Articles by "Indramayu"


Indramayu, Cakralensa.com – Menutup rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam ribuan bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/6/2026).

Aksi ini diikuti oleh jajaran pengurus DPC, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, pengurus PAC PDI Perjuangan Kandanghaur, Pemerintah Desa Eretan Kulon, serta melibatkan komunitas nelayan dan warga setempat sebagai bentuk komitmen gotong royong dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Pantura Jawa Barat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin mengungkapkan, penanaman mangrove ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah urgensi ekologis yang krusial bagi masa depan masyarakat pesisir.

"Penanaman mangrove ini sangat penting dilakukan di wilayah pesisir Pantura, khususnya Eretan Kulon, karena kawasan ini terus mengalami abrasi pantai yang masif dan banjir rob," ungkapnya

Menurutnya, wilayah Kandanghaur menjadi salah satu titik dengan tingkat abrasi paling kritis, di mana ratusan hektar daratan telah tergerus air laut. Di beberapa titik Eretan Kulon, jarak garis pantai ke jalan raya nasional kini bahkan hanya tersisa hitungan puluhan meter," kata H. Sirojudin, yang juga Wakil Ketua DPRD Indramayu.


Lebih lanjut, H. Sirojudin memaparkan dampak nyata yang dirasakan warga akibat hilangnya benteng hijau alami di pesisir. Banjir rob secara berkala merendam pemukiman, merusak ratusan rumah warga, mengganggu sanitasi, hingga melumpuhkan tambak-tambak budidaya yang menjadi urat nadi perekonomian nelayan lokal.

"Jika kita tidak bergerak menanam dari sekarang, pemukiman warga dan infrastruktur strategis kita akan tenggelam. Mangrove adalah benteng alami terbaik untuk memecah gelombang, menahan laju abrasi, sekaligus memulihkan habitat biota laut seperti ikan dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan nelayan," terangnya


Ia menambahkan, ini adalah implementasi nyata dari ajaran Bung Karno tentang Ambeg Paramarta, yaitu mendahulukan hal-hal yang mendesak untuk kepentingan rakyat banyak.

H. Sirojudin berharap, Kegiatan Bulan Bung Karno ini mampu memicu kesadaran kolektif masyarakat agar terus merawat bibit yang telah ditanam. PDI Perjuangan Indramayu akan terus mengawal program pemulihan lingkungan pesisir Pantura secara berkelanjutan demi memastikan ketahanan wilayah dari dampak perubahan iklim global. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat budaya Jepang berpadu dengan nilai pendidikan, sosial, dan keagamaan mewarnai pembukaan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 LPK Kaina Indonesia. Melalui Japanese Culture Festival, lembaga pendidikan tersebut menggelar berbagai kegiatan selama dua hari, yakni 26–27 Juni 2026, dengan melibatkan seluruh siswa, staf, serta masyarakat Kabupaten Indramayu.

Hari pertama yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) diawali dengan Karnaval Parade Cosplay yang mengambil rute dari Gedung PGRI Indramayu menuju kawasan Gedung Landraad. Parade berlangsung meriah dengan iringan marching band, kendaraan pengawal (patwal), serta puluhan peserta yang mengenakan kostum karakter dan busana tradisional Jepang.

Penampilan para peserta sukses menyita perhatian warga yang memadati sepanjang rute parade. Banyak masyarakat mengabadikan momen tersebut karena menghadirkan nuansa berbeda di pusat Kota Indramayu sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat.

Usai parade, kemeriahan berlanjut dengan berbagai kompetisi yang menguji kemampuan sekaligus kreativitas para siswa. Mulai dari lomba Rodoku (membaca teks bahasa Jepang), Cerdas Cermat Bahasa Jepang, hingga Estafet Sumpit yang menjadi ajang meningkatkan kemampuan berbahasa sekaligus membangun rasa percaya diri peserta.

Suasana semakin semarak pada siang hari melalui lomba karaoke lagu Jepang dan permainan rebut kursi. Seluruh rangkaian perlombaan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi mereka.


Menjelang sore, nuansa acara berubah menjadi lebih khidmat. Seluruh peserta berganti mengenakan pakaian muslim atau batik khas LPK Kaina Indonesia untuk mengikuti Istigasah dan Selawat Nabi yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.

Pada kesempatan tersebut, LPK Kaina Indonesia juga menyalurkan santunan kepada 21 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Aas Syafrudin.

Ketua Pelaksana, Mukhlashin Thamrin, mengatakan peringatan HUT ke-9 sengaja dikemas selama dua hari agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter bagi para siswa.

"Kami ingin ulang tahun LPK Kaina Indonesia tidak hanya menjadi seremoni," ujarnya.

Menurut Mukhlashin, tema Japanese Culture Festival dipilih untuk memberikan ruang bagi siswa mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat melalui parade dan cosplay.

Ia menjelaskan, pemilihan rute menuju Gedung Landraad Indramayu juga memiliki makna tersendiri, yakni mengajak peserta mengenal salah satu kawasan bersejarah di Kabupaten Indramayu.


"Kami juga ingin mengajak peserta serta masyarakat untuk lebih mengenal sejarah," katanya.

Selain mengenalkan budaya Jepang, pihaknya berharap para siswa tetap memiliki kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah sendiri.

"Kami berharap para siswa tidak hanya mengenal budaya luar, tetapi juga bangga terhadap sejarah daerahnya sendiri," tambahnya.

Mukhlashin menegaskan, rangkaian kegiatan spiritual yang ditempatkan pada penghujung acara menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun LPK Kaina Indonesia sekaligus momentum untuk terus berkembang memberikan kontribusi di bidang pendidikan.

Rangkaian peringatan HUT ke-9 LPK Kaina Indonesia masih berlanjut hingga Sabtu (27/6/2026) dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia sebagai penutup perayaan. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Barat menggelar kegiatan Sambang Masyarakat Pesisir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Glayem, KPL Sri Mina Sari, Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan dipimpin Direktur Polairud Polda Jawa Barat Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra, S.I.K., M.H. Kehadirannya disambut Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR., yang mewakili Kapolres Indramayu, bersama Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Asep Suryana, S.E., dan Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio Tirtana H., S.H.

Turut hadir Kepala UPTD PSDKP Wilayah Utara Provinsi Jawa Barat Sudarto, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Edi Umaedi, S.P., Ketua DPC HNSI Kabupaten Indramayu Dedi Aryanto, S.E., unsur Forkopimcam Juntinyuat, Ketua KPL Sri Mina Sari Rastilah, serta ratusan nelayan dan warga pesisir.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Indramayu Dedi Aryanto mengapresiasi dipilihnya kawasan pesisir Juntinyuat sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, kehadiran Polairud selama ini telah memberikan rasa aman sekaligus menjadi mitra bagi para nelayan saat menjalankan aktivitas di laut.


Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kecamatan Juntinyuat melalui Kasi Tata Pemerintahan, Supaedi, yang mewakili Camat Juntinyuat. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat mengingat Juntinyuat merupakan salah satu sentra perikanan di Kabupaten Indramayu.

Direktur Polairud Polda Jawa Barat Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra menjelaskan, sambang masyarakat pesisir merupakan bentuk penguatan pelayanan Polri yang humanis sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir.

"Kami ingin terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat nelayan sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah perairan Jawa Barat," ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Ditpolairud Polda Jawa Barat juga menyerahkan 200 paket sembako kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap nelayan. Selain bantuan sosial, para peserta mendapatkan edukasi mengenai keselamatan pelayaran dan keamanan saat melaut yang disampaikan oleh Kepala UPTD PSDKP Wilayah Utara Provinsi Jawa Barat serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu.


Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat pesisir.

Menurutnya, selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi dan bantuan yang diharapkan mampu meningkatkan rasa aman serta kesejahteraan para nelayan.

"Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga keamanan wilayah pesisir sekaligus mendukung kesejahteraan nelayan di Kabupaten Indramayu," kata AKP Tarno. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Sebanyak 28 anggota Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Indramayu diberangkatkan menuju Cikeas, Kabupaten Bogor, untuk mengikuti latihan gabungan sebagai persiapan tampil pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mabes Polri.

Keberangkatan rombongan dilepas langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Indramayu dan orang tua peserta, Rabu (24/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didampingi tiga pelatih, yakni Salsa, Desti, dan Farhan. Sementara pengamanan serta pengawasan selama perjalanan hingga pelaksanaan latihan dilakukan oleh Kanit Kamseltibcarlantas Satlantas Polres Indramayu IPDA Dedi Hermanto, S.H., M.H., bersama AIPTU Andi Hermawan dan AIPTU Warsa, S.H.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan bahwa terpilihnya Polisi Cilik Dermayu sebagai bagian dari kontingen binaan Polda Jawa Barat merupakan sebuah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Polres Indramayu.


Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berhasil membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta menanamkan semangat cinta tanah air dan kecintaan terhadap institusi Polri sejak usia dini.

"Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ikuti setiap rangkaian latihan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab agar dapat memberikan penampilan terbaik pada Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kapolres.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik, kekompakan, dan nama baik daerah selama mengikuti pemusatan latihan di Cikeas.


Polisi Cilik yang mengikuti latihan gabungan merupakan peserta terpilih dari berbagai jajaran kepolisian di bawah Polda Jawa Barat, di antaranya Polresta Bandung, Polrestabes Bandung, Polres Cimahi, Polresta Bogor, Polres Subang, Polres Garut, serta Polres Indramayu. Nantinya, mereka akan tampil bersama dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa santri dan para penghafal Al-Qur'an memiliki peran penting dalam menciptakan generasi penerus yang berkarakter dan berakhlak mulia. Karena itu, pembinaan terhadap mereka perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu.


Hal tersebut disampaikan Lucky Hakim saat menghadiri Haflah Khairussanah ke-6 Khotmil Qur'an dan Juz 'Amma yang diselenggarakan Yayasan Hidayatul Mubtadiin di Kecamatan Sukra, Rabu (24/6/2026).


Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Indramayu itu disambut antusias oleh para santri, wali murid, tokoh masyarakat, serta warga yang memadati lokasi acara.


Dalam sambutannya, Lucky Hakim menyampaikan bahwa pendidikan berbasis keagamaan memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Menurutnya, upaya tersebut selaras dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan nilai-nilai religius.


Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memperkuat kolaborasi dengan pondok pesantren, lembaga pendidikan, dan para tokoh agama guna meningkatkan kualitas pendidikan karakter bagi generasi muda.


"Selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan proses pembelajaran. Kalian adalah generasi yang membawa harapan besar bagi Indramayu. Teruslah menjaga dan mengamalkan ilmu Al-Qur'an sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Lucky.


Ia juga berharap Yayasan Hidayatul Mubtadiin terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi Qurani yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Selain itu, Lucky menegaskan bahwa kawasan Indramayu bagian barat, termasuk Kecamatan Sukra, menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam program percepatan pembangunan daerah.


Sementara itu, Pimpinan Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Aspuri, menjelaskan bahwa Haflah Khairussanah merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari. Berbagai agenda digelar, mulai dari semaan 30 juz Al-Qur'an, istighatsah, pawai ta'aruf, hingga prosesi khotmil Qur'an.


Menurut Aspuri, pada penyelenggaraan tahun ini sejumlah santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an dengan capaian 20 juz, 25 juz, hingga 30 juz.


Ia juga mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada 2016, Yayasan Hidayatul Mubtadiin terus mengalami perkembangan. Saat ini yayasan telah memiliki jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TPQ, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), SMP Ibnu Abbas, Madrasah Aliyah, hingga pondok pesantren.


"Kami bersyukur yayasan terus berkembang dan jumlah santri semakin meningkat setiap tahunnya. Kehadiran Bapak Bupati menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan para santri," kata Aspuri.


Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Lucky Hakim bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu dan Camat Sukra menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita. (Dimas)


Indramayu, Cakralensa.com – Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Jatibarang keluar sebagai juara Piala Bupati Indramayu 2026 setelah menaklukkan Kecamatan Kandanghaur dengan skor 3-0 pada laga final yang digelar di Stadion Tridaya, Selasa (23/6/2026).

Pertandingan berlangsung di hadapan ratusan suporter yang memadati tribun stadion. Sejak menit awal, kedua tim berupaya menampilkan permainan terbaiknya. Namun, Jatibarang mampu mendominasi jalannya pertandingan melalui permainan yang lebih agresif dan organisasi pertahanan yang solid sehingga berhasil meredam serangan lawan.

Dominasi tersebut berbuah hasil manis. Jatibarang menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 dan memastikan diri sebagai kampiun kategori U-19 Piala Bupati Indramayu Tahun 2026.

Setelah pertandingan usai, panitia melanjutkan rangkaian acara penutupan turnamen dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara. Suasana stadion tetap meriah karena para pemain dan pendukung merayakan berakhirnya kompetisi yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung dalam acara penutupan sekaligus menyerahkan trofi kepada para pemenang. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen serta mengungkapkan kebanggaannya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Untuk kategori U-19, juara pertama diraih Kecamatan Jatibarang, juara kedua Kecamatan Kandanghaur, juara ketiga Kecamatan Indramayu, dan juara keempat Kecamatan Gantar," kata Lucky Hakim.

Menurutnya, turnamen tersebut memiliki manfaat lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini dinilai menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai kecamatan.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mempertahankan penyelenggaraan Piala Bupati sebagai agenda tahunan dengan melakukan evaluasi agar kualitas pelaksanaan semakin meningkat.

"Insyaallah kegiatan ini akan terus ada setiap tahun. Tentu akan terus kita evaluasi agar pelaksanaannya semakin baik," ujarnya.


Selain penyerahan hadiah untuk kategori U-19, panitia juga memberikan penghargaan kepada para juara kompetisi sepak bola antar-SSB atau akademi kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun. Penghargaan individu berupa best player juga diberikan kepada pemain yang tampil paling menonjol selama turnamen berlangsung.

Berakhirnya Piala Bupati Indramayu 2026 diharapkan semakin memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan usia muda di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola. (Deny)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) 2026 akan segera digelar di Kota Cirebon pada 6–10 Juli 2026. Kompetisi bergengsi tingkat pelajar ini akan mempertemukan para atlet terbaik cabang olahraga voli indoor dari enam daerah di Wilayah III Jawa Barat, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Pangandaran.

Menghadapi ajang tersebut, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu datang dengan semangat tinggi dan optimisme besar untuk bersaing dengan daerah-daerah lain. Tim ini akan dipimpin oleh Anfiqu Rizmala, atau yang akrab disapa Lala, yang dipercaya menjadi kapten sekaligus motor penggerak skuad putri Indramayu selama perhelatan POPWIL 2026.

Sebagai kapten, Lala diharapkan mampu menjadi komando di lapangan serta membangun semangat juang rekan-rekannya dalam setiap pertandingan. Kehadirannya menjadi salah satu kekuatan penting bagi tim yang dihuni sejumlah pemain muda berbakat.

Di sektor pengatur serangan, tim putri Indramayu memiliki dua setter andalan, yakni Putri Dinda Maharani dan Rindu Adeliani. Keduanya diharapkan mampu mengatur ritme permainan serta menjadi jembatan bagi para penyerang untuk menciptakan poin demi poin.

Selain itu, skuad putri Indramayu juga diperkuat oleh Aura Oktaviani, Sifatun Arofah, Deira Andrika Syahrani, Alya Rahman, Dinda Ayudya Ramadhani, Nafisya Zahrotusyita, Cahya Ramadhani, dan Halenna Lailatussaniyah. Kombinasi pemain yang dimiliki diyakini mampu memberikan perlawanan sengit kepada para pesaing di Wilayah III Jawa Barat.

Tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu berada di bawah arahan dua pelatih handal, Apendi dan Iis Taryanto. Keduanya memiliki tugas penting untuk menyatukan kemampuan individu para pemain menjadi kekuatan kolektif yang solid.

Meski secara individu para atlet telah menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan, tantangan terbesar yang dihadapi tim pelatih adalah membangun kekompakan dan kerja sama antar pemain. Dengan waktu persiapan yang ada, Apendi dan Iis terus mematangkan strategi, meningkatkan komunikasi tim, serta memperkuat chemistry antarpemain agar mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.


POPWIL 2026 menjadi kesempatan emas bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus mengharumkan nama Kabuten Indramayu. Dengan materi pemain yang dimiliki serta semangat juang yang tinggi, tim voli indoor putri Kabupaten Indramayu optimistis dapat meraih hasil terbaik dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indramayu.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada perjuangan Lala dan kawan-kawan di Kota Cirebon. Mampukah tim putri Kabupaten Indramayu tampil gemilang dan membawa pulang prestasi dari ajang POPWIL 2026? Jawabannya akan tersaji di lapangan pada 6 hingga 10 Juli mendatang. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Untuk menghormati jasa Proklamator sekaligus Bapak Bangsa, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar peringatan Haul Bung Karno yang ke-56. Kegiatan yang sarat akan nilai religius dan nasionalisme ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Desa Kendayakan Blok Lungsemut, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Minggu (21/06/2026).

Rangkaian acara haul kali ini dikemas melalui dua agenda utama, yakni Doa Bersama/Tahlil untuk mendoakan almarhum Ir. Soekarno, serta Pemutaran Film Dokumenter Bung Karno sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Indramayu, PAC PDI Perjuangan Dapil IV Indramayu, para tokoh ulama, tokoh masyarakat, santri pondok pesantren, serta ratusan warga sekitar yang antusias memadati lokasi acara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu H. Sirojudin, dalam sambutannya menyampaikan, pemilihan pondok pesantren sebagai pusat kegiatan haul merupakan simbol dari menyatunya nilai keagamaan dan semangat nasionalisme, dua pilar utama yang selalu digaungkan oleh Bung Karno semasa hidupnya.

"Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Melalui momentum haul di Pondok Pesantren ini, kita ingin mengetuk kembali pintu hati generasi muda, khususnya para santri dan santriwati, bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari iman (Hubbul Wathan Minal Iman). Kita doakan bersama agar api semangat perjuangan beliau terus menyala di hati kita," ungkapnya

Suasana haru dan khusyuk menyelimuti lokasi saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an, zikir, dan doa tahlil berkumandang, dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren KH Abdulah Toha, M.Si. Seluruh jemaah yang hadir tampak larut dalam doa, memohon tempat terbaik di sisi Allah SWT untuk sang Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

Setelah kegiatan tahlil selesai, acara dilanjutkan dengan pemutaran film yang mengulas rekam jejak perjuangan Bung Karno, mulai dari masa pengasingan, detik-detik Proklamasi Kemerdekaan, hingga dedikasinya dalam menyatukan keberagaman Indonesia di bawah naungan Pancasila.

Pantauan media di lokasi acara, para warga dan santri menyaksikan dengan antusias jalannya pemutaran film, sembari menikmati hidangan makanan dan minuman yang sudah di sediakan panitia.


Ditempat yang sama, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, H. Edi Fauzi menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membentengi generasi masa kini dari amnesia sejarah.

"Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, semoga bisa menginspirasi mereka untuk ikut berkontribusi positif bagi kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Indramayu," imbuhnya

Pria yang akrab disapa Kaji Edi itu mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenal Bung Karno dari foto maupun pidatonya, tetapi juga memahami nilai perjuangan dan pemikiran yang diwariskan.

Seperti diketahui, Haul Bung Karno merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian Bulan Bung Karno yang digelar sepanjang Juni. Di Tahun 2026 ini, DPC PDI Perjuangan Indramayu menggelar beberapa kegiatan dalam rangkaian Bulan Bung Karno, seperti turnamen bola voli, tahlil dan pemutaran film Bung Karno, Dialog Kebangsaan, penanaman pohon mangrove, serta kegiatan lainnya yang tersebar di 31 PAC PDI Perjuangan se Kabupaten Indramayu. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Bulan Bung Karno 2026, sebanyak 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Indramayu pada Sabtu (20/6/2026) secara serentak menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan kader, simpatisan, dan masyarakat. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian Surat Keputusan (SK) kepengurusan PAC, Ranting, dan Anak Ranting sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi partai hingga tingkat terbawah.

Berbagai kegiatan digelar di masing-masing wilayah PAC dengan beragam perlombaan dan aktivitas sosial yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Di antaranya lomba catur, lomba mancing, lomba pidato Bung Karno, turnamen sepak bola, turnamen bola voli, lomba fashion ala Bung Karno, pasar murah, serta berbagai kegiatan lainnya yang sarat nilai kebersamaan dan semangat gotong royong.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan bahwa peringatan Bulan Bung Karno bukan hanya menjadi agenda rutin partai, melainkan momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.


“Bulan Bung Karno merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan mengimplementasikan ajaran serta semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karena itu, seluruh PAC PDI Perjuangan di Kabupaten Indramayu secara serentak menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar H. Sirojudin.

Menurutnya, selain sebagai upaya memeriahkan Bulan Bung Karno, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara partai dan masyarakat serta memperkuat soliditas internal organisasi.


“Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi partai mulai dari DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting. Dengan konsolidasi yang kuat, kita berharap seluruh struktur partai semakin solid, kompak, dan siap menjalankan tugas-tugas organisasi serta pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Pembagian SK kepengurusan PAC, Ranting, dan Anak Ranting juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur partai semakin tertata, aktif, dan mampu menjalankan program-program partai secara maksimal di setiap tingkatan.


Suasana Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Indramayu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kader dan masyarakat terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang digelar di berbagai kecamatan. Semangat gotong royong, persatuan, dan nasionalisme yang menjadi warisan Bung Karno pun tampak mewarnai seluruh kegiatan.

Melalui peringatan Bulan Bung Karno tahun ini, PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun masyarakat yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial, sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh kader partai dalam menghadapi berbagai agenda organisasi ke depan. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Komitmen Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan prestasi olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 mendapat dorongan dari DPRD Kabupaten Indramayu. Lembaga legislatif tersebut menyatakan kesiapan mengawal usulan tambahan anggaran yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu.

Dukungan itu disampaikan dalam audiensi antara DPRD dan KONI yang turut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara). Pada Kamis, (18/06/02026) di ruang rapat DPRD Kabupaten Indramayu.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., mengatakan bahwa kebutuhan anggaran yang diajukan KONI perlu mendapat perhatian serius mengingat ajang Porprov menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, tambahan anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp4 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk memperkuat program pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sarana olahraga, hingga memenuhi kebutuhan peralatan pertandingan yang saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai.

"Kebutuhan ini akan dibahas dalam mekanisme Perubahan APBD 2026 bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan KONI bisa mendapatkan solusi terbaik," ujarnya.

H. Sirojudin menilai investasi pada sektor olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga menjadi upaya mencetak generasi muda yang berdaya saing dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini atlet-atlet Indramayu telah menunjukkan kemampuan yang membanggakan dalam berbagai kejuaraan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar proses pembinaan dapat berjalan berkelanjutan.

"Kita memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka perlu mendapatkan dukungan yang cukup agar dapat berkembang dan terus berprestasi," katanya.


Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menyambut baik perhatian yang diberikan DPRD terhadap kebutuhan olahraga daerah. Ia menyebut komunikasi mengenai tambahan anggaran sebelumnya telah dilakukan bersama pemerintah daerah dan kini memasuki tahap pengawalan agar dapat direalisasikan.

Yogi menjelaskan, Porprov Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang menjadi momentum penting bagi Indramayu untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kabupaten Indramayu berhasil menempati peringkat ke-14. Hasil tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi seluruh cabang olahraga untuk tampil lebih kompetitif pada Porprov mendatang.

"Kami ingin minimal mempertahankan posisi yang sudah diraih, namun tentu target kami adalah mendapatkan hasil yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, dukungan fasilitas, pembinaan, dan anggaran menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan," ujar Yogi.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat persiapan kontingen Indramayu sehingga mampu tampil maksimal dan meraih prestasi yang membanggakan pada Porprov Jawa Barat 2026. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Tragedi memilukan menimpa seorang pelajar kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang tewas tenggelam di objek wisata Pantai Bali (Balongan Indah), Indramayu, pada Rabu (10/6/2026). Kematian tragis ini kian memantik amarah publik setelah pihak pengelola wisata diduga bersikap abai dan berupaya melimpahkan tanggung jawab atas insiden tersebut.

​Alih-alih menunjukkan empati atau melakukan evaluasi internal, pihak pengelola Pantai Balongan Indah justru merilis pernyataan klarifikasi sepihak melalui media massa. Langkah ini dinilai sebagai upaya menghindari tanggung jawab hukum.

​Pakar hukum, Hasto Kristianto, S.H., menyoroti keras manuver pengelola tersebut. Menurutnya, jika pengelola merasa keberatan atas pemberitaan sebelumnya, seharusnya mereka menggunakan mekanisme Hak Jawab sesuai dengan UU Pers, bukan membuat rilis klarifikasi sepihak yang cenderung mengaburkan fakta di lapangan.

​"Tindakan pengelola yang mengeluarkan pernyataan sepihak tanpa melalui mekanisme hak jawab yang benar menunjukkan arogansi dan ketidakpahaman mereka terhadap persoalan hukum. Ini adalah cara-cara pengecut untuk lepas dari tanggung jawab atas nyawa yang melayang di area mereka," tegas Hasto dengan nada geram.
​Sebelumnya, pengelola berdalih bahwa keempat remaja tersebut tidak memiliki tiket masuk, sehingga mereka merasa tidak memiliki tanggung jawab moral maupun hukum. Hasto menegaskan bahwa argumen tersebut adalah kekeliruan fatal dalam dunia usaha jasa wisata.

​"Itu dalih yang tidak berdasar. Pengelola wajib memastikan keamanan seluruh area operasionalnya. Kelalaian dalam menyediakan pengawasan atau rambu peringatan di titik berbahaya adalah bentuk nyata dari negligence (kelalaian) yang bisa dipidana," imbuh Hasto.
​Melihat sikap pengelola yang tidak kooperatif dan cenderung mengabaikan aspek keselamatan pengunjung, Hasto Kristianto menyatakan akan segera mengambil langkah hukum yang lebih tinggi.

​Dalam waktu dekat, ia bersama pihak keluarga korban akan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih serius dengan melayangkan aduan resmi ke Polda Jawa Barat.

​"Langkah ini kami ambil agar kasus ini mendapatkan perhatian lebih serius. Jangan sampai nyawa melayang hanya dianggap sebagai risiko yang bisa diabaikan begitu saja oleh pelaku bisnis wisata yang abai terhadap keselamatan. Kami akan memastikan keadilan hukum benar-benar tegak," pungkasnya.

Sementara itu Akso pihak pengelola wisata Pantai Balongan Indah 2 saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya sudah melakukan upaya mediasi dengan pihak keluarga.

"Kami telah membuat kesepakatan kekeluargaan antara kami dengan pihak keluarga (Ibunya). Kami juga tidak lepas tanggungjawab, setiap melakukan Do'a bersama kami mengirimkan kue serta kopi dan intens berkomunikasi." tutupnya. (Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Polsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jabar terus meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukumnya sebagai upaya menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Patroli dilaksanakan secara rutin pada siang maupun malam hari dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti objek vital, pusat aktivitas masyarakat, jalur utama, hingga titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi mengatakan, kegiatan patroli merupakan langkah preventif yang dilakukan kepolisian untuk mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Patroli rutin kami laksanakan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan,” ujar AKP H. Karnadi. Senin (15/6/2026)

Menurutnya, patroli tidak hanya terfokus pada pemantauan wilayah, tetapi juga dilakukan secara dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain mengantisipasi kejahatan jalanan, personel juga melakukan pemantauan terhadap objek vital dan fasilitas publik guna memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan lancar.

AKP Karnadi menambahkan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan lingkungan. Oleh karena itu, warga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu transmisi umum.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Kapolsek berharap stabilitas kamtibmas di wilayahnya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110," ujar AKP Tarno. (Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sukses digelar selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026 di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan PBVSI Indramayu ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai kecamatan dan komunitas di Kabupaten Indramayu.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final, tim PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu berhasil keluar sebagai juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Posisi juara kedua diraih oleh Tunas dari PAC Lohbener mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat, juara ketiga diraih PAC Anjatan memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sementara tim Damkar menempati posisi juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari semifinal hingga final berjalan dengan mulus dan sempurna. Total ada 31 tim yang berpartisipasi selama dua hari pelaksanaan turnamen bola voli ini. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini terus berjalan dan bisa diselenggarakan secara berkelanjutan dengan format yang lebih luas,” ujar H. Sirojudin.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBVSI Indramayu yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang hadir langsung pada pembukaan maupun penutupan turnamen.

“Terima kasih kepada PBVSI Indramayu atas kerja samanya dengan PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Terima kasih juga kepada Pak Ono Surono yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh sejak pembukaan hingga penutupan kegiatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, berharap Turnamen Voli SOEKARNO CUP dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan saya sudah berpesan kepada Pak H. Sirojudin agar tahun depan turnamen dimulai dari tingkat kecamatan. Nantinya para juara dari masing-masing kecamatan dapat dipertandingkan kembali di tingkat kabupaten, sehingga pelaksanaannya bisa berlangsung lebih panjang dan lebih meriah,” kata Ono Surono.

Menurutnya, turnamen olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas di tengah masyarakat.

“Kita telah melihat bagaimana pertandingan berjalan dengan baik. Persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas menjadi nilai utama yang ditunjukkan seluruh peserta. Inilah semangat yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang ingin terus kita hidupkan melalui kegiatan positif seperti olahraga,” ujarnya.


Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial di cabang olahraga bola voli, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi olahraga bergengsi yang mampu melahirkan atlet-atlet voli berprestasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Indramayu tersebut diikuti oleh 31 tim bola voli yang merupakan perwakilan PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Dalam pertandingan olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Ono Surono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan dunia olahraga di Indramayu,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, sebanyak 31 tim peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim diperkuat oleh 12 pemain dan mewakili PAC PDI Perjuangan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.


Babak penyisihan yang berlangsung pada hari pertama menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh seluruh peserta. Sementara babak 16 besar hingga partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

DPC PDI Perjuangan Indramayu bersama Pengkab PBVSI Indramayu berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet voli lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, yang akrab disapa Uho, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan optimisme di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Pengkab PBVSI Indramayu yang telah menghadirkan ruang positif bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama baik Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” ujar Uho.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dinantikan masyarakat Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com - Panitia Aspirasi Premio Drag Series (ADS) putaran 3 di Kabupaten Indramayu benar-benar diminta para starter untuk ikut ambil bagian. Untuk merespon animo tersebut panitia masih membuka pendaftaran bagi sebelas kelas yang akan dipertandingkan Minggu, 14 Juni 2026. 

Hal tersebut dikatakan Andry Dry, Ketua Panitia yang juga Ketua Pengcab IMI Kabupaten Indramayu, Sabtu, 13 Juni 2026. Ia mengatakan pada Sabtu ini saja telah ratusan starter ikut babak penyisihan untuk 9 kelas lain. 

"Kami memberikan kesempatan untuk pembalap dari luar daerah untuk mengumpulkan point setigg+tingginya. Makanya kami masih membuka pendaftaran sampai Minggu pagi besok," tukas Dry.

Adapun kelas yang masih dibuka pendaftarannya hingga Minggu, 14 Juni 2026 pagi yakni ;

ADS 1. BRACKET 8 DETIK
ADS 2. BRACKET 9 DETIK
ADS 3. BRACKET 9,5 DETIK
00:30 ADS 4. BRACKET 10 DETIK
00:30 ADS 5. BRACKET 10,5 DETIK
ADS 6. SPORT 2T 155CC FRAME STD
ADS 7. BEBEK 4T TU 200CC
ADS 8. SPORT 2T TU 155CC
ADS 9. NINJA STD 155CC
ADS 10. MATIC TU 155CC
ADS Matic TU 200CC.

(Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu kembali dihebohkan dengan beredarnya dokumen yang diduga merupakan Surat Panggilan Tersangka dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat kepada seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang dalam dokumen tersebut disebut dengan inisial S.

Kabar ini mencuat di tengah perhatian publik terhadap langkah Kejati Jawa Barat yang sebelumnya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Indramayu pada Rabu (10/6/2026) yang lalu. Dalam kegiatan tersebut, tim Kejati diketahui membawa sejumlah dokumen dari kantor legislatif tersebut, sehingga memunculkan berbagai spekulasi terkait perkembangan penyelidikan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) dan tunjangan transportasi DPRD Indramayu.

Berdasarkan salinan dokumen yang beredar luas di masyarakat, surat panggilan tersebut bernomor SP-21/M.2.5/Fd.2/06/2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa saudara S diminta hadir pada Jumat, 12 Juni 2026, di Gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Jalan L.L.R.E Martadinata Nomor 54 Bandung, untuk diperiksa sebagai tersangka.

Pemeriksaan tersebut disebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian tunjangan perumahan dan transportasi bagi pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 hingga 2025.

Tak hanya itu, dalam dokumen yang beredar juga tercantum bahwa surat panggilan tersebut diterbitkan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-364/M.2/Fd.2/06/2026 tertanggal 8 Juni 2026.

Meski dokumen tersebut telah menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indramayu, hingga berita ini diturunkan pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi mengenai keaslian surat maupun status hukum sosok S yang disebut dalam dokumen tersebut.

Situasi ini semakin memicu rasa penasaran publik terkait sejauh mana proses penanganan dugaan kasus tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 yang saat ini tengah menjadi sorotan.

Masyarakat pun kini menunggu klarifikasi resmi dari Kejati Jawa Barat guna memastikan kebenaran informasi yang beredar dan memberikan kepastian terkait perkembangan perkara tersebut. (WH/Tim)


Indramayu, Cakralensa.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melakukan langkah mengejutkan dengan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026). Kedatangan sekitar sepuluh personel kejaksaan tersebut langsung memantik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan besar: apakah langkah ini berkaitan dengan penyelidikan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) yang belakangan ramai diperbincangkan?

Tim Kejati datang tanpa pemberitahuan sebelumnya dan langsung meminta sejumlah dokumen dari lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Indramayu. Meski pihak DPRD mengaku belum mengetahui secara pasti dokumen apa yang diminta, pengumpulan berkas oleh penyidik dinilai sebagai sinyal bahwa ada proses hukum yang tengah berjalan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu, Dulyono, mengatakan dirinya baru mengetahui kedatangan tim Kejati setelah mendapat informasi dari staf saat sedang berada di BPKAD.

"Saya mendapat informasi bahwa ada rombongan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang datang ke DPRD," ujar Dulyono.

Setelah bertemu dengan tim Kejati, Dulyono memastikan seluruh dokumen administrasi dan surat tugas yang dibawa penyidik telah sesuai prosedur.

Namun, yang menarik, hingga kini pihak DPRD Indramayu mengaku belum mengetahui secara detail dokumen yang dibawa penyidik. Seluruh proses administrasi dan serah terima berkas dilakukan melalui bendahara yang juga diminta hadir ke Kejaksaan Negeri Indramayu.

Di tengah minimnya informasi resmi, perhatian publik justru tertuju pada dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) anggota DPRD yang beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan hangat di Indramayu. Kasus ini disebut-sebut berkaitan dengan kebijakan penganggaran yang nilainya mencapai miliaran rupiah dan diduga melibatkan sejumlah pihak penting.

Nama S, yang dikenal sebagai salah satu pejabat tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, turut menjadi sorotan dalam berbagai pembahasan publik terkait polemik tersebut. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kejati Jawa Barat mengenai keterkaitan nama tersebut maupun status hukumnya dalam perkara yang sedang ditelusuri.

Ketika ditanya apakah pengambilan dokumen tersebut berkaitan dengan dugaan kasus Tuper, Dulyono memilih irit bicara.

"Kami tidak bisa menduga-duga. Kami hanya diminta menyerahkan dokumen yang diperlukan. Untuk kaitannya dengan perkara tertentu, kami menunggu informasi resmi dari Kejaksaan," katanya.

Kedatangan Kejati yang berlangsung cepat namun tertutup itu justru semakin memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Terlebih, langkah pengumpulan dokumen biasanya menjadi bagian penting dalam proses pendalaman suatu perkara sebelum penetapan langkah hukum berikutnya.

Publik kini menanti penjelasan resmi dari Kejati Jawa Barat terkait tujuan pengambilan dokumen tersebut. Jika benar berkaitan dengan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper), maka perkembangan ini bisa menjadi babak baru dalam pengusutan salah satu isu yang paling menyita perhatian masyarakat Indramayu dalam beberapa bulan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi terkait materi penyelidikan maupun pihak-pihak yang menjadi fokus pendalaman. (Wira/Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Event olahraga dan hiburan bertajuk Colorin Fun Run 2026 yang digelar Swiss-Belinn Indramayu pada Minggu (7/6/2026) berhasil mencuri perhatian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer yang dipadukan dengan konsep penuh warna, hiburan, dan semangat kebersamaan.

Tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki minat besar terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif dan menghibur. Kesuksesan tersebut bahkan melampaui ekspektasi panitia dan mendorong Swiss-Belinn Indramayu untuk menjadikan Colorin Fun Run sebagai agenda tahunan.

General Manager Swiss-Belinn Indramayu sekaligus Ketua Pelaksana Colorin Fun Run 2026, Gifta Oktavia Rapee, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang telah berpartisipasi. Dukungan dari sponsor, komunitas, mitra kerja, stakeholder, serta rekan media menjadi faktor penting sehingga acara ini dapat berlangsung lancar dan meriah,” ujarnya.

Menurut Gifta, jumlah peserta yang mencapai 1.368 orang merupakan pencapaian luar biasa. Tidak hanya diikuti warga Indramayu, kegiatan ini juga menarik minat peserta dari berbagai daerah di sekitarnya.

“Kami sangat bangga melihat semangat masyarakat. Antusiasme yang ditunjukkan peserta menunjukkan bahwa kegiatan olahraga yang dikemas secara menarik memiliki daya tarik yang sangat besar,” katanya.

Mengusung konsep fun run, acara ini tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan. Berbagai hiburan seperti penampilan musik, permainan interaktif, hingga pembagian hadiah turut memeriahkan suasana.

Tema “Colorin Fun Run 2026” dipilih untuk menggambarkan semangat keceriaan, keberagaman, dan kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan tersebut.

“Kami ingin menghadirkan ruang positif yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari anak muda, komunitas, keluarga, hingga peserta senior. Semua dapat berkumpul dalam suasana yang sehat, penuh warna, dan menyenangkan,” tambah Gifta.

Sementara itu, Project Manager Colorin Fun Run 2026, Syarif, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan peserta.

Menurutnya, Colorin Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Indramayu melalui event berkualitas.

“Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari penentuan rute, sistem pengamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya agar seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Syarif yang juga memiliki latar belakang di komunitas lari mengaku kegiatan tersebut digelar dengan semangat untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semakin berkembangnya budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta,” tuturnya.

Di sisi lain, Owner Swiss-Belinn Indramayu, Polly Sukarsa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event perdana tersebut. Ia menilai keberhasilan tahun pertama menjadi modal besar untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Polly optimistis Colorin Fun Run memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu event olahraga dan hiburan unggulan di Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan respons positif dari masyarakat, komunitas, dan para mitra, Swiss-Belinn Indramayu berkomitmen menghadirkan Colorin Fun Run dengan konsep yang lebih meriah pada tahun-tahun mendatang. Event ini diharapkan dapat menjadi ikon olahraga dan hiburan yang mampu menarik partisipasi masyarakat dalam jumlah yang lebih besar setiap tahunnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 yang digelar pada Minggu (7/6/2026) berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Sebagai penyelenggaraan perdana, kegiatan ini berhasil menarik sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah untuk ikut merasakan sensasi olahraga rekreasi yang dipadukan dengan hiburan dan pesta warna.

Mengusung konsep lari santai sejauh 5 kilometer, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif dan penuh semangat.

Menariknya, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Kabupaten Indramayu. Sejumlah peserta dari berbagai kota seperti Cirebon, Bandung, dan Jakarta turut meramaikan event tersebut. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti bahwa Color Run Swiss-Belinn Indramayu mendapat sambutan positif dan memiliki daya tarik tersendiri.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan yang disuguhkan panitia. Penampilan musik dari DJ yang energik berhasil membakar semangat peserta, sementara sesi color party menjadi puncak kemeriahan yang mengundang seluruh peserta untuk bergembira bersama dalam balutan warna-warni yang spektakuler.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik melalui pembagian doorprize bernilai jutaan rupiah. Beragam hadiah diberikan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan mereka terhadap acara tersebut.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif, sehat, dan menghibur. Selain mendorong gaya hidup aktif, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Melihat tingginya antusiasme yang ditunjukkan peserta dengan jumlah mencapai 1.368 orang, pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif, menarik, dan mampu menjangkau peserta yang lebih luas.

Dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan, Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 berhasil menciptakan momen berkesan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (Wira)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget