Peringati HUT ke-81 RI, Wanoja PDI Perjuangan Indramayu Berbagi dengan Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu
Redaksi CL
Agustus 17, 2026
Aksi Sosial
,
Daerah
,
HUT Kemerdekaan RI
,
Indramayu
,
PDIP
,
Politik
,
Wanoja PDI Perjuangan
Indramayu, Cakralensa.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wanoja PDI Perjuangan Indramayu menggelar aksi sosial dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada para lanjut usia (lansia) di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Wanoja PDI Perjuangan Indramayu, Hj. Sri Yudawati, didampingi Wakil Ketua Bidang Kebencanaan DPC PDI Perjuangan Indramayu, Asmarnelli, beserta jajaran pengurus Wanoja.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Wanoja PDI Perjuangan terhadap para penghuni panti, khususnya para oma dan opa yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.
Dalam kegiatan itu, Wanoja PDI Perjuangan menyerahkan sejumlah bantuan yang sebelumnya telah disesuaikan dengan kebutuhan panti. Bantuan tersebut di antaranya popok atau pampers, sembako, perlengkapan kebersihan, sabun, pewangi ruangan, serta makanan ringan dan biskuit.
Ketua Wanoja PDI Perjuangan Indramayu, Hj. Sri Yudawati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kaum perempuan PDI Perjuangan terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang berada di panti.
“Kami hadir di sini sekadar berbagi dengan saudara-saudara kita, oma dan opa yang ada di panti. Buah tangan yang kami bawa ini merupakan bentuk perhatian dari PDI Perjuangan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan digunakan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Sri Yudawati.
Menurut Sri, bantuan yang diberikan tidak dilakukan secara spontan. Sebelumnya, pihak Wanoja telah melakukan survei dan berkomunikasi dengan pengurus panti untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.
Dari hasil survei tersebut, diketahui terdapat lima penghuni panti yang sudah tidak mampu duduk maupun berdiri sehingga membutuhkan pampers sebagai salah satu kebutuhan utama.
“Jadi sebelum datang kami sudah survei terlebih dahulu, kami tanyakan kepada pengurus apa yang paling urgent dibutuhkan. Ternyata ada lima penghuni yang kondisinya sudah tidak bisa duduk dan berdiri, sehingga pampers menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendesak. Karena itu kami membawakan pampers,” jelasnya.
Selain pampers, Wanoja juga memberikan perlengkapan kebersihan. Hal tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat kondisi fasilitas panti yang masih membutuhkan dukungan sarana kebersihan.
“Kami juga membawa alat-alat kebersihan, sabun, pewangi ruangan, serta makanan ringan dan biskuit. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan panti dan para penghuni,” katanya.
Sri berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada kunjungan Wanoja PDI Perjuangan saja. Ia berharap kepedulian terhadap Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu dapat mendorong pihak lain, termasuk para donatur dan masyarakat luas, untuk ikut memberikan perhatian.
“Kami berharap bukan hanya dari PDI Perjuangan. Mudah-mudahan dengan kehadiran kami di sini bisa membuka jalan bagi bagian-bagian sosial lainnya, termasuk para donatur dan saudara-saudara kita di luar PDI Perjuangan, untuk ikut membantu,” ungkapnya.
Ia menilai kepedulian terhadap para lansia merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih, Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu menjadi tempat yang memberikan pelayanan kepada para lanjut usia di Kabupaten Indramayu.
“Perhatian kepada oma dan opa ini siapa lagi kalau bukan kita? Kita sebagai anak dan sebagai kaum perempuan tentu harus memiliki kepedulian. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Ibu, Satir, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Wanoja PDI Perjuangan Indramayu.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami kedatangan dari Wanoja PDI Perjuangan Indramayu. Kami sangat bersyukur karena bantuan ini dapat meringankan beban panti kami,” kata Satir.
Satir menjelaskan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wanoja sebelumnya. Saat itu, pengurus Wanoja telah menanyakan kebutuhan yang diperlukan oleh pihak panti.
“Memang sebelumnya Ibu sudah datang ke sini dan menanyakan apa yang dibutuhkan. Alhamdulillah, sekarang direalisasikan. Ada sembako, alat-alat dan kebutuhan lainnya. Kami selaku pimpinan panti mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Wanoja dan seluruh pengurusnya,” ujarnya.
Ia berharap perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak terhadap panti dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan para penghuni panti dapat terpenuhi dan pelayanan kepada para lansia semakin baik.
“Semoga Ketua Wanoja dan pengurusnya selalu diberikan kesehatan. Mudah-mudahan PDI Perjuangan tetap maju dan eksis terus,” pungkas Satir.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Wanoja PDI Perjuangan Indramayu untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian bersama. (Wira)



