Articles by "Pemda"


Indramayu, Cakralensa.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyayangkan aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Alun-Alun Indramayu pada Kamis (02/04/2026). Dalam keterangannya di Pendopo Indramayu, ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas umum oleh oknum pendemo telah merugikan masyarakat.

Menurut Lucky Hakim, kerusakan yang terjadi akibat aksi tersebut ditaksir mencapai hampir Rp100 juta. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang dirusak merupakan hasil pembangunan dari uang rakyat.

“Kerusakannya lumayan banyak, hampir Rp100 juta. Itu uang rakyat, tapi dirusak. Bahkan tulisan ‘Indramayu’ di depan juga dihancurkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang aksi demonstrasi, karena hal tersebut merupakan hak konstitusional warga. Namun, ia menekankan agar aksi dilakukan secara tertib tanpa merusak fasilitas umum.

Aksi demonstrasi tersebut diketahui berkaitan dengan penolakan terhadap program revitalisasi tambak yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Lucky Hakim menjelaskan bahwa program tersebut bukan merupakan kebijakan pemerintah daerah, melainkan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Program ini bukan program bupati, tanahnya juga bukan milik pemda, melainkan tanah negara di bawah kewenangan kementerian. Ini adalah program strategis nasional,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan proyek tersebut. Jika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi, jalur yang tepat adalah melalui DPR RI, khususnya Komisi IV yang bermitra dengan sektor kelautan, perikanan, dan kehutanan.

Lebih lanjut, Lucky Hakim mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya memfasilitasi dialog antara masyarakat dan kementerian terkait, bahkan dengan menghadirkan langsung perwakilan dari pusat ke Indramayu. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

Terkait aksi anarkis, ia menduga adanya oknum yang memanfaatkan momentum demonstrasi untuk melakukan perusakan. Pemerintah daerah pun membuka peluang untuk menempuh jalur hukum apabila pelaku tidak bertanggung jawab.

“Kami beri kesempatan kepada pelaku untuk memperbaiki kerusakan. Tapi kalau tidak, tentu akan kami laporkan dan diproses secara hukum,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan bertanggung jawab.


Indramayu, Cakralensa.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Indramayu Tahun Anggaran 2025. Rabu (01/04/2026)

Bertempat di ruang sidang utama DPRD Indramayu dan dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta berbagai undangan dari lintas sektor. Rapat Paripurna ini menjadi panggung penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Berbagai isu strategis mencuat dalam penyampaian pandangan fraksi. Salah satu sorotan tajam datang dari Fraksi Partai Golkar yang menilai pelayanan Perumdam Tirta Dharma Ayu masih jauh dari harapan masyarakat. Persoalan kualitas air yang keruh, distribusi yang tersendat, hingga dugaan penggunaan bahan kimia yang belum teruji menjadi perhatian serius. Fraksi ini bahkan mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mengaudit tata kelola perusahaan daerah tersebut secara menyeluruh.

Di sisi lain, persoalan ketenagakerjaan juga menjadi perhatian utama. Fraksi PDI Perjuangan menyoroti tren peningkatan angka pengangguran yang dinilai perlu penanganan lebih konkret. Mereka mendesak pemerintah daerah agar memperkuat sinergi dengan sektor industri, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi tenaga lokal. Evaluasi terhadap program prioritas pun dianggap penting agar kebijakan yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sorotan terhadap sektor pendidikan tak kalah mengemuka. Fraksi PKB mempertanyakan efektivitas program “Indramayu Belajar” yang dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan. Senada, Fraksi Gerindra menilai program “Indramayu Membaca” belum menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi masyarakat. Kedua fraksi sepakat bahwa ukuran keberhasilan program seharusnya berbasis hasil nyata, bukan sekadar laporan administratif.

Sementara itu, Fraksi PKS-Perindo mengingatkan pentingnya pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui manajemen yang profesional dan transparan. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada kesejahteraan petani yang dinilai belum optimal, meskipun Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Fraksi Demokrat-NasDem menutup rangkaian pandangan dengan penegasan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan formal, melainkan cermin kinerja pemerintah daerah. Mereka mendorong penyusunan program yang lebih realistis dan terukur, terutama dalam menekan angka pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan pemerataan kesejahteraan.

Melalui Rapat Paripurna ini, DPRD Indramayu berharap seluruh masukan dan kritik yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah Kabupaten Indramayu. Dengan demikian, arah kebijakan ke depan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indramayu.

Indramayu, Cakralensa.com – Kritik keras dilontarkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Indramayu dari Fraksi PKB, Kiki Arindi, terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu. Ia menyoroti dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga lemahnya tata kelola birokrasi.


Sorotan itu mencuat usai rapat paripurna DPRD dalam agenda pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan bupati atas LKPJ Tahun Anggaran 2025.


Kiki Arindi saat ditemui awak media Cakra Lensa secara terbuka “menyemprot” penggunaan kendaraan dinas yang masih berpelat luar daerah, termasuk mobil dinas berpelat hitam dengan sistem sewa.


Menurutnya, praktik tersebut bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan indikasi lemahnya pengawasan yang berdampak langsung pada potensi hilangnya pemasukan daerah.


“Ini bukan hal kecil. Kalau pelatnya luar daerah, pajaknya juga lari ke luar. Artinya PAD kita bocor,” tegasnya.


Ia menilai, penggunaan pelat lokal seharusnya menjadi kewajiban, bukan sekadar imbauan. Namun hingga kini, implementasinya dinilai jauh dari maksimal.


“Kalau ini terus dibiarkan, pemerintah daerah seperti membiarkan potensi pendapatan hilang begitu saja,” tambahnya.


Tak hanya itu, Kiki juga menyoroti kondisi birokrasi yang dinilai tidak sehat akibat banyaknya jabatan strategis yang masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).


Menurutnya, penumpukan Plt bukan sekadar persoalan teknis, tetapi mencerminkan lambannya pengambilan keputusan di level eksekutif.


“Jangan heran kalau program tersendat. Plt itu kewenangannya terbatas, tidak bisa ambil keputusan strategis,” ujarnya.


Ia mengungkapkan, sejumlah posisi penting di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari kepala dinas hingga unit teknis, belum diisi pejabat definitif. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu konsistensi kebijakan dan memperlambat realisasi program.


Kiki bahkan mengaitkan langsung persoalan tersebut dengan target PAD yang dinilai sulit tercapai.


“Mau bicara target PAD bagaimana, kalau yang menjalankan programnya saja tidak punya kewenangan penuh?” katanya.


Ia menegaskan, kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan karena berisiko memperparah kinerja pemerintahan daerah secara keseluruhan.


Untuk itu, Kiki mendesak Pemkab Indramayu segera melakukan langkah konkret, mulai dari penertiban kendaraan dinas hingga percepatan pengisian jabatan definitif sesuai aturan.


“Ini soal keseriusan pemerintah daerah. Kalau ingin PAD meningkat dan kinerja optimal, benahi dulu hal-hal mendasar seperti ini,” pungkasnya. (Wira)




Indramayu, Cakralensa.com - Suasana hangat penuh keakraban mewarnai kegiatan syawalan yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Selasa (31/03/2026). Bertempat di halaman kantor Diskominfo Indramayu, acara ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi pasca-Idul Fitri antara pemerintah daerah dan insan pers.

Tidak sekadar ajang halal bihalal, kegiatan ini dikemas lebih menarik melalui lomba catur persahabatan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Diskominfo, perwakilan kepolisian, hingga organisasi wartawan dan media lokal di Indramayu. Nuansa kompetitif terasa, namun tetap dibalut suasana santai dan penuh kebersamaan.

Kepala Diskominfo Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar perlombaan.

“Kegiatan ini bukan soal menang atau kalah, tapi tentang mempererat hubungan dan komunikasi yang baik antara Diskominfo dan teman-teman wartawan,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara. Selain adu strategi di papan catur, momen syawalan dimanfaatkan untuk saling bermaafan dan berbincang santai, memperkuat sinergi yang telah terjalin.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba catur serta sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah dan media, dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah menuju Indramayu REANG yang lebih maju dan informatif.

Dengan konsep sederhana namun penuh makna, acara ini membuktikan bahwa kebersamaan dan komunikasi yang baik adalah pondasi utama dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah dan insan pers. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan aturan baru lewat Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 sebagai turunan dari PP TUNAS (Tata Kelola Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak). Regulasi ini menegaskan larangan bagi anak di bawah usia 16 tahun untuk memiliki akun media sosial berisiko tinggi.

Menanggapi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi aturan, khususnya melalui penguatan literasi digital di lingkungan sekolah dan keluarga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, S.Sos., M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (31/03/2026), menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab besar dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami mendukung setiap kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak, khususnya dalam ruang digital. Namun, keberhasilan aturan ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Perlindungan Anak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa meskipun regulasi telah diundangkan, tidak semua masyarakat langsung memahami substansi aturan tersebut. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah menjadi krusial dalam menyampaikan informasi secara masif dan berkelanjutan.

“Dalam ketentuan hukum memang disebutkan bahwa setelah diundangkan masyarakat dianggap tahu. Tapi pada kenyataannya tidak semua memahami. Di sinilah kami hadir, melalui sosialisasi baik lewat media sosial resmi maupun turun langsung ke sekolah-sekolah,” jelas Suwenda.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Indramayu telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya:

  • Sosialisasi dan literasi digital kepada orang tua, guru, dan siswa tentang penggunaan internet yang aman dan beretika.
  • Penguatan pengawasan berbasis masyarakat, dengan melibatkan RT/RW untuk memantau penggunaan gawai di lingkungan sekitar.
  • Sinergi lintas sektor, menggandeng Dinas Pendidikan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Pengawasan terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) agar mematuhi pembatasan usia serta menerapkan sistem pengawasan orang tua (parental control).

Menurut Suwenda, platform digital seperti YouTube, TikTok, Facebook, dan Instagram termasuk dalam kategori berisiko tinggi bagi anak jika tidak diawasi dengan baik.

“Harapan kami sama dengan pemerintah pusat, anak-anak di bawah 16 tahun tidak mengakses situs atau platform yang belum sesuai usianya. Ini demi melindungi mereka dari konten berbahaya maupun potensi kecanduan gawai,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan implementasi aturan ini membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Peran orang tua, lingkungan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat sangat penting. Kalau semua bergerak bersama, maka perlindungan anak di ruang digital bisa berjalan optimal,” tutupnya.

Dengan diberlakukannya Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah daerah diharapkan semakin aktif dalam mengawal penerapan aturan, guna menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi generasi muda. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com - Di tengah tantangan arus informasi digital yang kian cepat dan rawan disinformasi, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama insan pers memperkuat sinergi. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Sekretaris AMKI Jawa Barat serta Pengurus AMKI Indramayu di Pendopo Indramayu. Rabu (18/03/2026) 

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kebersamaan Ramadan, tetapi juga forum strategis memperkuat peran media dalam menjaga kualitas demokrasi lokal, transparansi pemerintahan, serta menangkal hoaks di tengah masyarakat.

Sekretaris AMKI Jawa Barat, Eko Junanto menegaskan pentingnya kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah.

“Sinergitas antara media dan pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam menjaga arus informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat,” ucap Eko Junanto Lulusan ToT Lemhannas 2023 DKI Jakarta. 

Bupati Indramayu, Lucky Hakim menyampaikan bahwa pemerintah daerah membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan program pembangunan secara terbuka dan akuntabel.

“Kami sangat terbuka terhadap insan media. Kritik dan masukan tentu menjadi bagian penting dalam membangun Indramayu yang lebih baik,” ungkapnya.

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan posisi media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga pengawal kebijakan publik.

“Kami di AMKI tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan publik. Sinergi harus melahirkan informasi yang jujur dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya. (Wira/RCL)


Indramayu, Cakralensa.com - Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bingkisan berupa sarung, baju koko, dan mukenah (Sarkonah), kepada petugas kebersihan, anak yatim/piatu, petugas Masjid Agung Indramayu dan Islamic Center Indramayu, serta staf BAZNAS Kabupaten Indramayu. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu Selasa (17/3/26), dihadiri Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua BAZNAS, serta unsur terkait.
‎Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di bulan Ramadan.

‎Bupati memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan dan pengelola tempat ibadah yang telah menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, khususnya masjid. Menurutnya, peran mereka sangat penting dan membutuhkan kesabaran tinggi.
‎“Di balik rapi dan bersihnya tempat-tempat umum, ada peran besar bapak dan ibu sekalian yang setiap hari menjaga kebersihan,” ujarnya.
‎Lucky Hakim menambahkan, meskipun honor yang diterima relatif kecil, namun nilai ibadah dan pahala yang diperoleh, terutama di bulan Ramadan, sangat besar.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, upaya tersebut bukan hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan partisipasi semua pihak. Terlebih dengan makin berkembangnya Kabupaten Indramayu ke depan.
‎“Indramayu akan makin ramai, sehingga tantangan menjaga kebersihan juga makin besar. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dari semua pihak,” tambahnya.
‎Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mewujudkan Indramayu REANG yang religius dan sejahtera.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan Sarkonah, Kusnaeni (45), tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Dia merasa diperhatikan oleh Bupati Lucky Hakim.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, sudah memperhatikan dan peduli terhadap orang-orang seperti saya," kata Kusnaeni mewakili teman-temannya. (Wira/RCL)

 MENARA POST -INDRAMAYU - Kantor Bupati Indramayu kedatangan rombongan Jawara Seniman Pantura (JAMANTRA), Tujuan mereka ini bermaksud untuk menyalurkan bantuan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh komunitas seniman asal Indramayu ini melalui konser amal beberapa waktu lalu, rombongan tersebut turut dihadiri Edi Kusdiana (Kadis BPBD Kab Indramayu), Dewi Kirana, Dede S, Tia Innova, Iva Denada, Susi Susilawati, Dody Sonjaya, Rohim Kanjeng Sunan,dan anggota lainya.


Kunjungan rombongan para seniman papan atas pantura ini disambut hangat langsung oleh Bupati Indramayu H. Supendi pada hari Sabtu 23 Februari 2019.


Menurut keterangan Supriyadi selaku ketua JAMANTRA mengatakan kepada Menara Post , bantuan yang disalurkan bernilai Rp 5 juta, dana tersebut didapat dari masyarakat yang disumbangkan melalui konser amal JAMANTRA yang digelar di berbagai tempat dan langsung diberikan kepada masyarakat Selat Sunda yang mengalami musibah Tsunami beberapa waktu lalu.


"Alhamdulillah sambutan masyarakat disana begitu antusias, kami bangga bisa meringankan beban mereka paska tsunami" Kata Supriyadi melalui pesan singkatnya, Senin 4/03/2019.


Suami Dede. S sang pelantun Kucing Garong ini, mengatakan kegiatan sosial tersebut atas kerja sama JAMANTRA dan BPBD serta BUDPAR yang mewakili Pemerintah daerah Kab. Indramayu, guna mengadakan Bakti sosial Kemanusiaan berupa pembagian rejeki dan Trauma Healing menghibur masyarakat Teluk Labuan Banten.


Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut pria yang akrab disapa kang Yadi Bass ini mengungkapkan betapa bahagianya mereka ketika rombongan JAMANTRA hadir di tengah-tengah mereka.


"Bantuan yang kami berikan kecil, Namun kita lebih fokus ke trauma healingnya. Dengan cara menghibur para korban, melalui sentuhan, ajakan berjoget, tertawa dengan berbagai game yang kami suguhkan saat kegiatan, membuat mereka bisa melupakan peristiwa yang dialaminya saja sudah membuat kami bangga, tak lupa juga kami ucapkan kepada masyarakat yang ikut membantu meringankan beban korban tsunami"Pungkasnya.


Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Patrol Kompol H. Mashudi SH.MH yang juga selaku sebagai dewan penasehat JAMANTRA memberikan apresisasinya terhadap komunitas seniman tersebut dan menyampaikan rasa terimakasih kepada JAMANTRA yang sangat peduli terhadap sesama.

[ads-post]
"Saya sampaikan terimakasih kepada semua rekan-rekan Artis Pantura yang telah peduli terhadap saudara-saudara kita yang mendapatkan musibah, semoga segala apa yang kita lakukan bernilai ibadah dan tingkatkan terus kebersamaan dan kekompakan kita"Katanya.


Pena
By.
Guntur
Editor
By.
Redaks
Foto / Video
By.
Guntur

 MENARA POST ,Indramayu- Sebagai upaya menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu No. 08/2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah tempat instansi pemerintah dan swasta, tim Satuan Tugas (Satgas) KTR Indramayu yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi Resort (Polres) Indramayu dan  Penyuluh Kesehatan mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk ikut serta menegakan Perda KTR di lingkungan umum.

Hal itu terlihat ketika Tim Satgas KTR Kabupaten Indramayu menyambangi tempat pusat perbelanjaan Yogya Toserba Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019) dengan mengajak sejumlah karyawan dan staf Yogya Toserba untuk mensosialisasikan sama-sama melarang ketika ada masyarakat yang berkedapatan merokok sembarangan.

“Sesuai dengan Perda No.08/2016 tentang KTR, sudah menjadi kewenangan kita sebagai ASN, jadi ada kawasan-kawasan memang dilarang orang untuk merokok sembarangan salah satunya di tempat umum seperti ini,” kata Kamsari Sabarudin anggota Tim Satgas KTR yang juga Kepala Bidang (Kabid) Penegak Hukum pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019).

Menurut Kamsari, masyarakat yang merokok tentunya punya hak masing-masing namun dari satu sisi perokok melanggar hak orang lain juga yaitu dengan asapnya. Sehingga harus ada tempat khusus untuk para perokok agar ada keseimbangan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun apabila tetap melanggar Perda KTR tersebut, pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak sesuai dengan kewenangannya.

Kamsari menjelaskan, seperti di pusat perbelanjaan, maka pihaknya akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi apabila supermarket tersebut mengabaikan KTR. Namun apabila dari masyarakat individu yang melanggar KTR maka akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp 500.000,00.

“Kalo yang melanggar di tempat perbelanjaan seperti ini, apabila pihak perbelanjaan melanggar aturan dengan membiarkan masyarakat merokok bebas, maka akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi, namun bagi yang perokok akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp. 500.000,00,” jelasnya.
[ads-post]
Sementara itu, Inoe Wenita, salah satu staff Supervisor Yogya Toserba Indramayu sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penegakan Perda KTR, karena rokok meruapakan polusi yang diam-diam bisa membunuh orang secara perlahan. Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan tempat bagi perokok yaitu di belakang dan di depan pusat perbelanjaan.

“Kita apresiasi penegakan Perda KTR di sejumlah tempat di Indramayu termasuk di pusat perbelanjaan, karena kita sudah mengetahui rokok itu selain bahaya masalah kesehatan juga menggangu aktivitas masyarakat dari polusi udaranya itu. Di Yogya Toserba kita sudah sediakan area merokok, baik di belakang maupun di depan toko. Namun apabila masih membandel kita akan menegurnya demi kenyamanan banyak orang,” pungkasnya. (M.Toyib)

Indramayu-  Silang pendapat mewarnai ketiga Partai pengusung Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah yang mengundurkan diri menjadi Bupati, Di karenakan Fokus untuk mengurusi keluarga dan Ibunya yang  sedang  sakit sakitan, Pengunduran ini sudah direspon Kemendagri dan Gubernur Ridwan Kamil.

Surat pengunduran Bupati diserahkan langsung oleh Gubernur terpilih di gedung sate beberapa waktu lalu,Akan tetapi persoalan mulai mengemuka  pasca pengunduran Bupati.

Siapa penggantinya yang layak menjadi Wakil Bupati untuk mendampingi Supendi, yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Dari ketiga partai ini,diantaranya Partai Gerindra Partai PKS  dan Partai Demokrat akan membahas keterwakilan partai pengusung untuk menjadi  Wakil Bupati yang akan menggantikan H Supendi yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu masyarakat mempertanyakan hasil keputusan yang di suarakan untuk menduduki jabatan wakil Bupati.
[ads-post]
Seperti di katakan Ketua KPU Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fatoni S pd.I.,M.Pd.I,"Silahkan ketiga Partai pengusung Partai Gerindra,Partai Demokrat,Dan Partai PKS siapa yang bakal di usung menggantikan H Supendi,Yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu ketiga Partai itu bakal menelorkan nama untuk Menjadi Wakil Bupati.Sesuai aturan dan mekanisme ketiga Partai itu,Kami hanya bisa mendoakan agar berjalan baik dan kondusif.Tidak terjadi hal di luar nalar,Semuanya harus berfikir dewasa dengan tujuan membangun Indramayu ke arah lebih baik."Jelasnya

Hal senada juga diungkapkan  Ketua LSM Lembaga Investigasi Negara DPC Kab Indramayu Suparno,"Sebenarnya persolan mengusung calon yang akan dijadikan wakil Bupati sangat sederhana,Akan tetapi sebelum nama seseorang dimunculkan.Disinilah permainan Politik mewarnai,Maka terjadilah tarik ulur kepentingan.Tidak semudah apa yang kita bayangkan,Semuanya sama pengen dipilih dan memilih tapi kami yakin yang terbaik itu dipilih dan mau menjadikan Indramayu selangkah lebih maju."Ungkapnya

Sementara itu Tokoh Masyarakat Indramayu yang masih mendekam dibalik jeruji besi ,Rohadi saat ditemui dengan  lantang menyuarakan,"Kami orang pinggiran teraniaya tapi kami tidak akan rela kemajuan Indramayu tercabik cabik,Hanya  persoalan pemilihan wakil bupati proses menelorkan nama sudah menjadi bagian,Takarannya adalah sukses tanpa ekses.Yang penting jangan ada campur tangan pihak penguasa terdahulu,Apalagi terdengar santer ada permainan uang dalam proses pengusungan nama.

Lanjut Rohadi,"kalau itu benar terjadi sangat naif,Kemajuan Indramayu sekali lagi.kami sangat peduli kemajuan Indramayu,Biarpun kami rasakan pengap di dalam Lapas,Tapi pikiran dan hati kami tak pernah lepas dari kemajuan Indramayu.  Indeks Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia menjadi tolok ukur Kebangkitan Indramayu kedepan Pendidikan ,daya beli dan kesehatan ukurannya sudah tinggikah IPM kita."Katanya. 
( Otong.S )

Indarmayu- Pada hari libur ini ( Minggu, 2/11/18 ) Bapak Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi. M. Si mengajak keluarga untuk mencintai Produk - Produk Jajanan Lokal, salah satu nya Jajanan Dodol yang terletak di Daerah karangampel Indramayu.

Supendi mengungkapkan bahwa makanan khas memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan keberadaan budaya, karena seiring berjalannya peradaban, makanan memang tidak pernah lepas dari kehidupan, oleh karena itulah kebudayaan erat dan berjalan beriringan dengan kuliner.

Melestarikan budaya memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi dengan niat tulus dan usaha yang gigih menjaga budaya menjadi hal yang mudah.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah mungkin melestarikan budaya menjadi hal yang mudah, tapi memang tidak begitu adanya. Masyarakat dengan swadaya sendiri bangkit untuk menjaga juga melestarikannya.
[Ads-post]
Yang terpenting adalah melestarikan dan memperkenalkan budaya kita kepada Daerah kita sendiri dan Daerah lain agar setiap orang bisa mengenal dan ikut melestarikan. Bayangkan saja, bagaimana bisa mempertahankan juga melestarikan budaya sendiri tapi kita sendiri tidak tahu budaya kita sendiri.

Selain itu juga hal demikian dapat membantu serta meningkatkan ekonomi keluarga, hal semacam ini perlu sangat di kembangkan sebagai produk - produk unggulan pada sektor kuliner jajanan khas Indramayu. "Pungkas Pria dengan senyum yang khas ini". (Redaksi )

Indramayu- Musyawarah Daerah II DPD FOKORGAKI yang berlasung di Aula Kopsuka Sindang Indramayu,Berlangsung alot dan penuh intrik.Di awali pembukaan oleh wakil Bupati Indramayu Supendi,Dalam kata Sambutannya secara singkat.Mengajak seluruh peserta sidang dan  pengurus DPD FOKORGAKI untuk melangkah maju.

 Sedang ketua Dewan penasehat, Juga mantan Bupati Indramayu Yance.Memberikan tekanan tentang tidurnya organisasi besar,Hanya bisa merana tanpa ada solusi untuk memajukan."Untuk itu kami berharap kemajuan DPD FOKORGAKI Indramayu jangan tertidur,Bangkit maju bersama.Sebab APBD II kita di Indramayu hampir Mencapai 4 Trilyunan.Untuk memajukan DPD FOKORGAKI cukup mudah, Sekali lagi jangan sampai tidur terlelap ayo maju."Tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta sidang dan Pengurus DPD FOKORGAKI .

Suasana sidang sedikit memanas setelah peserta sidang memberikan dukungan kepada calon baru,Dari 31 kecamatan,Sedikitnya 27 kecamatan memilih dan memberikan dukungan kepada ketua baru H.Yudi Rustomo.Maka ketua sidang memutuskan H.Yudi Rustomo terpilih secara aklamasi.Di sambut dengan riuh oleh pendukung ketua baru.

Sementara ketua terpilih H Yudi Rustomo memberikan komentar kepada awak media seputar pemilihan Ketua DPD FOKORGAKI,"Ini adalah sebuah Proses pemilihan,Biarpun diwarnai teriakan dan yel yel  tapi suasana nyaman.Setelah proses pemilihan berjalan Kondusif,Pembenahan memang harus di lakukan.untuk pembentukan Formatur kami minta satu bulan sejak sekarang, Karena besarnya organisasi ini.Sebanyak kurang lebih 6000 RT/RW dibutuhkan Team work yang bersinergi,Langkah awal tentu kita harus punya data base.Terus pemberdayaan seluruh RT dan RW. kita berdayakan biar tumbuh kembang maju bersama dan menampung semua keluhan,Di carikan solusinya secepatnya.FOKORGAKI akan saya ajak lari kencang,Dan itu akan saya buktikan."Tegasnya
[ads-post]
Di sisi lain Purwanto Jatibarang  pengaman Sidang Pemilihan ketua  DPD FOKORGAKI," Saya merasa bangga atas terpilih ketua Baru,dengan suasana nyaman.Penuh rasa memiliki dan terjalin rasa kebersamaan. Biarpun suasana awal sidang sangat riuh,Tapi setelah ketua sidang menjatuhkan ketukan ketua terpilih H Yudi Rustomo.Peserta semuanya nampak menerima dengan ketua Baru."katanya   
(Otong.S)

Indramayu-Aparatur Sipil Negara (ASN) harus selalu berpikiran terbuka, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan HUT Ke-47 KORPRI Tahun 2018 tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di alun alun Indramayu,Kamis(29/11/2018).



Oleh karena itu, lanjut Supendi, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sector untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing. Semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, pihaknya yakin para ASN  bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Selanjutnya, ASN  juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari aparatur sipil negara.

 [asd-post]
Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, aparatur sipil negara harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas.


Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapisan pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM Indonesia harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.


“Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran ASN untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran aparatur sipil negara yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,” tegas Supendi.


Sementara itu Ketua KORPRI Kabupaten Indramayu, Munjaki mengatakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan kegiatan HUT KORPRI tahun 2018 ini telah dilaksanakan seperti halnya pemberian bantuan bagi warga yang kekurangan air bersih, pengiriman kontingan dalam POR PEMDA, ziarah rombongan, serta pemberian dana purna tugas bagi ASN yang memasuki usia pensiun. (Redaksi)

BANDUNG - Langkah serius pemerintah kabupaten indramayu di bawah komando Wabup Supendi membawa indramayu terus menjadi lebih baik memperoleh lampu hijau. Pasalnya kemarin rombongan Wakil Bupati Indramayu yang bertemu di jakarta dengan Ridwan Kamil ( RK ) diberi Apresiasi dan siap didukung penuh berbagai programnya.

“Alhamdulillah kemarin kita bertemu dengan Pak Ridwan Kamil beliau selaku Gubernur Jabar sangat mengapresiasi serta memberi dukungan penuh program yang kita ajukan untuk pembangunan di Indramayu,” ucap Wabup Supendi

Wabup Supendi menambahkan, Adanya respon positif yang dilontarkan Gubernur Jabar ini tentunya menjadi spirit bagi pemda kabupaten indramayu sendiri untuk terus meningkatkan kemajuan daerah juga memiliki komitmen ikut andil memajukan pemerintah provinsi Jawa Barat.
[ads-post]
“Program yang kita(pemda indramayu,red) ajukan ini pun selain terus memajukan pemda indramayu sendiri, Kita memiliki berbagai potensi untuk mendukung penguatan pemprov jabar,” ungkap Pria berambut klimis ini.

Diluar itu, Kepala Bappeda Wawang Irawan yang dihubungi via telefon celuller menjabarkan terkait program pemda sendiri yang disinkronkan dengan pemprov jabar terdiri dari banyak hal mulai dari wisata, industri hingga infrastruktur.

"Destinasi wisata kita ajukan karangsong dan pulau biyawak, di industri kita akan ajukan pelabuhan pengumpul di losarang adapun infrastruktur kita fokus ke terowongan jembatan kereta untuk dilebarkan serta  pembangunan jembatan cangak yang menghubungkan kertasemaya-bangodua," ucap pria berambut putih ini

Diluar hal itu juga, pihaknya memfokuskan pembangunan akan taman terbuka hijau yang akan dibangun di bekas bangunan pasar jatibarang, hingga pemugaran asrama haji serta embarkasi keberangkatan dari bandara kertajati majalengka.

"Pembangunan lainnya yang kita fokuskan yakni taman terbuka hijau, pemugaran asrama haji dan bangunan embarkasi," ungkap mantan kadisnakertrans ini

Pensinkronan program gubernur jabar juga kita kuatkan mulai dari kreatif centre yang akan kita rencanakan dibangun di islamic centre hingga command centre untuk pengawasan kinerja para kepala dinas di sekitar ruangan bupati.

"Kreatif Centre kita sudah sediakan space di Islamic Centre Belakang Masjid Islamic Centre dan Command Centre di dekat ruang kinerja bupati? " imbuh Wawang.
(Redaksi)

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana.
Bupati Indramayu Anna Sophana akan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan soal pengunduran dirinya.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan pertemuan akan berlangsung secara tertutup di kantor Kemendagri, Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11) siang.

"Sowan pada menteri menjelaskan hal ihwal apa sih yang menyebabkan beliau berhenti," kata Bahtiar saat dihubungi.

Pengunduran diri Anna dari jabatannya menjadi sorotan sepekan terakhir. Pasalnya, keputusan Anna mengundurkan diri terkesan mendadak.

Alasan Anna mengundurkan diri disebut-sebut tidak terkait dengan urusan kedinasan. Tetapi ia mempertimbangkan faktor mengurus keluarga.

Kemendagri telah mengirimkan utusan ke Indramayu untuk memastikan alasan Anna mundur dari jabatan Bupati yang sedianya diemban hingga 2021.
[ads-post]
Surat pengunduran diri Anna telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, dan diteruskan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). DPRD juga telah menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri tersebut.

Bahtiar mengatakan sebagai pembina kepala daerah, Mendagri perlu mengetahui alasan Anna mengundurkan diri. Hal ini juga sebagai kajian Kemendagri ke depannya. Karena itu, kata Bahtiar, Tjahjo meminta Anna datang ke kantor Kemendagri di Jakarta hari ini.

"Sebagai menteri patut dan wajar kalau ingin mengetahui alasan pengunduran dirinya, apa sih. Supaya jadi bahan kajian kami juga karena ini kan fenomena baru, kepala daerah mengundurkan diri. Biasanya diberhentikan karena terlibat kasus atau meninggal dunia," kata Bahtiar.

Anna Sophanah merupakan petahana dalam pemilihan Bupati Indramayu pada 2015. Kala pemilihan, ia berpasangan dengan Supendi. Keduanya ditetapkan KPU Indramayu sebagai bupati-wakil bupati periode 2016-2021 pada 23 Januari 2016.

Sebelum menjabat kepala daerah di wilayah Pantura tersebut, Anna merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2009-2014 dari fraksi Golkar. Jabatan Anna di posisi kepala daerah itu menggantikan suaminya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance, yang menjadi bupati Indramayu sebelumnya.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget