapi jalan terjal bahkan sebelum program kerja dijalankan. Hingga acara berakhir, tidak ada penjelasan terbuka yang mampu meredam pertanyaan publik. Akibatnya, kepengurusan baru ini bukan hanya dibebani target prestasi, tetapi juga keraguan sejak hari pertama.

Jika kondisi ini tidak segera dibenahi, KONI Indramayu berisiko memulai periode kepemimpinannya dalam bayang-bayang ketidakpercayaan. Situasi ini jelas lebih sulit diatasi dibanding sekadar mengejar medali di arena olahraga. Tantangan terbesar mereka bukan hanya membangun prestasi, melainkan membangun legitimasi dan kepercayaan publik yang sudah goyah sejak awal.

Dampak ke Depan Bagi KONI Indramayu

Tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah, program pembinaan atlet berisiko tidak berjalan optimal. Anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk pelatihan, fasilitas, dan kompetisi bisa tersendat jika komunikasi politik tidak segera diperbaiki.

KONI sangat bergantung pada dukungan APBD. Lemahnya legitimasi dan absennya simbol dukungan dari bupati dapat membuat alokasi anggaran olahraga menjadi prioritas rendah. Akibatnya, fasilitas olahraga bisa stagnan atau bahkan menurun kualitasnya.

Atlet, pelatih, klub olahraga, hingga masyarakat luas bisa kehilangan kepercayaan terhadap kepengurusan baru. Jika sejak awal sudah dipertanyakan, maka setiap kebijakan atau program akan lebih mudah diragukan dan sulit mendapatkan dukungan moral.

Minim legitimasi sering kali memicu friksi di dalam organisasi. Kepengurusan baru bisa menghadapi resistensi dari pihak-pihak yang merasa tidak terakomodasi, sehingga energi organisasi lebih banyak tersita untuk meredam konflik ketimbang membangun prestasi.

Indramayu berpotensi kehilangan momentum dalam peta olahraga Jawa Barat. Ketika daerah lain memperkuat konsolidasi, Indramayu justru sibuk dengan isu legitimasi. Hal ini bisa berdampak pada minimnya prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Dunia usaha dan sponsor biasanya melihat legitimasi organisasi sebelum memberikan dukungan. Jika KONI dianggap rapuh secara politik dan organisasi, maka peluang mendapatkan sponsor atau mitra strategis akan semakin kecil. (WH)

Garut, Cakralensa.com – Semangat juang dan tekad kuat ditunjukkan TAKSAKA Indramayu dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-18 Garut 2026. Meski tanpa dukungan anggaran dari APBD Indramayu, tim muda ini berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan melaju ke babak 8 besar usai menaklukkan GJM Kota Bandung.


Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. TAKSAKA Indramayu tampil penuh determinasi sejak awal pertandingan, memperlihatkan permainan disiplin, kerja sama solid, serta mental bertanding yang matang. Menghadapi tim kuat asal Kota Bandung, para pemain tetap percaya diri dan mampu mengendalikan jalannya laga hingga memastikan kemenangan.


Perjalanan TAKSAKA Indramayu di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-18 Garut 2026 ini tidaklah mudah. Dengan keterbatasan fasilitas dan pendanaan, mereka tetap konsisten menunjukkan performa terbaik. Dukungan pelatih, offisial, serta kuatnya kebersamaan tim menjadi kunci utama keberhasilan mereka sejauh ini.


“Kami datang dengan tekad, bukan kemewahan. Anak-anak bermain dengan hati dan semangat untuk membawa nama Indramayu,” ujar Uho Al-Khudry, Ketua Umum Pengkab PBVSI Indramayu.


Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim. “Perjuangan ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak, mulai dari atlet, pelatih, hingga dukungan masyarakat Indramayu. Kami memang tidak memiliki dukungan anggaran dari APBD Indramayu, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap berprestasi. Justru ini menjadi pembuktian bahwa dengan komitmen dan kebersamaan, kita bisa bersaing di level mana pun,” tambahnya.


Uho juga berharap ke depan pembinaan atlet usia muda di Indramayu mendapat perhatian lebih. “Potensi mereka sangat besar. Jika didukung dengan fasilitas serta pendanaan yang memadai, bukan tidak mungkin Indramayu bisa menjadi kekuatan baru di kancah bola voli daerah maupun nasional,” ujarnya.

Keberhasilan melangkah ke babak 8 besar menjadi motivasi tambahan bagi TAKSAKA Indramayu untuk terus melaju lebih jauh. Mereka bertekad membuktikan bahwa tim daerah dengan segala keterbatasan mampu bersaing, bahkan mengungguli tim-tim besar.


Kini, langkah TAKSAKA Indramayu semakin dinanti. Dengan semangat pantang menyerah, mereka bukan hanya berjuang untuk kemenangan, tetapi juga membawa harapan serta kebanggaan bagi masyarakat Indramayu.


Indramayu, Cakralensa.com - Klub TAKSAKA Indramayu menunjukkan mental juara saat menyingkirkan Klub GJM Kota Bandung dalam laga panas Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-18 Garut 2026. Bertanding di GOR Cikuray, kawasan SOR RAA Adiwijaya, Garut, Sabtu (18/04/2026), TAKSAKA sukses membalikkan keadaan dan menang dramatis dengan skor 3-1.

Pertandingan diawali dengan tekanan dari GJM yang tampil agresif sejak set pertama. TAKSAKA harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16-25. Namun, alih-alih terpuruk, tim asal Indramayu ini justru bangkit dengan determinasi tinggi.

Set kedua menjadi titik balik. Permainan solid dan komunikasi yang semakin rapi membuat TAKSAKA berhasil menyamakan kedudukan setelah menang 25-22. Momentum itu terus dijaga pada set ketiga dengan kemenangan 25-21.

Puncak ketegangan terjadi di set keempat. Kedua tim saling kejar poin dalam laga yang menegangkan hingga angka-angka akhir. Dalam situasi penuh tekanan, TAKSAKA menunjukkan ketenangan luar biasa dan menutup pertandingan dengan kemenangan tipis 25-23, sekaligus memastikan tiket ke babak 8 besar.

Kapten tim TAKSAKA Indramayu, Rizky, menyebut kemenangan ini sebagai bukti kekuatan mental timnya.

“Kami sempat jatuh di set pertama, tapi tidak menyerah. Kunci kami ada di kekompakan dan kepercayaan satu sama lain. Di lapangan, kami berjuang bukan sebagai individu, tapi sebagai satu tim. Kemenangan ini untuk semua yang sudah mendukung kami,” ungkapnya penuh semangat.

Sementara itu, pelatih TAKSAKA Indramayu, Toni Takarasel, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit di tengah tekanan.

“Ini pertandingan yang menguji mental. Setelah kalah di set pertama, anak-anak bisa tetap tenang dan disiplin menjalankan strategi. Mereka belajar cepat dan itu yang membuat perbedaan. Tapi perjalanan belum selesai, di 8 besar nanti kami harus lebih siap, lebih fokus, dan lebih konsisten,” tegas Toni.

Dengan kemenangan impresif ini, TAKSAKA Indramayu tidak hanya melangkah ke babak 8 besar, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa mereka adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan di Kejurda U-18 Garut 2026.

Garut, Cakralensa.com – Laga penuh tensi tinggi tersaji dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Voli U-18 yang digelar di GOR Cikuray, kawasan SOR RAA Adiwijaya, Garut, Rabu (15/04/2026). Tim putra TAKSAKA Indramayu sukses mencatatkan kemenangan dramatis usai menumbangkan PATRIOT Bandung dengan skor 2-1.


TAKSAKA harus mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan. Pada set pertama, tim yang diperkuat Rizky dan kawan-kawan kesulitan mengimbangi permainan cepat dan solid dari PATRIOT Bandung. Alhasil, mereka harus rela kehilangan set pembuka dengan skor 21-25.


Namun, situasi berubah drastis di set kedua. Di bawah komando sang kapten, Rizky, TAKSAKA tampil jauh lebih agresif dan disiplin. Kombinasi serangan tajam serta pertahanan rapat membuat PATRIOT kehilangan ritme permainan. TAKSAKA pun mendominasi jalannya set dan menutupnya dengan kemenangan telak 25-10, memaksa laga berlanjut ke set penentuan.


Memasuki set ketiga, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kedua tim saling berbalas poin dalam rally panjang yang memukau penonton. Adu strategi dan ketahanan mental menjadi kunci dalam set krusial ini. Meski mendapat tekanan, TAKSAKA mampu menjaga fokus hingga akhirnya mengunci kemenangan tipis 18-16.


Kapten TAKSAKA Indramayu, Rizky, mengakui timnya sempat berada di bawah tekanan, namun mampu bangkit berkat kekompakan tim.


“Kami sempat tertekan di set pertama, tapi itu jadi pelajaran penting buat kami. Di set kedua dan ketiga, kami bermain lebih fokus, saling percaya, dan tidak mudah menyerah. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim. Untuk pertandingan besok, kami siap bertarung habis-habisan demi lolos ke fase berikutnya,” ujarnya.


Sementara itu, pelatih TAKSAKA Indramayu, Toni Takarasel, mengapresiasi mental bertanding anak asuhnya yang dinilai semakin matang.


“Saya bangga dengan mental anak-anak hari ini. Mereka mampu bangkit setelah kalah di set pertama dan menunjukkan karakter tim yang kuat. Evaluasi tetap ada, terutama dalam menjaga konsistensi permainan. Untuk laga berikutnya, kami akan mempersiapkan strategi yang lebih matang karena itu adalah pertandingan penentuan bagi kami,” ungkapnya.


Kemenangan ini menjadi modal penting bagi TAKSAKA Indramayu untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Meski demikian, tantangan berat sudah menanti di laga selanjutnya saat mereka dijadwalkan menghadapi Klub Samudra N.A asal Kabupaten Bekasi pada Kamis (16/04/2026) pukul 13.00 WIB. Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat kedua tim sama-sama mengincar tiket ke babak berikutnya. Bagi TAKSAKA, meraih kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan langkah mereka tetap berlanjut di Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-18 Garut tersebut.


Garut, Cakralensa.com — Kontingen Kabupaten Indramayu mengirimkan atlet-atlet terbaiknya melalui Klub TAKSAKA untuk berlaga di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 yang digelar di SOR RAA Adiwijaya, Senin (13/04/2026).

Tim putri TAKSAKA Indramayu tergabung dalam Grup HH bersama Triple’s Kabupaten Ciamis, GJM Kota Bandung, dan Raspati Kabupaten Sumedang. TAKSAKA Putri yang dipimpin oleh Hannin Nurin Navisa akan melakoni laga perdananya melawan Triple’s Kabupaten Ciamis pada pukul 13.00 WIB di lokasi yang sama.

Hannin mengungkapkan semangat dan kesiapan timnya dalam menghadapi kejuaraan ini. Ia menekankan pentingnya kekompakan tim dalam setiap pertandingan.

“Kami datang dengan semangat besar untuk membawa nama Indramayu. Kunci permainan kami adalah kerja sama tim dan komunikasi di lapangan. Kami akan berjuang maksimal di setiap pertandingan dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ungkap Hannin.

Sementara itu, tim putra TAKSAKA Indramayu tergabung di Grup F bersama tim kuat lainnya, yakni Bilzia Kabupaten Majalengka, Patriot Kota Bekasi, dan Samudra N.A Kabupaten Bekasi. Pada laga perdana, TAKSAKA Putra yang dikapteni oleh Rizky dijadwalkan menghadapi Bilzia Kabupaten Majalengka pada pukul 15.00 WIB.

Rizky menyampaikan optimismenya jelang pertandingan pertama. Ia menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi persaingan di fase grup.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik, teknik, maupun mental. Pertandingan pertama ini sangat penting untuk membangun kepercayaan diri tim. Kami siap memberikan permainan terbaik dan berharap bisa meraih kemenangan,” ujar Rizky.

Keikutsertaan TAKSAKA Indramayu di ajang Kejurda Voli U-18 ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam membina atlet muda berbakat. Dengan persiapan yang matang serta semangat juang tinggi dari para pemain, Taksaka diharapkan mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di ajang bergengsi tingkat Jawa Barat ini.


Garut, Cakralensa.com — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 resmi dimulai pada Senin (13/04/2026) di SOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut. Pembukaan ajang bergengsi tingkat Jawa Barat ini dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang sekaligus memberikan semangat kepada para atlet muda yang akan berlaga.

Kejurda Voli U-18 ini diikuti oleh klub putra dan putri dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka akan bersaing memperebutkan Piala Bupati Garut 2026 dalam kompetisi yang berlangsung selama sepekan, mulai 13 hingga 20 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap bersemangat dan menjadikan ajang ini sebagai wadah pembinaan serta pengembangan potensi atlet muda.

“Jaga sportifitas, tunjukkan kemampuan terbaik, dan tetap semangat dalam setiap pertandingan,” pesan Abdusy Syakur kepada para atlet.

Kejurda ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam menjaring bibit-bibit unggul bola voli dari Jawa Barat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional di masa depan.

Antusiasme peserta dan penonton pun terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Sorak dukungan dari para suporter menambah semarak suasana pertandingan, sekaligus menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk tampil maksimal.


Melalui penyelenggaraan Kejurda Voli U-18 ini, Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya bola voli, serta membangun generasi muda yang sehat, kompetitif, dan berprestasi.


Indramayu, Cakralensa.com — Semangat kemandirian ditunjukkan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Indramayu dengan memastikan keikutsertaan dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli Indoor U-18 antar klub se-Jawa Barat yang akan berlangsung di Garut.

Dalam ajang tersebut, PBVSI Indramayu akan menurunkan tim terbaiknya melalui klub TAKSAKA Indramayu. Hebatnya, seluruh persiapan hingga keberangkatan tim dilakukan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan hasil kolaborasi dan dukungan berbagai pihak.

Bupati Lucky Hakim memberikan apresiasi tinggi atas langkah tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan PBVSI Indramayu menjadi contoh konkret bahwa organisasi olahraga dapat tumbuh secara mandiri.

“Ini bukan hanya soal ikut kompetisi, tapi juga menunjukkan bahwa olahraga bisa berkembang dengan kreativitas dan kebersamaan tanpa bergantung pada APBD,” ujar Lucky Hakim saat menerima pengurus PBVSI di Pendopo Indramayu, Selasa (7/4/2026).

Ia juga mengapresiasi peran Plt Kepala DPMD Indramayu, Atang Suwandi, yang bersedia menjadi manajer tim TAKSAKA Indramayu.

“Keterlibatan beliau menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan insan olahraga. Semoga tim bisa tampil maksimal dan membawa hasil membanggakan,” tambahnya.

Lebih jauh, Lucky menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga berbasis komunitas. Dengan keterbatasan anggaran daerah, menurutnya, kemandirian organisasi menjadi kunci keberlanjutan prestasi.

“Kita ingin olahraga hidup di tengah masyarakat, bukan hanya bergantung pada program pemerintah,” tegasnya.

Kejurda ini akan diikuti oleh puluhan klub dari berbagai daerah di Jawa Barat. PBVSI Indramayu pun telah menyiapkan tim secara serius, termasuk dukungan teknis dan fasilitas yang memadai hasil kerja sama lintas sektor.

Ketua Pengkab PBVSI Indramayu, Uho Al Khudry, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam pembinaan atlet muda.

“Kami ingin membangun fondasi kuat bagi bola voli Indramayu. Kejurda ini menjadi momentum untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan bahwa kami bisa mandiri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan berpartisipasi tanpa APBD menjadi bukti kuat bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam pengembangan olahraga daerah.

Dengan semangat tersebut, semoga TAKSAKA Indramayu mampu bersaing dan melahirkan talenta-talenta muda potensial yang ke depan bisa mengharumkan nama Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.


Cakralensa.com - Indramayu Soccer Challenge 2026 menjadi momentum positif bagi pembinaan sepak bola usia dini sekaligus ajang mempererat silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 1447 H. Kegiatan yang digagas oleh Izun Sport Soccer Academy (ISA) ini berlangsung di Stadion Tridaya Indramayu, Sabtu (28/03/2026).

Ketua pelaksana, Rici Vauzi, menjelaskan bahwa turnamen ini difokuskan untuk Sekolah Sepak Bola (SSB) yang masih memiliki tim usia 15 tahun. Meski diikuti oleh enam tim, kegiatan ini tetap membawa semangat besar dalam mendorong anak-anak agar aktif bergerak dan mencintai olahraga, khususnya sepak bola.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi anak-anak agar tetap mau bergerak dan bermain sepak bola. Di era sekarang, tantangan terbesar adalah anak-anak lebih memilih bermain game atau ‘mabar’ daripada berkeringat di lapangan,” ujar Rici.

Mengusung nuansa halal bihalal, turnamen ini juga menjadi ajang berkumpulnya para pelatih, pemain, dan komunitas sepak bola lokal dalam suasana penuh keakraban. Selain bertanding, para peserta dan penyelenggara memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan sosial pasca Lebaran.

Rici juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendukung kegiatan positif anak-anak di luar ruangan. Menurutnya, olahraga seperti sepak bola, basket, maupun voli dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter sekaligus menjauhkan anak dari pengaruh negatif.

“Di usia remaja, terutama tingkat SMP, anak-anak rentan terpengaruh hal-hal negatif seperti kecanduan gadget hingga pergaulan yang tidak sehat. Karena itu, penting bagi orang tua untuk menyalurkan energi mereka ke kegiatan yang positif, seperti bergabung dengan SSB terdekat,” tambahnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh ISA ini juga menjadi bentuk silaturahmi antar komunitas sepak bola di Indramayu. Meski digelar secara sederhana, harapannya kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan olahraga serta pembinaan generasi muda di daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai positif yang diusung, Indramayu Soccer Challenge 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga inspirasi bagi masyarakat untuk terus mendorong anak-anak aktif, sehat, dan berprestasi. (Wira)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget