Latest Post


Indramayu, Cakralensa.com – Tragedi memilukan menimpa seorang pelajar kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang tewas tenggelam di objek wisata Pantai Bali (Balongan Indah), Indramayu, pada Rabu (10/6/2026). Kematian tragis ini kian memantik amarah publik setelah pihak pengelola wisata diduga bersikap abai dan berupaya melimpahkan tanggung jawab atas insiden tersebut.

​Alih-alih menunjukkan empati atau melakukan evaluasi internal, pihak pengelola Pantai Balongan Indah justru merilis pernyataan klarifikasi sepihak melalui media massa. Langkah ini dinilai sebagai upaya menghindari tanggung jawab hukum.

​Pakar hukum, Hasto Kristianto, S.H., menyoroti keras manuver pengelola tersebut. Menurutnya, jika pengelola merasa keberatan atas pemberitaan sebelumnya, seharusnya mereka menggunakan mekanisme Hak Jawab sesuai dengan UU Pers, bukan membuat rilis klarifikasi sepihak yang cenderung mengaburkan fakta di lapangan.

​"Tindakan pengelola yang mengeluarkan pernyataan sepihak tanpa melalui mekanisme hak jawab yang benar menunjukkan arogansi dan ketidakpahaman mereka terhadap persoalan hukum. Ini adalah cara-cara pengecut untuk lepas dari tanggung jawab atas nyawa yang melayang di area mereka," tegas Hasto dengan nada geram.
​Sebelumnya, pengelola berdalih bahwa keempat remaja tersebut tidak memiliki tiket masuk, sehingga mereka merasa tidak memiliki tanggung jawab moral maupun hukum. Hasto menegaskan bahwa argumen tersebut adalah kekeliruan fatal dalam dunia usaha jasa wisata.

​"Itu dalih yang tidak berdasar. Pengelola wajib memastikan keamanan seluruh area operasionalnya. Kelalaian dalam menyediakan pengawasan atau rambu peringatan di titik berbahaya adalah bentuk nyata dari negligence (kelalaian) yang bisa dipidana," imbuh Hasto.
​Melihat sikap pengelola yang tidak kooperatif dan cenderung mengabaikan aspek keselamatan pengunjung, Hasto Kristianto menyatakan akan segera mengambil langkah hukum yang lebih tinggi.

​Dalam waktu dekat, ia bersama pihak keluarga korban akan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih serius dengan melayangkan aduan resmi ke Polda Jawa Barat.

​"Langkah ini kami ambil agar kasus ini mendapatkan perhatian lebih serius. Jangan sampai nyawa melayang hanya dianggap sebagai risiko yang bisa diabaikan begitu saja oleh pelaku bisnis wisata yang abai terhadap keselamatan. Kami akan memastikan keadilan hukum benar-benar tegak," pungkasnya.

Sementara itu Akso pihak pengelola wisata Pantai Balongan Indah 2 saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya sudah melakukan upaya mediasi dengan pihak keluarga.

"Kami telah membuat kesepakatan kekeluargaan antara kami dengan pihak keluarga (Ibunya). Kami juga tidak lepas tanggungjawab, setiap melakukan Do'a bersama kami mengirimkan kue serta kopi dan intens berkomunikasi." tutupnya. (Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Polsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jabar terus meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukumnya sebagai upaya menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Patroli dilaksanakan secara rutin pada siang maupun malam hari dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti objek vital, pusat aktivitas masyarakat, jalur utama, hingga titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi mengatakan, kegiatan patroli merupakan langkah preventif yang dilakukan kepolisian untuk mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Patroli rutin kami laksanakan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan,” ujar AKP H. Karnadi. Senin (15/6/2026)

Menurutnya, patroli tidak hanya terfokus pada pemantauan wilayah, tetapi juga dilakukan secara dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain mengantisipasi kejahatan jalanan, personel juga melakukan pemantauan terhadap objek vital dan fasilitas publik guna memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan lancar.

