Articles by "Sport"
Abrakadabra Konser Adat Air Bersih Aksi Damai Aksi Sosial Alam Analisis Anggaran Daerah Arahan Aset Daerah Aspirasi Asusila Atlet Bali Bandung Bandung Zoo Banjarnegara BANPEM Sekolah Bansos Bantuan Basket Bawaslu Bisnis BMKG BOPO BPK RI BPNT Brimob BSMSS Budaya Budidaya BUMD Bupati Calon Kepala Sekolah CalonKepalaSekolah Cantigi Cirebon Covid 19 CPNS CV DIK CV DIK Bantah Tuduhan Monopoli Daerah Demokrat Depok Desa Dieng Dieng Culture Festival Dieng Culture Festival 2026 Disdik Indramayu DisdikIndramayu Disnaker DPMD DPRD DPRD Indramayu Dugaan Korupsi Dugaan Pungli Edukasi Ekonomi Entertainment Gallery Photo Gallery Video Garda Pemuda Nasdem Garut Gaya Hidup Hak Pekerja Hari Kesaktian Pancasila Hari Santri Nasional Health Hibah Hiburan Hoax Honorer Hukum Hukum & Kriminal HUT Kemerdekaan RI HUT RI HUT TNI Indonesia Indramayu Info Mudik informasi Infrastruktur Inspektorat ITE Jakarta Jambore Basket 2026 Jatibarang Jawa Barat Jawa Tengah JawaBarat Jazz Atas Awan Judi Kajian Religi KAMTIBMAS Kandanghaur Karawang Karnaval SCTV Kejaksaan Kejaksaan Agung Kemerdekaan Kesehatan Kinerja Direksi KNPI KNPI Indramayu KNPI JABAR Kodim 0616 Kodim Indramayu Konflik KONI Konser Ditunda Korupsi APBD KPK KPU Kriminal Kuliner Kunker Lapesdam NU Lebaran Lohbener LPK Kaina Indonesia LSM Gapura LSM Penjara Lucky Hakim Mahasiswa Metro Miras Misteri MLM MTQ Musda Musik Narkoba Nasional Nelayan NKRI NRW Olahraga Pelajar Ono Surono Opini Ormas OTO Pancasila Pasar Pasar Jatibarang Patrol PBVSI PC NU PDAM PDI Perjuangan PDIP Pedagang Pelayanan Publik Pelestarian Budaya Pembangunan Pemda Pemerintah Daerah PemkabIndramayu Pemkot Bandung Pemuda Pencurian Pendapatan Pendidikan Pendidikan Indramayu PendidikanIndramayu Pengabdian Pengadaan Buku Pengadaan Sekolah Penonton Kecewa Perbasi Cup Perbasi Indramayu Perda Perdes Peristiwa Perkawinan Anak Perlindungan Anak Perlindungan Konsumen Persatuan Pertamina Pertanahan Pertanian Perumdam TDA Pesantren Pileg Pilkada Pilkades Pilpres PJTKI PJU PKK PNS Politik POLRI Potret PPP Premanisme Prestasi PT BIMJ PTSL Pungutan Liar PUPR Ramadan ramadhan Razia Retribusi Pasar Revitalisasi Rutilahu Sampah Sapa Warga SatpolPP SBMI Sejarah Seni Seni Tradisional Sindang Sirojudin Sliyeg Sorotan Pendidikan Sosial Sport STPI Sukra Sunatan Masal Tani Teknologi Temuan BPK Tips TKI TKW TNI Tradisi Traffiking Transparansi Transparansi Anggaran Uang Palsu UMKM Universitas Wiralodra Unwir Upacara Voli Volli Wanoja PDI Perjuangan Warisan Budaya Widasari Wisata YSG Kaina Indonesia Zumba


Indramayu, Cakralensa.com – GOR Dharma Ayu, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Sabtu (19/9/2026), mendadak bergemuruh. Sorak-sorai suporter dan padatnya penonton mengiringi partai puncak Perbasi Cup Season 2 Tahun 2026.

Bukan sekadar pertandingan biasa. Final turnamen bola basket antarpelajar yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Indramayu itu mempertemukan dua sekolah yang sejak awal menjadi perhatian, yakni SMAN 1 Indramayu dan SMAN 1 Sindang.

Duel panas bahkan terjadi di dua kategori sekaligus. Baik sektor putra maupun putri sama-sama mempertemukan kedua sekolah tersebut.

Hasil akhirnya membuat nama SMAN 1 Sindang menjadi sorotan. Sekolah tersebut berhasil menyapu bersih gelar juara pertama tingkat SMA/K, baik putra maupun putri.


Pencapaian itu menjadi salah satu cerita paling menarik dari Perbasi Cup Season 2 tahun ini. Namun, di balik perebutan trofi dan riuhnya suporter, turnamen tersebut membawa misi yang jauh lebih besar: mencari dan membina calon atlet basket masa depan Kabupaten Indramayu.

Ketua Pengcab Perbasi Kabupaten Indramayu, Herman Indra Susanto, mengatakan Perbasi secara rutin menggelar kompetisi dua kali dalam setahun. Agenda tersebut menjadi bagian dari program pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kita secara rutin menggelar kompetisi setahun dua kali. Tujuannya untuk pembinaan. Cuma memang ada misi lain yang kita selenggarakan sekarang, yaitu kita mau berangkat dan fokus ke ajang Porprov Jabar,” ujar Herman.

Menurut Herman, tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga bola basket memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Indramayu.

Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan pertandingan, tetapi juga menjadi energi bagi proses pembinaan atlet.

“Alhamdulillah, support dari masyarakat terhadap Perbasi Cup Season 2 ini luar biasa. Insya Allah kita bisa berangkat ke ajang Porprov dari hasil yang kita selenggarakan ini,” katanya.

Bagi Perbasi Indramayu, kompetisi rutin menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan sekaligus mental bertanding para pemain muda.

Sebab, kemampuan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh teknik bermain. Pengalaman menghadapi tekanan, keberanian mengambil keputusan saat pertandingan, hingga kemampuan menjaga mental ketika berhadapan dengan lawan tangguh juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet.


