Indramayu, Cakralensa.com — Momentum Ramadan dimanfaatkan Kaina Indonesia Group untuk memperkuat sinergi antar lembaga sekaligus merancang langkah besar di bidang pendidikan. Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di LPK Kaina Indonesia, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/3/2026), LPK Kaina Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelatihan kerja dan memperluas peluang penempatan tenaga kerja ke Jepang.
Owner Kaina Indonesia Group, Teguh Adi Koesumah Putra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kebersamaan di bulan suci Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi forum konsolidasi antar lembaga yang berada dalam jaringan Kaina Indonesia Group.
“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi antar lembaga di bawah Kaina Indonesia Group. Harapannya, kita bisa menghadirkan pelatihan yang lebih berkualitas dan meningkatkan jumlah peserta yang berangkat kerja ke Jepang,” ujar Teguh.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah mitra strategis yang selama ini berperan dalam pengembangan pelatihan dan penempatan tenaga kerja. Di antaranya perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu, Balai Latihan Kerja, perwakilan Bank BCA, Bank Mandiri, serta sejumlah mitra lembaga seperti Japanesia Language School, Tomograha, dan Megumin.
Tak hanya memperkuat jejaring, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Kami berupaya menjadikan santunan anak yatim sebagai kegiatan rutin. Semoga meskipun tidak besar, dapat memberikan manfaat bagi mereka,” kata Teguh.
Selain fokus pada pengembangan pelatihan kerja nonformal melalui berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Kaina Indonesia Group juga tengah menyiapkan langkah baru di bidang pendidikan formal. Salah satunya dengan merancang pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berorientasi pada kesiapan kerja.
“Ke depan kami ingin melangkah ke pendidikan formal dengan mendirikan SMK. Tagline-nya adalah ‘siap kerja dan siap membuka lapangan pekerjaan’,” jelasnya.
Sementara itu, Kholis menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi ajang mempertemukan berbagai cabang usaha yang berada dalam jaringan perusahaan.
Menurutnya, seiring berkembangnya jaringan Kaina Indonesia Group di berbagai daerah, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar cabang.
“Sekaligus memperkenalkan antar cabang, karena pengembangannya sudah cukup banyak. Memang belum semua bisa hadir, seperti dari Jogja dan Bandung, tetapi yang sudah datang di antaranya dari Tegal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan berbagai unit usaha tersebut adalah membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Orientasi kami jelas, yaitu membantu masyarakat agar bisa mendapatkan pekerjaan. Semakin banyak unit usaha yang dibuka, maka semakin besar pula peluang penyerapan tenaga kerja,” katanya.
Saat ini, Kaina Indonesia Group tidak hanya bergerak di bidang pelatihan kerja. Perusahaan juga mengembangkan berbagai unit usaha lain, seperti kerja sama program SO dengan Tomograha dan Japanesia Language School, TK Kaina, layanan klinik, hingga usaha baru di bidang konveksi, travel, dan percetakan.
Terkait penyerapan tenaga kerja, Kholis mengungkapkan bahwa secara keseluruhan jumlah tenaga kerja yang telah direkrut mencapai sekitar 4.000 orang. Namun, sekitar 2.600 orang di antaranya merupakan data yang telah terverifikasi secara administratif.
“Kalau total keseluruhan kurang lebih 4.000 orang, tetapi yang benar-benar sudah terverifikasi sekitar 2.600 orang. Untuk tahun ini saja, dalam dua setengah bulan pertama sudah ada sekitar 333 orang yang direkrut,” pungkasnya. (Wira/CL)