AKP Karnadi menambahkan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan lingkungan. Oleh karena itu, warga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu transmisi umum.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Kapolsek berharap stabilitas kamtibmas di wilayahnya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110," ujar AKP Tarno. (Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sukses digelar selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026 di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan PBVSI Indramayu ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai kecamatan dan komunitas di Kabupaten Indramayu.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final, tim PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu berhasil keluar sebagai juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Posisi juara kedua diraih oleh Tunas dari PAC Lohbener mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat, juara ketiga diraih PAC Anjatan memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sementara tim Damkar menempati posisi juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari semifinal hingga final berjalan dengan mulus dan sempurna. Total ada 31 tim yang berpartisipasi selama dua hari pelaksanaan turnamen bola voli ini. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini terus berjalan dan bisa diselenggarakan secara berkelanjutan dengan format yang lebih luas,” ujar H. Sirojudin.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBVSI Indramayu yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang hadir langsung pada pembukaan maupun penutupan turnamen.

“Terima kasih kepada PBVSI Indramayu atas kerja samanya dengan PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Terima kasih juga kepada Pak Ono Surono yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh sejak pembukaan hingga penutupan kegiatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, berharap Turnamen Voli SOEKARNO CUP dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan saya sudah berpesan kepada Pak H. Sirojudin agar tahun depan turnamen dimulai dari tingkat kecamatan. Nantinya para juara dari masing-masing kecamatan dapat dipertandingkan kembali di tingkat kabupaten, sehingga pelaksanaannya bisa berlangsung lebih panjang dan lebih meriah,” kata Ono Surono.

Menurutnya, turnamen olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas di tengah masyarakat.

“Kita telah melihat bagaimana pertandingan berjalan dengan baik. Persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan sportivitas menjadi nilai utama yang ditunjukkan seluruh peserta. Inilah semangat yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang ingin terus kita hidupkan melalui kegiatan positif seperti olahraga,” ujarnya.


Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Indramayu. Selain menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial di cabang olahraga bola voli, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Turnamen Voli Indoor SOEKARNO CUP diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi olahraga bergengsi yang mampu melahirkan atlet-atlet voli berprestasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Indramayu tersebut diikuti oleh 31 tim bola voli yang merupakan perwakilan PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Dalam pertandingan olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Ono Surono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan dunia olahraga di Indramayu,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, sebanyak 31 tim peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim diperkuat oleh 12 pemain dan mewakili PAC PDI Perjuangan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.


Babak penyisihan yang berlangsung pada hari pertama menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh seluruh peserta. Sementara babak 16 besar hingga partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

DPC PDI Perjuangan Indramayu bersama Pengkab PBVSI Indramayu berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet voli lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, yang akrab disapa Uho, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

“Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat persaudaraan, kebersamaan, dan optimisme di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Pengkab PBVSI Indramayu yang telah menghadirkan ruang positif bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama baik Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” ujar Uho.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, trofi, dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp2 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta beserta trofi dan sertifikat penghargaan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan sukses, serta menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dinantikan masyarakat Kabupaten Indramayu. (Wira Hadiyono)


Indramayu, Cakralensa.com - Panitia Aspirasi Premio Drag Series (ADS) putaran 3 di Kabupaten Indramayu benar-benar diminta para starter untuk ikut ambil bagian. Untuk merespon animo tersebut panitia masih membuka pendaftaran bagi sebelas kelas yang akan dipertandingkan Minggu, 14 Juni 2026. 

Hal tersebut dikatakan Andry Dry, Ketua Panitia yang juga Ketua Pengcab IMI Kabupaten Indramayu, Sabtu, 13 Juni 2026. Ia mengatakan pada Sabtu ini saja telah ratusan starter ikut babak penyisihan untuk 9 kelas lain. 

"Kami memberikan kesempatan untuk pembalap dari luar daerah untuk mengumpulkan point setigg+tingginya. Makanya kami masih membuka pendaftaran sampai Minggu pagi besok," tukas Dry.

Adapun kelas yang masih dibuka pendaftarannya hingga Minggu, 14 Juni 2026 pagi yakni ;

ADS 1. BRACKET 8 DETIK
ADS 2. BRACKET 9 DETIK
ADS 3. BRACKET 9,5 DETIK
00:30 ADS 4. BRACKET 10 DETIK
00:30 ADS 5. BRACKET 10,5 DETIK
ADS 6. SPORT 2T 155CC FRAME STD
ADS 7. BEBEK 4T TU 200CC
ADS 8. SPORT 2T TU 155CC
ADS 9. NINJA STD 155CC
ADS 10. MATIC TU 155CC
ADS Matic TU 200CC.

(Wira)


Bandung, Cakralensa.com – Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Indramayu.

Syaefudin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu dijadwalkan menjalani pemeriksaan bersama dua tersangka lainnya, yakni IM dan AF, pada Jumat (12/06/2026). Namun, hanya IM dan AF yang hadir memenuhi panggilan penyidik.

Kasipenkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan ketiga tersangka dipanggil untuk dimintai keterangan dalam proses penyidikan yang tengah berjalan.

"Jadi penyidik Pidsus Kejati Jabar memanggil tiga tersangka atas nama S, tersangka atas nama IM, dan tersangka atas nama AF," kata Cahya di Kantor Kejati Jabar, Jumat (12/06/2026).

Menurutnya, IM dan AF hadir dan menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik. Sementara itu, Syaefudin berhalangan hadir dengan alasan sakit.

"Tersangka atas nama S tidak hadir di dalam pemeriksaan hari ini dikarenakan sakit dan telah mengirim surat sakit kepada tim penyidik," ujarnya.


Atas ketidakhadiran tersebut, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Syaefudin.

"Pemberitahuan bahwa tidak hadir dengan alasan sakit, maka nanti akan dijadwalkan ulang," tambahnya.

Sebelumnya, Kejati Jabar menetapkan Syaefudin, IM, dan AF sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022 hingga 2025.

Saat dugaan tindak pidana itu terjadi, Syaefudin masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Indramayu. Sementara IM menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Indramayu pada 2021–2022 dan AF sebagai Sekretaris DPRD Indramayu periode 2022–2025.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Kejati Jabar untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan penyimpangan anggaran tersebut. (Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu kembali dihebohkan dengan beredarnya dokumen yang diduga merupakan Surat Panggilan Tersangka dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat kepada seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang dalam dokumen tersebut disebut dengan inisial S.

Kabar ini mencuat di tengah perhatian publik terhadap langkah Kejati Jawa Barat yang sebelumnya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Indramayu pada Rabu (10/6/2026) yang lalu. Dalam kegiatan tersebut, tim Kejati diketahui membawa sejumlah dokumen dari kantor legislatif tersebut, sehingga memunculkan berbagai spekulasi terkait perkembangan penyelidikan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) dan tunjangan transportasi DPRD Indramayu.

Berdasarkan salinan dokumen yang beredar luas di masyarakat, surat panggilan tersebut bernomor SP-21/M.2.5/Fd.2/06/2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa saudara S diminta hadir pada Jumat, 12 Juni 2026, di Gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Jalan L.L.R.E Martadinata Nomor 54 Bandung, untuk diperiksa sebagai tersangka.

Pemeriksaan tersebut disebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian tunjangan perumahan dan transportasi bagi pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 hingga 2025.

Tak hanya itu, dalam dokumen yang beredar juga tercantum bahwa surat panggilan tersebut diterbitkan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-364/M.2/Fd.2/06/2026 tertanggal 8 Juni 2026.

Meski dokumen tersebut telah menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indramayu, hingga berita ini diturunkan pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi mengenai keaslian surat maupun status hukum sosok S yang disebut dalam dokumen tersebut.

Situasi ini semakin memicu rasa penasaran publik terkait sejauh mana proses penanganan dugaan kasus tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 yang saat ini tengah menjadi sorotan.

Masyarakat pun kini menunggu klarifikasi resmi dari Kejati Jawa Barat guna memastikan kebenaran informasi yang beredar dan memberikan kepastian terkait perkembangan perkara tersebut. (WH/Tim)


Indramayu, Cakralensa.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melakukan langkah mengejutkan dengan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026). Kedatangan sekitar sepuluh personel kejaksaan tersebut langsung memantik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan besar: apakah langkah ini berkaitan dengan penyelidikan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) yang belakangan ramai diperbincangkan?

Tim Kejati datang tanpa pemberitahuan sebelumnya dan langsung meminta sejumlah dokumen dari lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Indramayu. Meski pihak DPRD mengaku belum mengetahui secara pasti dokumen apa yang diminta, pengumpulan berkas oleh penyidik dinilai sebagai sinyal bahwa ada proses hukum yang tengah berjalan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu, Dulyono, mengatakan dirinya baru mengetahui kedatangan tim Kejati setelah mendapat informasi dari staf saat sedang berada di BPKAD.

"Saya mendapat informasi bahwa ada rombongan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang datang ke DPRD," ujar Dulyono.

Setelah bertemu dengan tim Kejati, Dulyono memastikan seluruh dokumen administrasi dan surat tugas yang dibawa penyidik telah sesuai prosedur.

Namun, yang menarik, hingga kini pihak DPRD Indramayu mengaku belum mengetahui secara detail dokumen yang dibawa penyidik. Seluruh proses administrasi dan serah terima berkas dilakukan melalui bendahara yang juga diminta hadir ke Kejaksaan Negeri Indramayu.

Di tengah minimnya informasi resmi, perhatian publik justru tertuju pada dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper) anggota DPRD yang beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan hangat di Indramayu. Kasus ini disebut-sebut berkaitan dengan kebijakan penganggaran yang nilainya mencapai miliaran rupiah dan diduga melibatkan sejumlah pihak penting.

Nama S, yang dikenal sebagai salah satu pejabat tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, turut menjadi sorotan dalam berbagai pembahasan publik terkait polemik tersebut. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kejati Jawa Barat mengenai keterkaitan nama tersebut maupun status hukumnya dalam perkara yang sedang ditelusuri.

Ketika ditanya apakah pengambilan dokumen tersebut berkaitan dengan dugaan kasus Tuper, Dulyono memilih irit bicara.

"Kami tidak bisa menduga-duga. Kami hanya diminta menyerahkan dokumen yang diperlukan. Untuk kaitannya dengan perkara tertentu, kami menunggu informasi resmi dari Kejaksaan," katanya.

Kedatangan Kejati yang berlangsung cepat namun tertutup itu justru semakin memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Terlebih, langkah pengumpulan dokumen biasanya menjadi bagian penting dalam proses pendalaman suatu perkara sebelum penetapan langkah hukum berikutnya.

Publik kini menanti penjelasan resmi dari Kejati Jawa Barat terkait tujuan pengambilan dokumen tersebut. Jika benar berkaitan dengan dugaan kasus Tunjangan Perumahan (Tuper), maka perkembangan ini bisa menjadi babak baru dalam pengusutan salah satu isu yang paling menyita perhatian masyarakat Indramayu dalam beberapa bulan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi terkait materi penyelidikan maupun pihak-pihak yang menjadi fokus pendalaman. (Wira/Red)


Indramayu, Cakralensa.com – Event olahraga dan hiburan bertajuk Colorin Fun Run 2026 yang digelar Swiss-Belinn Indramayu pada Minggu (7/6/2026) berhasil mencuri perhatian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer yang dipadukan dengan konsep penuh warna, hiburan, dan semangat kebersamaan.

Tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki minat besar terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif dan menghibur. Kesuksesan tersebut bahkan melampaui ekspektasi panitia dan mendorong Swiss-Belinn Indramayu untuk menjadikan Colorin Fun Run sebagai agenda tahunan.

General Manager Swiss-Belinn Indramayu sekaligus Ketua Pelaksana Colorin Fun Run 2026, Gifta Oktavia Rapee, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang telah berpartisipasi. Dukungan dari sponsor, komunitas, mitra kerja, stakeholder, serta rekan media menjadi faktor penting sehingga acara ini dapat berlangsung lancar dan meriah,” ujarnya.

Menurut Gifta, jumlah peserta yang mencapai 1.368 orang merupakan pencapaian luar biasa. Tidak hanya diikuti warga Indramayu, kegiatan ini juga menarik minat peserta dari berbagai daerah di sekitarnya.

“Kami sangat bangga melihat semangat masyarakat. Antusiasme yang ditunjukkan peserta menunjukkan bahwa kegiatan olahraga yang dikemas secara menarik memiliki daya tarik yang sangat besar,” katanya.

Mengusung konsep fun run, acara ini tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan. Berbagai hiburan seperti penampilan musik, permainan interaktif, hingga pembagian hadiah turut memeriahkan suasana.

Tema “Colorin Fun Run 2026” dipilih untuk menggambarkan semangat keceriaan, keberagaman, dan kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan tersebut.

“Kami ingin menghadirkan ruang positif yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari anak muda, komunitas, keluarga, hingga peserta senior. Semua dapat berkumpul dalam suasana yang sehat, penuh warna, dan menyenangkan,” tambah Gifta.

Sementara itu, Project Manager Colorin Fun Run 2026, Syarif, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan peserta.

Menurutnya, Colorin Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Indramayu melalui event berkualitas.

“Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari penentuan rute, sistem pengamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya agar seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Syarif yang juga memiliki latar belakang di komunitas lari mengaku kegiatan tersebut digelar dengan semangat untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semakin berkembangnya budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta,” tuturnya.

Di sisi lain, Owner Swiss-Belinn Indramayu, Polly Sukarsa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event perdana tersebut. Ia menilai keberhasilan tahun pertama menjadi modal besar untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Polly optimistis Colorin Fun Run memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu event olahraga dan hiburan unggulan di Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan respons positif dari masyarakat, komunitas, dan para mitra, Swiss-Belinn Indramayu berkomitmen menghadirkan Colorin Fun Run dengan konsep yang lebih meriah pada tahun-tahun mendatang. Event ini diharapkan dapat menjadi ikon olahraga dan hiburan yang mampu menarik partisipasi masyarakat dalam jumlah yang lebih besar setiap tahunnya. (Wira)


Indramayu, Cakralensa.com – Ajang Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 yang digelar pada Minggu (7/6/2026) berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Sebagai penyelenggaraan perdana, kegiatan ini berhasil menarik sebanyak 1.368 peserta dari berbagai daerah untuk ikut merasakan sensasi olahraga rekreasi yang dipadukan dengan hiburan dan pesta warna.

Mengusung konsep lari santai sejauh 5 kilometer, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif dan penuh semangat.

Menariknya, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Kabupaten Indramayu. Sejumlah peserta dari berbagai kota seperti Cirebon, Bandung, dan Jakarta turut meramaikan event tersebut. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti bahwa Color Run Swiss-Belinn Indramayu mendapat sambutan positif dan memiliki daya tarik tersendiri.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan yang disuguhkan panitia. Penampilan musik dari DJ yang energik berhasil membakar semangat peserta, sementara sesi color party menjadi puncak kemeriahan yang mengundang seluruh peserta untuk bergembira bersama dalam balutan warna-warni yang spektakuler.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik melalui pembagian doorprize bernilai jutaan rupiah. Beragam hadiah diberikan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan mereka terhadap acara tersebut.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif, sehat, dan menghibur. Selain mendorong gaya hidup aktif, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Melihat tingginya antusiasme yang ditunjukkan peserta dengan jumlah mencapai 1.368 orang, pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif, menarik, dan mampu menjangkau peserta yang lebih luas.

Dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan, Color Run Swiss-Belinn Indramayu 2026 berhasil menciptakan momen berkesan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (Wira)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget