PDI Perjuangan Indramayu Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Pesisir Eretan Kulon
Indramayu, Cakralensa.com – Menutup rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam ribuan bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/6/2026).
Aksi ini diikuti oleh jajaran pengurus DPC, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, pengurus PAC PDI Perjuangan Kandanghaur, Pemerintah Desa Eretan Kulon, serta melibatkan komunitas nelayan dan warga setempat sebagai bentuk komitmen gotong royong dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Pantura Jawa Barat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin mengungkapkan, penanaman mangrove ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah urgensi ekologis yang krusial bagi masa depan masyarakat pesisir.
"Penanaman mangrove ini sangat penting dilakukan di wilayah pesisir Pantura, khususnya Eretan Kulon, karena kawasan ini terus mengalami abrasi pantai yang masif dan banjir rob," ungkapnya
Menurutnya, wilayah Kandanghaur menjadi salah satu titik dengan tingkat abrasi paling kritis, di mana ratusan hektar daratan telah tergerus air laut. Di beberapa titik Eretan Kulon, jarak garis pantai ke jalan raya nasional kini bahkan hanya tersisa hitungan puluhan meter," kata H. Sirojudin, yang juga Wakil Ketua DPRD Indramayu.
Lebih lanjut, H. Sirojudin memaparkan dampak nyata yang dirasakan warga akibat hilangnya benteng hijau alami di pesisir. Banjir rob secara berkala merendam pemukiman, merusak ratusan rumah warga, mengganggu sanitasi, hingga melumpuhkan tambak-tambak budidaya yang menjadi urat nadi perekonomian nelayan lokal.
"Jika kita tidak bergerak menanam dari sekarang, pemukiman warga dan infrastruktur strategis kita akan tenggelam. Mangrove adalah benteng alami terbaik untuk memecah gelombang, menahan laju abrasi, sekaligus memulihkan habitat biota laut seperti ikan dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan nelayan," terangnya
Ia menambahkan, ini adalah implementasi nyata dari ajaran Bung Karno tentang Ambeg Paramarta, yaitu mendahulukan hal-hal yang mendesak untuk kepentingan rakyat banyak.
H. Sirojudin berharap, Kegiatan Bulan Bung Karno ini mampu memicu kesadaran kolektif masyarakat agar terus merawat bibit yang telah ditanam. PDI Perjuangan Indramayu akan terus mengawal program pemulihan lingkungan pesisir Pantura secara berkelanjutan demi memastikan ketahanan wilayah dari dampak perubahan iklim global. (Wira)

















































