Indramayu — Kegelisahan masyarakat Indramayu kian memuncak dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, distribusi air dari Perumdam Tirta Darma Ayu kerap tersendat, bahkan ketika mengalir, kondisi air disebut-sebut keruh dan jauh dari standar kelayakan.
Di tengah keluhan tersebut, muncul isu yang semakin memancing reaksi publik, yakni dugaan rencana kenaikan tarif PDAM Indramayu.
Isu ini menguat mengingat pada waktu Direktur Perumdam Tirta Darma Ayu, H. Nurpan, menandatangani kontrak kerja dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM), Lucky Hakim, di Pendopo Indramayu waktu itu. Dalam kesempatan tersebut, dikatakan Direktur Nurpan bahwa KPM memberikan tantangan kepada pihak direksi untuk meningkatkan pendapatan perusahaan daerah.
Sejumlah kalangan menilai, dorongan peningkatan pendapatan itu berpotensi diikuti kebijakan penyesuaian tarif kepada pelanggan.
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Lembaga Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Cahyanto, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja PDAM.
“Kalau pelayanan masih amburadul seperti ini, jangan bicara naik tarif dulu. Air sering mati, sekalinya hidup malah keruh. Ini bukan pelayanan, ini menyusahkan rakyat,” tegasnya.
Cahyanto bahkan menilai, wacana kenaikan tarif di tengah kondisi layanan yang belum optimal sebagai bentuk ketidak pekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Jangan sampai rakyat dipaksa bayar lebih mahal untuk layanan yang kualitasnya tidak jelas. Ini namanya melukai masyarakat dua kali, sudah susah dapat air bersih ditambah beban biaya. PDAM harus sadar diri sebelum bicara soal pendapatan,” ujarnya dengan nada pedas.
Ia juga mendesak Perumdam Tirta Darma Ayu untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari kualitas distribusi hingga transparansi kebijakan kepada publik.
“Kalau memang ingin meningkatkan pendapatan, perbaiki dulu pelayanan. Jangan dibalik logikanya. Rakyat itu butuh air bersih, bukan alasan,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Perumdam Tirta Darma Ayu belum memberikan keterangan resmi terkait isu dugaan kenaikan tarif PDAM yang kini ramai diperbincangkan masyarakat.


Posting Komentar