Persiapan menuju Porprov Jabar 2026 menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan Perbasi Cup Season 2.

Para pemain dari berbagai sekolah mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dari sinilah proses penjaringan atlet dilakukan untuk menemukan pemain-pemain yang dinilai memiliki potensi dan prestasi.

Herman pun memberikan motivasi kepada para pemain agar tidak takut bermimpi besar dan berani memasang target prestasi.

Ia menegaskan, kondisi maupun keterbatasan yang dimiliki seorang atlet tidak semestinya menjadi alasan untuk berhenti mengejar prestasi.

“Keterbatasan tidak menghalangi kita untuk berprestasi,” tegas Herman.

Pesan tersebut menjadi penting bagi para atlet muda yang masih berada dalam tahap awal perjalanan mereka di dunia olahraga.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T.

Menurut Yogi, kompetisi seperti Perbasi Cup memiliki fungsi penting dalam proses pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet sejak usia pelajar.

“Bagus ya, event-event seperti ini setiap tahun berlangsung dalam rangka mencari bibit-bibit atlet,” ujar Yogi.

Ia menyebut, Perbasi Cup juga menjadi salah satu bagian dari proses persiapan tim basket Kabupaten Indramayu untuk menghadapi Porprov Jabar 2026.


Atlet-atlet dari berbagai sekolah dipantau berdasarkan kemampuan dan prestasinya selama mengikuti kompetisi. Mereka yang memiliki potensi kemudian dapat dipersiapkan untuk masuk dalam kekuatan tim Kabupaten Indramayu.

“Dari sini juga sekaligus pengukuhan tim Porprov, yang terdiri dari beberapa sekolah. Jadi dijaring mana atlet-atlet yang punya potensi dan punya prestasi, akhirnya dibentuk satu tim Porprov yang akan maju di laga nanti Oktober dan November,” jelasnya.

Dengan mekanisme tersebut, kompetisi antarpelajar tidak berhenti ketika pertandingan final selesai. Justru dari kompetisi itulah proses berikutnya dimulai: pemantauan, penjaringan, pembinaan, dan pembentukan tim.

Selain persaingan di dalam lapangan, atmosfer pertandingan juga menjadi daya tarik tersendiri.


Dukungan suporter membuat GOR Dharma Ayu dipenuhi energi pertandingan. Teriakan dan dukungan penonton mengiringi perjuangan para pemain yang tampil di partai final.

Yogi pun mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat.

“Mewahnya sih relatif ya, tapi meriahnya itu luar biasa,” katanya.

Bagi penyelenggara, kemeriahan tersebut menjadi bukti bahwa kompetisi olahraga di tingkat pelajar mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus menciptakan ruang positif bagi generasi muda.

Perbasi Cup Season 2 Tahun 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi juara.

Kemenangan SMAN 1 Sindang di sektor putra dan putri menjadi salah satu hasil penting dari kompetisi tersebut. Namun, jauh lebih penting adalah bagaimana turnamen ini menjadi bagian dari proses panjang membangun regenerasi atlet basket Kabupaten Indramayu.


Pembinaan atlet membutuhkan kerja bersama. Perbasi, sekolah, orang tua, KONI, pemerintah daerah, serta masyarakat memiliki peran masing-masing untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan atlet muda.

Dengan kompetisi yang digelar secara rutin, para pemain tidak hanya mendapatkan kesempatan bertanding, tetapi juga belajar menghadapi kemenangan, kekalahan, tekanan, dan persaingan.

Dari lapangan-lapangan sekolah itulah, bibit-bibit baru diharapkan tumbuh. Dan dari Perbasi Cup Season 2, Indramayu kembali menanam investasi untuk masa depan basketnya. Hari ini bertanding sebagai pelajar, esok membawa nama Indramayu di panggung yang lebih tinggi. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com — Geliat bola basket usia dini di Jawa Barat kembali bergairah. Sebanyak 15 tim tingkat SD dan SMP dari berbagai daerah di Jawa Barat ambil bagian dalam YSG Kaina Indonesia Basketball Jambore 2026 yang digelar di GOR Dharma Ayu, Kabupaten Indramayu.

Turnamen yang digagas LPK Kaina Indonesia ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus bertukar pengalaman dengan pemain dari daerah lain.

Direktur LPK Kaina Indonesia sekaligus Ketua Panitia YSG Kaina Indonesia Basketball Jambore 2026, Teguh Adi Koesoemah Putra, mengatakan turnamen tersebut memang dirancang sebagai bagian dari upaya pengembangan bola basket sejak usia dini.

“Tujuan kegiatan ini untuk peningkatan atau pengembangan bola basket usia dini. Pesertanya dari SD dan SMP yang ada di wilayah Jawa Barat,” ujar Teguh, Sabtu (05/09/2026).

Yang membuat turnamen ini semakin menarik, para pemenang tidak berhenti sampai pada kompetisi tingkat Jawa Barat. Mereka akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional melalui Champion League.


Sementara itu, panitia juga menyiapkan skema hadiah berupa voucher bagi para juara. Voucher tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung keikutsertaan pada kompetisi tingkat nasional.

Ada hal berbeda yang ingin dibangun LPK Kaina Indonesia melalui turnamen tersebut. Selain menghadirkan persaingan di lapangan, panitia mencoba menghidupkan kembali suasana entertainment dalam kegiatan olahraga. Konsep tersebut diharapkan membuat pertandingan menjadi lebih menarik, baik bagi atlet maupun penonton.

“Kita mencoba memadukan antara entertainment dengan olahraga. Kalau dulu waktu SMP mungkin ada dance dan sebagainya, nah ini sudah mulai dipadukan lagi,” kata Teguh.

Menurutnya, perpaduan olahraga dan hiburan tersebut juga menjadi upaya untuk menghidupkan kembali atmosfer kegiatan olahraga di Indramayu.

Turnamen ini sekaligus menjadi penyelenggaraan perdana. Namun, LPK Kaina Indonesia memastikan kegiatan serupa diharapkan dapat kembali digelar pada masa mendatang dengan menyesuaikan kalender kompetisi Perbasi.


Teguh juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi atlet muda. Sebab, padatnya agenda turnamen dapat membuat waktu pemulihan pemain menjadi sangat terbatas.

“Dari turnamen sebelumnya sampai turnamen yang ke depan jaraknya tidak boleh pendek. Kasihan atletnya,” ujarnya.

Bagi Teguh, salah satu manfaat penting dari turnamen tingkat Jawa Barat adalah terbukanya kesempatan bagi atlet Indramayu untuk berinteraksi langsung dengan pemain dari daerah lain.

Ia berharap para pemain muda Indramayu tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kompetisi.

“Harapannya, khususnya atlet-atlet di Indramayu mendapat treatment, sharing ataupun transfer skill dari kabupaten-kabupaten lain, sehingga ke depannya Indramayu bisa lebih maju lagi,” tutur Teguh.

Ia pun memberikan pesan sederhana kepada seluruh peserta yang bertanding.

“Semangat, sportif, dan jaga emosi,” pesannya.

Sementara itu, KONI Kabupaten Indramayu memberikan apresiasi terhadap langkah LPK Kaina Indonesia menggelar turnamen basket tingkat SD dan SMP se-Jawa Barat tersebut.

Apresiasi disampaikan Sekretaris KONI Indramayu, H. Maman Kostaman. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dalam pembinaan olahraga sangat penting untuk memperkuat proses regenerasi atlet.

“Saya memberikan apresiasi kepada LPK Kaina yang sudah bisa melaksanakan turnamen basket SD-SMP se-Jawa Barat,” kata Maman.

Ia menilai pembinaan olahraga tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan organisasi olahraga. Dunia usaha maupun lembaga swasta juga memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet.

“Dunia olahraga ini bukan hanya kewajiban pemerintah dan KONI. Entitas swasta juga harus bisa mendorong bagaimana pembibitan dunia olahraga ini bisa berjalan,” ujarnya.

Menurut Maman, bola basket memiliki basis penggemar yang cukup besar di Indramayu. Sejumlah klub juga telah berkembang dan menjadi bagian dari pembinaan atlet di daerah.

Karena itu, usia SD dan SMP dianggap menjadi fase penting dalam menyiapkan atlet masa depan.

“Usia emas ini dimulai dari SD, SMP sehingga nanti diharapkan menjadi atlet masa depan dalam jangka waktu lima sampai tujuh tahun,” jelasnya.

Melihat antusiasme peserta dan penonton, Maman berharap YSG Kaina Indonesia Basketball Jambore tidak berhenti pada pelaksanaan perdana.


Ia bahkan mendorong agar turnamen tersebut dapat menjadi agenda tahunan di Kabupaten Indramayu.

“Tadi saya sudah ngobrol dengan Mas Teguh, event yang diadakan Kaina ini bisa menjadi event tahunan. Dan kalau se-Jawa Barat, luar biasa. Indramayu bisa mengadakan turnamen basket SD-SMP se-Jawa Barat,” katanya.

Maman juga menyoroti kualitas permainan atlet muda yang bertanding. Menurutnya, kemampuan teknik dasar para pemain sudah cukup terlihat, mulai dari penguasaan bola hingga kemampuan dribble.

Ia menilai modal tersebut harus dijaga melalui latihan yang berkesinambungan.

“Ini tergantung daripada kontinuitas pelatihan dan metode pelatihan,” ujarnya.

Maman menyebut Indramayu sebenarnya memiliki modal yang cukup baik untuk mengembangkan olahraga basket. Selain klub yang mulai berkembang, Indramayu juga memiliki pelatih yang telah memiliki sertifikasi.

Namun, pembinaan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara Perbasi, KONI, klub, pelatih, sekolah, dan orang tua agar potensi atlet muda dapat berkembang secara maksimal.

“Bagaimana sinergi nanti antara Perbasi Indramayu, KONI, kemudian kalau setingkat SD ini dengan para orang tua,” katanya.

Ia menambahkan, penampilan para atlet dalam turnamen menunjukkan bahwa kemampuan dasar basket sudah mulai terbentuk sejak usia dini.

“Penguasaan teknik, dribble dan sebagainya sudah kelihatan. Di usia dini juga sudah terlihat. Tinggal bagaimana kontinuitas pelatihan mereka. Teknik-teknik dasar mereka sudah bagus sekali,” pungkasnya.


YSG Kaina Indonesia Basketball Jambore 2026 pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Dari GOR Dharma Ayu Indramayu, turnamen ini menjadi salah satu panggung untuk melihat sekaligus menempa calon-calon atlet basket masa depan Jawa Barat.

Jika pembinaan, kompetisi, dan dukungan berbagai pihak terus berjalan berkesinambungan, bukan tidak mungkin dari lapangan-lapangan basket usia dini inilah kelak lahir pemain yang membawa nama Indramayu dan Jawa Barat ke level nasional bahkan lebih tinggi. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai gelaran Zumba Party yang diselenggarakan oleh Halona Fit Club Rumah Sehat di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang digelar untuk ketiga kalinya ini sukses menarik antusiasme masyarakat dengan diikuti lebih dari 100 peserta.

Mengusung tema "Beach Hawai Outfit" atau pakaian pantai hawai, seluruh peserta tampil mengenakan busana bernuansa musim panas yang berwarna-warni. Konsep tersebut dipilih untuk menghadirkan suasana yang lebih santai, ceria, sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan diri saat berolahraga.

Acara berlangsung semakin meriah dengan kehadiran lima instruktur Zumba yang berasal dari berbagai daerah, yakni Zin Putri, Zin Diana, Zin Ayuni, Zin Waty, dan Zin Destri dari Indramayu, Cilegon, dan Banten. Dengan iringan musik enerjik dan gerakan yang dinamis, para instruktur berhasil membakar semangat peserta sejak awal hingga akhir acara.

Panitia penyelenggara, Candra, mengatakan bahwa Zumba Party bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota komunitas dan masyarakat yang memiliki minat terhadap gaya hidup sehat.

"Ini merupakan Zumba Party yang ketiga kami selenggarakan. Tema pakaian pantai dipilih agar peserta bisa lebih bebas berekspresi dan menikmati suasana yang berbeda. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran lebih dari 100 peserta," ujar Candra.


Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi motivasi bagi Halona Fit Club Rumah Sehat untuk terus menghadirkan kegiatan olahraga yang inovatif dan menghibur, sehingga semakin banyak masyarakat yang terdorong menjalani pola hidup sehat.

Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar komunitas Zumba dari berbagai daerah. Kehadiran instruktur dari luar Indramayu menunjukkan semakin luasnya jaringan komunitas yang terbangun melalui kegiatan tersebut.

Halona Fit Club Rumah Sehat yang berlokasi di Ruko Grand Royal 1, Indramayu, selama ini aktif menyelenggarakan berbagai program kebugaran bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti Zumba Party, komunitas tersebut berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Gelaran Zumba Party ditutup dengan sesi foto bersama, pembagian doorprize, serta momen kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antarpeserta. Panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan menghadirkan lebih banyak peserta maupun instruktur dari berbagai daerah. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat kebersamaan dan kemeriahan begitu terasa dalam gelaran Karnaval SCTV yang berlangsung di Kabupaten Indramayu pada Minggu (12/07/2026). Di antara ribuan peserta dan pengunjung yang memadati lokasi acara, Trampolim Dance Fitness Indonesia hadir sebagai salah satu peserta yang turut memeriahkan jalannya karnaval dengan penampilan yang atraktif, energik, dan penuh semangat.

Rombongan Trampolim Dance Fitness Indonesia berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval. Dengan penampilan yang kompak, enerjik, serta penuh antusias, mereka menyapa warga dan menciptakan suasana yang semakin meriah. Tepuk tangan dan sorak sorai dari para penonton menjadi bukti apresiasi atas partisipasi yang ditampilkan.


Keikutsertaan Trampolim Dance Fitness Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga menjadi wujud dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara masyarakat, komunitas, dan berbagai elemen daerah. Momentum ini sekaligus menjadi ajang untuk menunjukkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kebanggaan terhadap Kabupaten Indramayu.

Karnaval SCTV sendiri menghadirkan beragam hiburan yang disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan warga dari berbagai daerah hadir untuk menikmati rangkaian acara, mulai dari parade peserta, penampilan artis, hingga berbagai hiburan menarik yang berlangsung sepanjang hari.


Melalui keikutsertaan dalam Karnaval SCTV 2026, Trampolim Dance Fitness Indonesia berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan serta menjadi bagian dari semangat membangun kebersamaan, persatuan, dan hiburan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen komunitas dalam mengajak masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas dance fitness yang menyenangkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat juang para atlet pelajar Kabupaten Indramayu terus menyala menjelang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026. Kontingen Kabupaten Indramayu secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., pada Kamis (2/7/2026) di halaman Kantor Disparra Kabupaten Indramayu.

POPWILDA Jawa Barat 2026 akan berlangsung pada 6–11 Juli 2026 di Kota Cirebon. Kabupaten Indramayu tergabung dalam Wilayah III bersama Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Pangandaran.

Pada ajang tersebut, ada lima cabang olahraga, yakni bola basket, bola voli indoor, pencak silat, sepak bola, dan sepak takraw. Seluruh atlet Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Indramayu di tingkat wilayah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Indramayu yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., menegaskan bahwa pelepasan kontingen merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga pelajar.

Menurutnya, seluruh atlet harus menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk menunjukkan hasil dari latihan yang telah dijalani dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


"Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, serta mengharumkan nama daerah di tingkat wilayah," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Dr. Ahmad Syadali juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh atlet diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam setiap pertandingan.

Sementara itu, Sekretaris Umum PBVSI Kabupaten Indramayu, Jujun Juhanda, menyampaikan bahwa pihaknya tetap memberikan dukungan penuh kepada para atlet, khususnya cabang olahraga bola voli. Menurutnya, keterbatasan anggaran yang dihadapi pada pelaksanaan POPWILDA tahun ini tidak boleh menjadi penghalang bagi semangat para atlet untuk berprestasi.


"Meskipun pada pelaksanaan POPWILDA tahun ini kami menghadapi keterbatasan anggaran, hal itu tidak akan mengurangi semangat kami untuk berjuang. PBVSI Kabupaten Indramayu tetap optimistis para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik. Kami percaya dengan kerja keras, disiplin, dan mental bertanding yang dimiliki para atlet, prestasi tetap bisa diraih. Semoga mereka mampu mengharumkan nama Kabupaten Indramayu," ujar Jujun.

Dengan semangat kebersamaan serta tekad yang kuat dari seluruh atlet, pelatih, dan ofisial, Kontingen Kabupaten Indramayu optimistis mampu bersaing di POPWILDA Jawa Barat 2026 serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, LPK Kaina Indonesia sukses menggelar Turnamen Voli Open yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Lapangan Porki, Kelurahan Kepandean, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan diikuti oleh 18 klub voli yang bersaing memperebutkan gelar juara.

Selama dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung sengit dengan menampilkan permainan yang kompetitif serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Penonton turut memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada klub-klub favorit mereka.

Setelah melewati serangkaian pertandingan, Klub BTS berhasil tampil sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang piala serta uang pembinaan sebesar Rp5.000.000. Posisi juara kedua diraih oleh Klub Al-Akbar yang memperoleh piala dan uang pembinaan sebesar Rp3.000.000, sedangkan Klub Porki menempati peringkat ketiga dengan hadiah berupa piala dan uang pembinaan sebesar Rp2.000.000.


Panitia pelaksana, Amek, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya turnamen dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari peserta maupun masyarakat.

"Alhamdulillah, Turnamen Voli Open dalam rangka HUT ke-9 LPK Kaina Indonesia dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat sportivitas. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin untuk melahirkan atlet-atlet voli berbakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarklub," ujar Amek.

Sementara itu, Direktur LPK Kaina Indonesia, Teguh Adi Koesoemah Putra, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-9 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan lembaga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda.

"Kami ingin HUT ke-9 LPK Kaina Indonesia memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui turnamen ini, kami berharap dapat memberikan ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Ke depan, LPK Kaina Indonesia akan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mendukung pengembangan sumber daya manusia, baik di bidang pendidikan, keterampilan, maupun olahraga," kata Teguh Adi Koesoemah Putra.


Turnamen Voli Open HUT ke-9 LPK Kaina Indonesia diharapkan menjadi salah satu ajang olahraga yang mampu memperkuat semangat persaudaraan, meningkatkan prestasi atlet lokal, serta menjadi hiburan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini juga diharapkan menjadi motivasi untuk menghadirkan turnamen dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Jatibarang keluar sebagai juara Piala Bupati Indramayu 2026 setelah menaklukkan Kecamatan Kandanghaur dengan skor 3-0 pada laga final yang digelar di Stadion Tridaya, Selasa (23/6/2026).

Pertandingan berlangsung di hadapan ratusan suporter yang memadati tribun stadion. Sejak menit awal, kedua tim berupaya menampilkan permainan terbaiknya. Namun, Jatibarang mampu mendominasi jalannya pertandingan melalui permainan yang lebih agresif dan organisasi pertahanan yang solid sehingga berhasil meredam serangan lawan.

Dominasi tersebut berbuah hasil manis. Jatibarang menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 dan memastikan diri sebagai kampiun kategori U-19 Piala Bupati Indramayu Tahun 2026.

Setelah pertandingan usai, panitia melanjutkan rangkaian acara penutupan turnamen dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara. Suasana stadion tetap meriah karena para pemain dan pendukung merayakan berakhirnya kompetisi yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung dalam acara penutupan sekaligus menyerahkan trofi kepada para pemenang. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen serta mengungkapkan kebanggaannya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Untuk kategori U-19, juara pertama diraih Kecamatan Jatibarang, juara kedua Kecamatan Kandanghaur, juara ketiga Kecamatan Indramayu, dan juara keempat Kecamatan Gantar," kata Lucky Hakim.

Menurutnya, turnamen tersebut memiliki manfaat lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini dinilai menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai kecamatan.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mempertahankan penyelenggaraan Piala Bupati sebagai agenda tahunan dengan melakukan evaluasi agar kualitas pelaksanaan semakin meningkat.

"Insyaallah kegiatan ini akan terus ada setiap tahun. Tentu akan terus kita evaluasi agar pelaksanaannya semakin baik," ujarnya.


Selain penyerahan hadiah untuk kategori U-19, panitia juga memberikan penghargaan kepada para juara kompetisi sepak bola antar-SSB atau akademi kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun. Penghargaan individu berupa best player juga diberikan kepada pemain yang tampil paling menonjol selama turnamen berlangsung.

Berakhirnya Piala Bupati Indramayu 2026 diharapkan semakin memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan usia muda di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola. (Deny)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) 2026 akan segera digelar di Kota Cirebon pada 6–10 Juli 2026. Kompetisi bergengsi tingkat pelajar ini akan mempertemukan para atlet terbaik cabang olahraga voli indoor dari enam daerah di Wilayah III Jawa Barat, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Pangandaran.

Menghadapi ajang tersebut, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu datang dengan semangat tinggi dan optimisme besar untuk bersaing dengan daerah-daerah lain. Tim ini akan dipimpin oleh Anfiqu Rizmala, atau yang akrab disapa Lala, yang dipercaya menjadi kapten sekaligus motor penggerak skuad putri Indramayu selama perhelatan POPWIL 2026.

Sebagai kapten, Lala diharapkan mampu menjadi komando di lapangan serta membangun semangat juang rekan-rekannya dalam setiap pertandingan. Kehadirannya menjadi salah satu kekuatan penting bagi tim yang dihuni sejumlah pemain muda berbakat.

Di sektor pengatur serangan, tim putri Indramayu memiliki dua setter andalan, yakni Putri Dinda Maharani dan Rindu Adeliani. Keduanya diharapkan mampu mengatur ritme permainan serta menjadi jembatan bagi para penyerang untuk menciptakan poin demi poin.

Selain itu, skuad putri Indramayu juga diperkuat oleh Aura Oktaviani, Sifatun Arofah, Deira Andrika Syahrani, Alya Rahman, Dinda Ayudya Ramadhani, Nafisya Zahrotusyita, Cahya Ramadhani, dan Halenna Lailatussaniyah. Kombinasi pemain yang dimiliki diyakini mampu memberikan perlawanan sengit kepada para pesaing di Wilayah III Jawa Barat.

Tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu berada di bawah arahan dua pelatih handal, Apendi dan Iis Taryanto. Keduanya memiliki tugas penting untuk menyatukan kemampuan individu para pemain menjadi kekuatan kolektif yang solid.

Meski secara individu para atlet telah menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan, tantangan terbesar yang dihadapi tim pelatih adalah membangun kekompakan dan kerja sama antar pemain. Dengan waktu persiapan yang ada, Apendi dan Iis terus mematangkan strategi, meningkatkan komunikasi tim, serta memperkuat chemistry antarpemain agar mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.


POPWIL 2026 menjadi kesempatan emas bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus mengharumkan nama Kabuten Indramayu. Dengan materi pemain yang dimiliki serta semangat juang yang tinggi, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu optimistis dapat meraih hasil terbaik dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indramayu.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada perjuangan Lala dan kawan-kawan di Kota Cirebon. Mampukah tim putri Kabupaten Indramayu tampil gemilang dan membawa pulang prestasi dari ajang POPWIL 2026? Jawabannya akan tersaji di lapangan pada 6 hingga 10 Juli mendatang. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Komitmen Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan prestasi olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 mendapat dorongan dari DPRD Kabupaten Indramayu. Lembaga legislatif tersebut menyatakan kesiapan mengawal usulan tambahan anggaran yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu.

Dukungan itu disampaikan dalam audiensi antara DPRD dan KONI yang turut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara). Pada Kamis, (18/06/02026) di ruang rapat DPRD Kabupaten Indramayu.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan bahwa kebutuhan anggaran yang diajukan KONI perlu mendapat perhatian serius mengingat ajang Porprov menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, tambahan anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp4 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk memperkuat program pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sarana olahraga, hingga memenuhi kebutuhan peralatan pertandingan yang saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai.

"Kebutuhan ini akan dibahas dalam mekanisme Perubahan APBD 2026 bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan KONI bisa mendapatkan solusi terbaik," ujarnya.

H. Sirojudin menilai investasi pada sektor olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga menjadi upaya mencetak generasi muda yang berdaya saing dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini atlet-atlet Indramayu telah menunjukkan kemampuan yang membanggakan dalam berbagai kejuaraan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar proses pembinaan dapat berjalan berkelanjutan.

"Kita memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka perlu mendapatkan dukungan yang cukup agar dapat berkembang dan terus berprestasi," katanya.


Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menyambut baik perhatian yang diberikan DPRD terhadap kebutuhan olahraga daerah. Ia menyebut komunikasi mengenai tambahan anggaran sebelumnya telah dilakukan bersama pemerintah daerah dan kini memasuki tahap pengawalan agar dapat direalisasikan.

Yogi menjelaskan, Porprov Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang menjadi momentum penting bagi Indramayu untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kabupaten Indramayu berhasil menempati peringkat ke-14. Hasil tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi seluruh cabang olahraga untuk tampil lebih kompetitif pada Porprov mendatang.

"Kami ingin minimal mempertahankan posisi yang sudah diraih, namun tentu target kami adalah mendapatkan hasil yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, dukungan fasilitas, pembinaan, dan anggaran menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan," ujar Yogi.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat persiapan kontingen Indramayu sehingga mampu tampil maksimal dan meraih prestasi yang membanggakan pada Porprov Jawa Barat 2026. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sukses digelar selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026 di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan PBVSI Indramayu ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai kecamatan dan komunitas di Kabupaten Indramayu.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final, tim PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu berhasil keluar sebagai juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Posisi juara kedua diraih oleh Tunas dari PAC Lohbener mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat, juara ketiga diraih PAC Anjatan memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sementara tim Damkar menempati posisi juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari semifinal hingga final berjalan dengan mulus dan sempurna. Total ada 31 tim yang berpartisipasi selama dua hari pelaksanaan turnamen bola voli ini. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini terus berjalan dan bisa diselenggarakan secara berkelanjutan dengan format yang lebih luas,” ujar H. Sirojudin.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBVSI Indramayu yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang hadir langsung pada pembukaan maupun penutupan turnamen.

“Terima kasih kepada PBVSI Indramayu atas kerja samanya dengan PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Terima kasih juga kepada Pak Ono Surono yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh sejak pembukaan hingga penutupan kegiatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, berharap Turnamen Voli SOEKARNO CUP dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan saya sudah berpesan kepada Pak H. Sirojudin agar tahun depan turnamen dimulai dari tingkat kecamatan. Nantinya para juara dari masing-masing kecamatan dapat dipertandingkan kembali di tingkat kabupaten, sehingga pelaksanaannya bisa berlangsung lebih panjang dan lebih meriah,” kata Ono Surono.

Menurutnya, turnamen olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas di tengah masyarakat.

“Kita telah melihat bagaimana pertandingan berjalan dengan baik. Persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas menjadi nilai utama yang ditunjukkan seluruh peserta. Inilah semangat yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang ingin terus kita hidupkan melalui kegiatan positif seperti olahraga,” ujarnya.


Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial di cabang olahraga bola voli, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi olahraga bergengsi yang mampu melahirkan atlet-atlet voli berprestasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Indramayu tersebut diikuti oleh 31 tim bola voli yang merupakan perwakilan PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Dalam pertandingan olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Ono Surono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan dunia olahraga di Indramayu,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, sebanyak 31 tim peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim diperkuat oleh 12 pemain dan mewakili PAC PDI Perjuangan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.


Babak penyisihan yang berlangsung pada hari pertama menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh seluruh peserta. Sementara babak 16 besar hingga partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

DPC PDI Perjuangan Indramayu bersama Pengkab PBVSI Indramayu berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet voli lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, yang akrab disapa Uho, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan optimisme di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Pengkab PBVSI Indramayu yang telah menghadirkan ruang positif bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama baik Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” ujar Uho.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dinantikan masyarakat Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com - Panitia Aspirasi Premio Drag Series (ADS) putaran 3 di Kabupaten Indramayu benar-benar diminta para starter untuk ikut ambil bagian. Untuk merespon animo tersebut panitia masih membuka pendaftaran bagi sebelas kelas yang akan dipertandingkan Minggu, 14 Juni 2026. 

Hal tersebut dikatakan Andry Dry, Ketua Panitia yang juga Ketua Pengcab IMI Kabupaten Indramayu, Sabtu, 13 Juni 2026. Ia mengatakan pada Sabtu ini saja telah ratusan starter ikut babak penyisihan untuk 9 kelas lain. 

"Kami memberikan kesempatan untuk pembalap dari luar daerah untuk mengumpulkan point setigg+tingginya. Makanya kami masih membuka pendaftaran sampai Minggu pagi besok," tukas Dry.

Adapun kelas yang masih dibuka pendaftarannya hingga Minggu, 14 Juni 2026 pagi yakni ;

ADS 1. BRACKET 8 DETIK
ADS 2. BRACKET 9 DETIK
ADS 3. BRACKET 9,5 DETIK
00:30 ADS 4. BRACKET 10 DETIK
00:30 ADS 5. BRACKET 10,5 DETIK
ADS 6. SPORT 2T 155CC FRAME STD
ADS 7. BEBEK 4T TU 200CC
ADS 8. SPORT 2T TU 155CC
ADS 9. NINJA STD 155CC
ADS 10. MATIC TU 155CC
ADS Matic TU 200CC.

(Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Event olahraga dan hiburan bertajuk Colorin Fun Run 2026 yang digelar Swiss-Belinn Indramayu pada Minggu (7/6/2026) berhasil mencuri perhatian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer yang dipadukan dengan konsep penuh warna, hiburan, dan semangat kebersamaan.

Tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki minat besar terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif dan menghibur. Kesuksesan tersebut bahkan melampaui ekspektasi panitia dan mendorong Swiss-Belinn Indramayu untuk menjadikan Colorin Fun Run sebagai agenda tahunan.

General Manager Swiss-Belinn Indramayu sekaligus Ketua Pelaksana Colorin Fun Run 2026, Gifta Oktavia Rapee, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang telah berpartisipasi. Dukungan dari sponsor, komunitas, mitra kerja, stakeholder, serta rekan media menjadi faktor penting sehingga acara ini dapat berlangsung lancar dan meriah,” ujarnya.

Menurut Gifta, jumlah peserta yang mencapai 1.368 orang merupakan pencapaian luar biasa. Tidak hanya diikuti warga Indramayu, kegiatan ini juga menarik minat peserta dari berbagai daerah di sekitarnya.

“Kami sangat bangga melihat semangat masyarakat. Antusiasme yang ditunjukkan peserta menunjukkan bahwa kegiatan olahraga yang dikemas secara menarik memiliki daya tarik yang sangat besar,” katanya.

Mengusung konsep fun run, acara ini tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan. Berbagai hiburan seperti penampilan musik, permainan interaktif, hingga pembagian hadiah turut memeriahkan suasana.

Tema “Colorin Fun Run 2026” dipilih untuk menggambarkan semangat keceriaan, keberagaman, dan kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan tersebut.

“Kami ingin menghadirkan ruang positif yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari anak muda, komunitas, keluarga, hingga peserta senior. Semua dapat berkumpul dalam suasana yang sehat, penuh warna, dan menyenangkan,” tambah Gifta.

Sementara itu, Project Manager Colorin Fun Run 2026, Syarif, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan peserta.

Menurutnya, Colorin Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Indramayu melalui event berkualitas.

“Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari penentuan rute, sistem pengamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya agar seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Syarif yang juga memiliki latar belakang di komunitas lari mengaku kegiatan tersebut digelar dengan semangat untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semakin berkembangnya budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta,” tuturnya.

Di sisi lain, Owner Swiss-Belinn Indramayu, Polly Sukarsa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event perdana tersebut. Ia menilai keberhasilan tahun pertama menjadi modal besar untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Polly optimistis Colorin Fun Run memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu event olahraga dan hiburan unggulan di Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan respons positif dari masyarakat, komunitas, dan para mitra, Swiss-Belinn Indramayu berkomitmen menghadirkan Colorin Fun Run dengan konsep yang lebih meriah pada tahun-tahun mendatang. Event ini diharapkan dapat menjadi ikon olahraga dan hiburan yang mampu menarik partisipasi masyarakat dalam jumlah yang lebih besar setiap tahunnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 yang digelar pada Minggu (7/6/2026) berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Sebagai penyelenggaraan perdana, kegiatan ini berhasil menarik sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah untuk ikut merasakan sensasi olahraga rekreasi yang dipadukan dengan hiburan dan pesta warna.

Mengusung konsep lari santai sejauh 5 kilometer, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif dan penuh semangat.

Menariknya, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Kabupaten Indramayu. Sejumlah peserta dari berbagai kota seperti Cirebon, Bandung, dan Jakarta turut meramaikan event tersebut. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti bahwa Color Run Swiss-Belinn Indramayu mendapat sambutan positif dan memiliki daya tarik tersendiri.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan yang disuguhkan panitia. Penampilan musik dari DJ yang energik berhasil membakar semangat peserta, sementara sesi color party menjadi puncak kemeriahan yang mengundang seluruh peserta untuk bergembira bersama dalam balutan warna-warni yang spektakuler.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik melalui pembagian doorprize bernilai jutaan rupiah. Beragam hadiah diberikan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan mereka terhadap acara tersebut.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif, sehat, dan menghibur. Selain mendorong gaya hidup aktif, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Melihat tingginya antusiasme yang ditunjukkan peserta dengan jumlah mencapai 1.368 orang, pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif, menarik, dan mampu menjangkau peserta yang lebih luas.

Dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan, Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 berhasil menciptakan momen berkesan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (Wira)


Cakralensa.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat Timnas Voli Putri U-18 Indonesia dalam pemusatan latihan nasional. Para pemain muda terbaik Tanah Air tersebut dipersiapkan untuk menghadapi dua agenda penting di Thailand, yakni Princess Cup dan AVC

Pemanggilan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk membangun kekuatan tim yang kompetitif di level Asia. Sebanyak 12 atlet muda terpilih akan menjalani program pelatnas di bawah arahan pelatih kepala Angga Hasan Mubarok.

Komposisi skuad kali ini dihuni sejumlah pemain yang sebelumnya tampil menjanjikan di berbagai ajang kelompok umur. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bersaing dengan negara-negara kuat Asia yang akan tampil di dua turnamen tersebut.

Berdasarkan daftar yang diumumkan PBVSI melalui akun Instagram resminya pada Sabtu, (30/05/2026), posisi setter dipercayakan kepada Shakira Ayu Tirta Wijaya dan Clarissa Thomas. Keduanya akan menjadi motor serangan tim selama pertandingan. Di sektor libero, Nathania Putri Prasetra mendapat kepercayaan sebagai benteng pertahanan terakhir yang bertugas menjaga stabilitas permainan di area belakang.

Sementara itu, lini tengah akan diperkuat tiga middle blocker, yakni Rowina Ulfiyah Tacita Azmi, Ibovna Anindya Thalita Sahuri, dan Yzuri Aida Najera Katalina. Ketiganya diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam membangun blok sekaligus menambah variasi serangan cepat. Untuk posisi opposite, pelatih menunjuk Khanza Putri Yansi Ganshtri dan Arimbi Syifana Andayani. Keduanya akan menjadi andalan dalam menghasilkan poin dari sisi kanan serangan.

Adapun sektor outside hitter diisi oleh empat pemain, yaitu Venisa Dri Oktaviani, Tina Syifa Sabila Salim, Zebe Hawlyy Almadina Pramesti, serta Vania Nurfatimah Hafani. Posisi ini menjadi salah satu sektor krusial karena berperan besar dalam keseimbangan serangan dan pertahanan tim.

Tak hanya mengumumkan daftar pemain, PBVSI juga memperkenalkan jajaran tim pendukung yang akan mendampingi para atlet selama pelatnas dan kompetisi internasional berlangsung. Tim kepelatihan dipimpin oleh Angga Hasan Mubarok sebagai pelatih kepala. Ia akan didampingi Bobby Ade Setiawan sebagai asisten pelatih, sementara Lintang Putri Pramesti bertugas sebagai fisioterapis.

berikut adalah kerangka tim yang akan segera merapat ke pemusatan latihan:
1. Shakira Ayu Tirta Wijaya - Setter
2. Clarissa Thomas - Setter
3. Khanza Putri Yansi - Opposite 
4. Arimbi Syifana Andayani - Opposite 
5. Nathania Putri Prasetya - Libero
6. Rowina Ulfiah Tacita - Middle Blocker
7. Ibovna Anindya Thalita - Middle Blocker 
8. Yzuri Aida Najera - Middle Blocker 
9. Venisa Dwi Oktaviani - Opposite Hitter
10. Tina Syifa Sabila - Opposite Hitter 
11. Zebe Hawly Almadina - Opposite Hitter 
12. Vania Nurfatimah Hafani - Opposite Hitter

Pelatih:
Angga Hasan Mubarok (Pelatih Kepala)
Bobby Ade Setiawan (Asisten)
Lintang Putri Pramesti (Fisioterapis).

Keikutsertaan Indonesia pada Princess Cup dan AVC U18 Girls Championship menjadi kesempatan penting untuk mengukur perkembangan pembinaan voli putri usia muda. Selain memburu prestasi, turnamen tersebut juga menjadi ajang pembentukan mental bertanding dan pengalaman internasional bagi para pemain yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim nasional di masa depan. (Wira/Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 tingkat kecamatan se-Kabupaten Indramayu. Kegiatan olahraga bergengsi tersebut akan berlangsung di GOR Singalodra pada 13–14 Juni 2026 dan diikuti oleh puluhan klub voli dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC PDIP Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan masyarakat melalui olahraga.

“Turnamen SOEKARNO CUP 2026 ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan jiwa sportif di tengah masyarakat,” ujar Sirojudin, Kamis (28/05/2026).

Ia menjelaskan, total peserta yang akan mengikuti turnamen tersebut berjumlah 31 tim. Sebanyak 31 tim merupakan perwakilan PAC PDIP dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Jumlah klub ada 31 tim. Setiap PAC PDIP di tiap kecamatan mengirimkan satu klub voli. Setiap klub akan diperkuat oleh 12 pemain,” jelasnya.

Pertandingan pada 13 Juni 2026 akan dimulai dengan babak penyisihan menggunakan sistem gugur yang diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, pertandingan babak 16 besar hingga final akan digelar pada 14 Juni 2026.

Menariknya, turnamen ini terbuka gratis bagi masyarakat. Penonton yang ingin menyaksikan pertandingan di GOR Singalodra tidak akan dipungut biaya masuk. Selain itu, seluruh klub peserta juga dapat mendaftarkan timnya secara gratis.

Menurut Sirojudin, langkah tersebut dilakukan agar turnamen benar-benar menjadi ajang hiburan rakyat Inddamayu sekaligus ruang positif bagi para atlet voli lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kami ingin memberikan ruang bagi atlet voli daerah agar bisa berkembang dan tampil percaya diri. Semoga kegiatan ini mampu melahirkan atlet potensial dari Kabupaten Indramayu,” tambahnya.

Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi antar Kecamatan, panitia juga telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang turnamen. Juara 1 akan memperoleh hadiah sebesar Rp5.000.000 beserta trophy dan sertifikat. Sementara Juara 2 mendapatkan Rp3.000.000 beserta trophy dan sertifikat, Juara 3 memperoleh Rp2.000.000 beserta trophy dan sertifikat, serta Juara 4 mendapatkan Rp1.000.000 lengkap dengan trophy dan sertifikat penghargaan.

Dengan adanya hadiah tersebut, diharapkan para peserta dapat tampil maksimal dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

DPC PDIP Indramayu berharap gelaran Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dapat berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang dinantikan masyarakat Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu akan mengirimkan sebanyak 10 pemain sepak bola usia di bawah 17 tahun (U-17) untuk mengikuti seleksi Tim Sukarno Cup tingkat Jawa Barat yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.
‎
‎Seleksi yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang. Para pemain yang lolos dalam tahapan seleksi nantinya akan memperkuat tim sepak bola DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pada ajang Sukarno Cup.
‎
‎Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan, keikutsertaan para pemain muda asal Indramayu tersebut merupakan bentuk komitmen partai dalam mendukung pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
‎
‎Menurutnya, Sukarno Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pencarian dan pembinaan talenta muda potensial dari berbagai daerah di Jawa Barat.
‎
‎“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu mendukung penuh kegiatan ini. Kami ingin anak-anak muda Indramayu memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat Jawa Barat. Harapannya, dari seleksi ini lahir bibit-bibit pesepak bola handal yang nantinya bisa berkembang menjadi pemain profesional,” ujar Sirojudin.
‎
‎Ia menjelaskan, pelaksanaan Sukarno Cup sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2025 lalu. Namun pada penyelenggaraan perdana tersebut, proses seleksi belum dilakukan hingga tingkat kabupaten dan kota.
‎
‎“Untuk tahun 2026 ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan seleksi lebih terbuka dengan melibatkan masing-masing kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Ini langkah positif untuk menjaring pemain muda berbakat secara lebih merata,” katanya.
‎
‎Sirojudin menambahkan, seluruh kebutuhan akomodasi peserta asal Indramayu selama mengikuti proses seleksi akan difasilitasi oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga usia muda.
‎
‎“Kami berharap para pemain dapat menjaga semangat, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti seleksi. Mudah-mudahan ada putra daerah Indramayu yang berhasil lolos dan membawa nama baik daerah di tingkat Jawa Barat,” pungkasnya. (Wira)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget